News
·
2 Juli 2021 10:39
·
waktu baca 1 menit

Percepat Vaksinasi COVID-19, Kota Solo Gandeng Sejumlah Organisasi

Konten ini diproduksi oleh Bengawan News
Percepat Vaksinasi COVID-19, Kota Solo Gandeng Sejumlah Organisasi (39441)
searchPerbesar
Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih (berjulbab coklat) usai rapat dengan sejumlah organisasi dan korporat untuk membahas vaksinasi
SOLO-Pemerintah Kota Solo menggandeng sejumlah organisasi untuk melaksanakan vaksinasi massal kepada masyarakat. Vaksinasi tersebut digelar di sejumlah tempat publik agar mudah diakses oleh masyarakat.
ADVERTISEMENT
"Kami menggandeng semua kekuatan yang ada di Kota Solo untuk mempercepat pemberian vaksinasi COVID-19," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih, Kamis (01/07/2021).
Adapun sasaran vaksinasi tersebut adalah semua warga Kota Solo, baik lansia, pralansia maupun masyarakat umum dengan usia 18 tahun ke atas. "Dengan cara ini diharapkan kekebalan komunitas segera terbentuk," kata Siti.
Beberapa yayasan dan organisasi yang telah menjalin kerja sama adalah Yayasan Yakkum, Perkumpulan Masyarakat Surakarta, Rotari serta Palang Merah Indonesia. Mereka juga menggandeng beberapa korporat seperti Telkom, Solo Paragon Mal, serta produsen Intrafood Jahe Merah.
Beberapa organisasi dan korporat itu berkolaborasi menggelar vaksinasi di Solo Paragon Mal selama dua bulan penuh. Vaksinasi akan digelar sejak 12 Juli hingga 8 September 2021.
ADVERTISEMENT
Selain itu, Pemkot Solo juga menggandeng organisasi dan korporat lain untuk melaksanakan kegiatan yang sama, diantaranya adalah Ikatan Alumni Universitas Sebelas Maret, Indosat serta HaloDoc.
"Kami berharap masyarakat bisa mengakses kanal-kanal yang disediakan," kata Siti. Selain itu, pihaknya tetap menyelenggarakan vaksinasi reguler di fasilitas pelayanan kesehatan seperti puskesmas, klinik dan rumah sakit.
Sedangkan staf ahli Direktorat Pelayanan Kesehatan Yakkum, Julita Ruli Titi Sari menyebut pihaknya telah menerapkan skenario agar tidak terjadi kerumunan. "Kami akan atur pemecahan atrean," katanya.
Dalam kegiatan vaksinasi itu, pihaknya akan menyiapkan 6 dokter dan 18 perawat agar semua peserta vaksinasi bisa mendapatkan pelayanan dengan cepat.
(Fernando Fitusia)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020