SMP N 18 Surakarta Gelar Gebyar Literasi Sekolah

SOLO - SMP Negeri 18 Surakarta gelar Gebyar Literasi Sekolah, dengan mengusung tema 'Menanamkan Budaya Membaca, Menulis, Berbicara Untuk Membuka Cakrawala Dunia'. Puncak literasi berlangsung di halaman SMP Negeri 18 Surakarta, Jl. Tembus Kadipiro, Surakarta. Rabu (23/10)
"Saya mengaku bangga dan sangat mengapresiasi, karena semua SMP di Surakarta punya potensi yang bisa kita unggulkan dan banggakan termasuk SMP Negeri 18 Surakarta ini," ucap Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Etty Retnowati SH, MH, dalam sambutannya.
Ketua panitia pelaksana, Rudi Listyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki beberapa tujuan yaitu, pertama untuk menumbuh kembangkan budaya literasi di sekolah. Kedua, menjadikan sekolah sebagai taman belajar yang ramah. Ketiga, memberikan wadah kreativitas siswa dalam perilaku pembiasaan yang positif untuk kedepanya. Keempat, menjadikan warga sekolah mampu mengelola banyak pengetahuan.
"Kegiatan Gebyar Literasi tersebut diantaranya literasi itu sendiri, Sumber Daya Manusia (SDM) yang ditunjukkan dengan hasil karya pentas seni seperti musikalisasi puisi dan penampilan beberapa tarian daerah," tambahnya.
Kepala Sekolah SMP Negeri 18 Surakarta, Adi Purnawan, menyampaikan acara tersebut sebagai puncak literasi yang sudah dijalankan siswa setiap harinya. Giat literasi ini tidak hanya membaca dan menulis, tetapi juga mengimplementasikan kepada anak-anak dari hasil membaca yang dilakukan setiap hari yang nantinya akan ada hasil karya inovasi anak dari kelas 7A-9H.
Hasil karya anak-anak tersebut berupa Pendingin Ruangan (AC), Tornado Air, serta berbagai kerajinan lainnya. Tak hanya itu, literasi tersebut juga sebagai bentuk sesuatu yang bisa diwujudkan dan direalisasikan dengan hal-hal positif.
"Dengan adanya literasi tersebut, diharapkan anak mampu menumbuh kembangkan dirinya sendiri, dan anak mempunyai kemampuan yang lebih baik kedepannya, serta menjadi anak yang semakin inovatif," tutup Rudi Listyanto.
(Weni S)
