Solo Bakal Punya Raja-raja Muda, Gibran: Semoga Lebih Kreatif dan Inovatif
·waktu baca 2 menit

SOLO - Keraton Kasunanan Solo dan Pura Mangkunegaran telah menunjuk penerus tahta raja berikutnya.
Di Keraton Solo, Sinuhun Paku Buwono (PB) XIII menetapkan putra tunggalnya dari permaisuri Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Paku Buwono, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Purbaya, sebagai penerus tahta.
Sedangkan Pura Mangkunegaran memilih GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo, putra Gusti Kanjeng Putri (GKP) Mangkunegara IX, sebagai calon Mangkunegara X.
Ditunjuknya kedua calon raja itu, menjadikan kedua kerajaan di Solo tersebut memiliki calon raja-raja muda.
Untuk diketahui KGPH Purbaya masih berusia 21 tahun, adapun GPH Bhre saat ini berusia 24 tahun.
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, merespons positif penunjukkan 2 calon raja itu. Menurutnya, sosok pemimpin tidak dilihat dari usianya.
"Bukan masalah tua atau muda. Tapi bagaimana semua warga atau tokoh-tokoh di Solo bisa 1 visi, 1 misi," tandasnya di Balai Kota Solo, Selasa (01/03/2022).
Menurutnya, peran anak muda saat ini tengah dibutuhkan lantaran mereka bisa memunculkan akselerasi dan inovasi ke depan.
"Ini kan masa-masa sulit, masa-masa darurat untuk pemulihan ekonomi. Jadi harus bergandengan tangan.”
Karenanya Gibran berharap, munculnya tokoh-tokoh muda tersebut bisa membantu program-program Pemkot Solo.
“Semoga bisa lebih kreatif dan inovatif dalam menjangkau anak-anak muda. Mereka berdua orang-orang hebat semua," terangnya.
Putra sulung Presiden Joko Widodo ini juga menyampaikan selamat dan berusaha bertemu langsung dengan kedua calon penerus tahta kerajaan tersebut.
“Kemarin malam Gusti Bhre sudah telepon saya. Jumenengannya tanggal 12 Maret. Nanti saya ketemu saja sama semuanya,” kata Gibran.
(Tara Wahyu, Fernando Fitusia)
