Konten Media Partner

Penyaluran 7.500 Bantuan Tunai Pangan di Solo Digabung dengan Vaksinasi Booster

Bengawan Newsverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penyaluran Bantuan Tunai Pangan dan vaksinasi booster di Klinik Bhayangkara, Solo. FOTO: Agung Santoso
zoom-in-whitePerbesar
Penyaluran Bantuan Tunai Pangan dan vaksinasi booster di Klinik Bhayangkara, Solo. FOTO: Agung Santoso

SOLO - Polresta Solo berinovasi dengan mengkombinasikan penyaluran 7.500 Bantuan Tunai Pangan kepada warga dan vaksinasi COVID-19 booster di Klinik Bhayangkara, Solo.

Penggabungan 2 kegiatan itu diharapkan bisa mengakselerasi capaian vaksinasi booster di Kota Solo.

Alhamdulillah, masyarakat antusias dan tidak ada paksaan,” terang Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.

Vaksinasi yang digelar menjelang Lebaran itu, juga dimaksudkan untuk melindungi masyarakat dari potensi penularan COVID-19 selama Lebaran. Apalagi vaksin booster sudah ditetapkan pemerintah menjadi salah satu syarat mudik Lebaran 2022.

embed from external kumparan

“Pencapaian vaksinasi booster jelang Lebaran ini sudah berkisar antara 53 persen hingga 55 persen,” terangnya.

Ade mengaku, terus mengedukasi masyarakat terkait pentingnya vaksinasi COVID-19. Polisi, kata dia, selalu menyisipkan materi edukasi dalam setiap pelayanan SIM dan SKCK.

”Kami juga bekerja sama dengan Bank Indonesia untuk menyediakan gerai penukaran uang. Itu juga kami sinergikan dengan vaksinasi,” jelas Ade.

Sementara itu anggota Komisi III DPR RI, Eva Yuliana, berkesempatan memantau penyerahan bantuan tersebut.

Anggota Komisi III DPR RI, Eva Yuliana, meninjau penyerahan Bantuan Tunai Pangan dan vaksinasi booster di Klinik Bhayangkara, Solo. FOTO: Agung Santoso

“Kombinasi penyaluran Bantuan Tunai Pangan dengan edukasi vaksinasi ini hasilnya efektif dan bagus,” kata Eva, Jumat (29/04/2022).

Eva mengakui, masih ada beberapa catatan dalam penyaluran bantuan oleh Polri dan vaksinasi tersebut.

“Tapi evaluasi itu tidak begitu signifikan dan tidak mengganggu kelancaran pendistribusian bantuan. Saya malah lihat juga, ada edukasi vaksinasi booster ini untuk jasa penukaran uang baru,” terang dia.

(Agung Santoso)