Konten Media Partner

Profil Ki Manteb Soedarsono, 'Dalang Setan' dari Karanganyar

Bengawan Newsverified-green

·waktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ki Manteb Soedarsono
zoom-in-whitePerbesar
Ki Manteb Soedarsono

KARANGANYAR-Indonesia kembali kehilangan seniman terbaiknya. Dalang ternama asal Karanganyar, Ki Manteb Soedarsono tutup usia, Jum'at (02/07/2021).

Keterampilan mendalang diperolehnya secara turun-temurun. Ayahnya, Ki Brahim Hardjowiyono juga merupakan seorang dalang. Sejak kecil, Manteb sudah sering ikut ayahnya berkeliling mementaskan wayang kulit.

Dia meniti karirnya dengan melakukan pementasan dari desa ke desa. Kemampuannya yang terasah membuat namanya semakin dikenal. Dia pernah merasakan berpentas di Istana Negara hingga ke luar negeri.

Selain belajar ke ayahnya, Manteb juga belajar memainkan wayang kulit ke sejumlah dalang senior yang lain. Pria kelahiran 1948 itu menjadi salah satu dalang yang susah untuk dicari tandingnya.

Kemampuan mendalang itu membuat Institut Seni Indonesia (ISI) Solo mendapuknya sebagai seorang pengajar di kampus itu. Bahkan, kampus itu memberinya gelar tertinggi sebagai Empu Paripurna.

Dekan Fakultas Seni Pertunjukan ISI Solo, Sugeng Nugroho melihat Ki Manteb memiliki kelebihan dalam memainkan wayang kulit. Kelebihan ini sangat jarang ditemukan. "Kemampuan memainkan wayang yang super cepat, super terampil," katanya.

Bagi para penikmat wayang kulit, keterampilannya itu membuat wayang di tangannya seolah hidup dan bernyawa. "Itu yang membuatnya dijuluki sebagai dalang setan," katanya.

(Tara Wahyu)