Konten Media Partner

Solo Akan Mulai Sekolah Tatap Muka, Gibran: Tak Perlu Simulasi Lagi

Bengawan Newsverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming
zoom-in-whitePerbesar
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming

SOLO-Pemerintah Kota Solo berencana untuk mulai menggelar sekolah tatap muka pada September ini. Rencana itu diambil setelah penerapan PPKM di Kota Solo pada pekan ini sudah turun dari level 4 menjadi level 3.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming mengatakan sekolah tatap muka akan langsung dimulai tanpa didahului oleh simulasi. Dia beralasan sejumlah sekolah sudah pernah melakukan simulasi pada Juni lalu.

"Tidak perlu simulasi lagi, nanti kelamaan," kata Gibran Rakabuming, Selasa (31/08/2021).

Dia menyebut pembelajaran secara tatap muka bisa dilakukan oleh sekolah yang telah memiliki kesiapan. Selain itu, pihak sekolah juga harus mengantungi izin dari orang tua murid.

Gibran Rakabuming mengaku telah mengumpulkan Dinas Pendidikan dan para kepala sekolah. Mereka telah membicarakan berbagai persiapan untuk menggelar sekolah tatap muka.

"Yang penting sekolah mengajukan izin ke Satgas Penanganan COVID-19 Kota Solo. Selain itu juga izin orang tua murid," kata Gibran.

Meski demikian, pelaksanaan sekolah tatap muka hanya bisa diikuti oleh para siswa secara terbatas. Pihaknya membatasi kegiatan itu hanya diikuti oleh 50 siswa. Sedangkan lainnya masih tetap mengikuti pelajaran secara daring.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta Etty Retnowati mengatakan pihak sekolah harus kembali mengecek sarana dan prasarana sekolah. Pembelajaran tatap muka sendiri dilaksanakan dengan durasi 2 jam.

"Cek kembali sarana dan prasarana, terutama sekolah yang kemarin digunakan sebagai tempat isolasi terpusat," ucapnya.

(Tara Wahyu)