Konten Media Partner

Rayakan Pernikahan Kaesang, Legenda Persis Solo vs Ratusan Siswa SD di Solo

Bengawan Newsverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Merayakan pernikahan CEO Persis Solo, 111 siswa SD di Solo bermain sepak bola melawan para legendaris Persis Solo di Lapangan Kota Barat, Rabu (07/12/2022). FOTO: Fernando Fitusia
zoom-in-whitePerbesar
Merayakan pernikahan CEO Persis Solo, 111 siswa SD di Solo bermain sepak bola melawan para legendaris Persis Solo di Lapangan Kota Barat, Rabu (07/12/2022). FOTO: Fernando Fitusia

SOLO - Menyambut pernikahan CEO Persis Solo, Kaesang Pangarep, para pemain legendaris Persis Solo merayakannya dengan bermain sepak bola melawan 111 siswa yang berasal dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) 15,16, 63 Solo dan Yosodipuro, Solo.

Pertandingan hiburan ini berlangsung di Lapangan Kota Barat, Solo, Rabu (07/12/2022). Tak ingin ketinggalan, kakak sulung Kaesang, Gibran Rakabuming, juga ikut bergabung dalam keseruan pertandingan tersebut.

"Ini salah satu cara orang Solo menyambut pernikahan Mas Kaesang dan Mbak Erina. Kenapa memilih sepak bola, karena Mas Kaesang adalah CEO Persis Solo," ujar Mayor Haristanto, pemrakarsa sepak bola kolosal.

Permainan dimulai setelah peluit ditiup. Dengan semangat ratusan siswa SD langsung menyerang para legenda Persis Solo.

Mendapat serangan serentak dari ratusan siswa SD membuat para legenda Persis yang terdiri dari Frans Setiabudi, Hong Widodo, dan Bambang Nugroho pun tidak bisa berkutik. Meski di kubu mereka ada Gibran, tampaknya tidak cukup dapat menghalau serangan ratusan siswa SD tersebut.

Terlihat tidak seimbang, namun permainan berlangsung dengan seru. Setelah bermain selama 2 kali 10 menit akhirnya wasit meniup peluit menandai berakhirnya permainan. Permainan berlangsung imbang dengan perolehan skor 1-1.

Ditemui seusai pertandingan, legenda Persis Solo, Bambang Nugroho, mengatakan bahwa pertandingan antara mantan laskar Sambernyawa dengan anak-anak SD tersebut hanya untuk bersenang-senang.

"Lebih berat melawan anak-anak, soalnya begitu dapat bola langsung dikeroyok oleh 6-7 siswa. Tapi kami hanya senang-senang saja," terang pemain yang aktif di era 1980-1990 itu.

Pihaknya berharap pernikahan Kaesang dan Erina dapat langgeng dan bahagia. Ia juga berharap Persis Solo dapat mengembangkan sayapnya lebih lebar.

"Saya hanya berdoa, mudah-mudahan pernikahan Mas Kaesang langgeng, bahagia lahir, batin, dan samawa. Semoga Persis Solo juga di tangan Mas Kaesang lebih maju dan lebih bagus," tuturnya.

Hal senada diungkapkan Gibran, yang juga menjabat sebagai Wali Kota Solo, apabila ini merupakan pengalaman yang menggembirakan dan baru pertama kali dilakukan.

"Seru sekali, yang terpenting doanya dari adik-adik kita. Ini luar biasa sekali karena kebetulan Kaesang juga alumni SDN 16. Iya (pengalaman pertama). Pokoknya lancar didoakan adik-adik untuk Kaesang," kata Gibran.

Sementara itu, Sria Aga Permana, siswa dari SDN 16 Solo, mengaku senang dapat menjadi bagian dari pertandingan sepak bola ini.

"Seru banget, ini pengalaman pertama saya. Senang karena bisa bermain sepak bola bareng para pemain terkenal Persis dan bareng Pak Wali juga," tuturnya.

(Fernando Fitusia)