Konten Media Partner

Positif COVID-19, Gibran Kemungkinan Absen dari Acara Penting Ini

Bengawan Newsverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rumah Dinas Loji Gandrung yang digunakan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, sebagai tempat isolasi mandiri. FOTO: Fernando Fitusia
zoom-in-whitePerbesar
Rumah Dinas Loji Gandrung yang digunakan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, sebagai tempat isolasi mandiri. FOTO: Fernando Fitusia

SOLO - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka harus menjalani isolasi mandiri di Rumah Dinas Loji Gandrung, Solo usai terkonfirmasi positif COVID-19.

Gibran diperkirakan harus melakukan isolasi mandiri selama 7-10 hari, sejak dinyatakan positif COVID-19 pada Jumat (04/03/2022).

Dengan begitu, Gibran kemungkinan absen dari sejumlah acara penting seperti Dies Natalis ke-46 Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Acara ini rencananya dihadiri Presiden Jokowi.

Gibran kemungkinan juga tidak bisa menghadiri penobatan Gusti Pangeran Haryo (GPH) Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo sebagai Mangkunegara X di Pura Mangkunegaran, Solo.

Kedua acara itu dijadwalkan berlangsung Jumat-Sabtu (11-12/03/2022).

embed from external kumparan

“Isolasi mandiri beliau minimal 7 hari kalau tidak ya 10 hari, tergantung kondisi fisik. Kalau Jumat (12/03/2022) sudah negatif, ya mungkin bisa datang,” kata Wakil Wali Kota (Wawali) Solo, Teguh Prakosa, Senin (07/03/2022).

Namun, menurut Teguh, Gibran bisa saja memilih melakukan recovery usai menyelesaikan isolasi mandiri agar kondisinya benar-benar pulih.

Teguh menerangkan, saat ini kondisi Gibran hanya mengalami gejala ringan yakni batuk-batuk.

“Flu dan pilek nggak ada. Gejala lain juga nggak ada.”

Teguh menilai, Gibran mengalami kelelahan lantaran aktivitasnya yang padat. Apalagi pada Selasa (01/03/2022) Gibran juga ikut bermain sepak bola.

(Tara Wahyu)