Konten Media Partner

Sungai Bengawan Solo Meluap, 36 KK Terendam Banjir

Bengawan Newsverified-green

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hujan seharian yang melanda Solo menyebabkan Sungai Bengawan Solo merendam sejumlah pemukiman. Salah satunya di Kampung Sewu, Jebres, yang mengakibatkan rumah dari 36 KK terendam banjir
zoom-in-whitePerbesar
Hujan seharian yang melanda Solo menyebabkan Sungai Bengawan Solo merendam sejumlah pemukiman. Salah satunya di Kampung Sewu, Jebres, yang mengakibatkan rumah dari 36 KK terendam banjir

SOLO - Hujan seharian yang melanda Kota Solo menyebabkan Sungai Bengawan Solo merendam sejumlah pemukiman. Salah satunya di Kelurahan Kampung Sewu, Jebres, Solo. Diketahui volume air Sungai Bengawan Solo naik ke pemukiman sekitar pukul 21.30 WIB, Minggu (13/12) sehingga mengakibatkan rumah dari 36 Kepala Keluarga terendam banjir di RT 03/Rw 02, Kampung Sewu, Jebres.

"Kemarin sekitar 21.30 WIB air mulai masuk ke rumah-rumah warga. Untuk saat ini, air sudah mulai surut namun masih ada beberapa yang menggenang," ujar Iwan, Kepala Kelurahan Kampung Sewu, Senin (14/12).

Diketahui volume air Sungai Bengawan Solo naik ke pemukiman sekitar pukul 21.30 WIB, Minggu (13/12) sehingga mengakibatkan rumah dari 36 Kepala Keluarga terendam banjir di RT 03/Rw 02, Kampung Sewu, Jebres

Lebih lanjut, ia mengatakan, air yang merendam kurang lebih satu meter itu mulai surut sekitar pukul 02.15 WIB dini hari tadi. Untuk masyarakat di sekitar bantaran sungai sampai saat ini belum diungsikan.

Menurutnya, warga masih tetap tinggal di rumah untuk berjaga-jaga apabila air naik kembali, dan barang-barang yang dapat dievakuasi akan dinaikkan ke tanggul yang juga sebagai tempat pengungsian sementara.

"Kondisi saat ini, air sudah banyak yang surut, masyarakat sudah mulai bersih-bersih. Untuk barang-barang masih di luar sebagian. Masyarakat dipindahkan ke pendhopo tapi enggak mau, di sini maunya sekalian menjaga barang-barang mereka," terangnya.

Penampakan banjir di RT 03/Rw 02, Kampung Sewu, Jebres, Surakarta

Iwan mengatakan pemukiman di bantaran Sungai Bengawan Solo seharusnya sudah dikeringkan untuk direlokasi, namun masyarakat masih menolak.

"Di sini memang daerah rawan banjir, harusnya direlokasi tapi masyarakat belum mau direlokasi. Harapan kami sudah mau direlokasi," tutupnya. (Tara Wahyu)