Konten Media Partner

Superhero Datang ke Sekolah, Cara Baru Edukasi Anak-Anak

Bengawan Newsverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anak-anak siswa SD Muhammadiyah Alam Surya Mentari ramai mendatangi mobil relawan "Superhero Safe Children” pada Jumat (8/3/2019). (Tara Wahyu N.V.)
zoom-in-whitePerbesar
Anak-anak siswa SD Muhammadiyah Alam Surya Mentari ramai mendatangi mobil relawan "Superhero Safe Children” pada Jumat (8/3/2019). (Tara Wahyu N.V.)

SOLO - Berperan menjadi tokoh superhero dalam memberikan edukasi menjadi terobosan baru untuk mengundang daya tarik anak. Hal ini yang dirasakan siswa di SD Muhammadiyah Alam Surya Mentari pada Jumat (8/3/2019). Adalah Agus Widanarko, biasa dipanggil Danar, beserta sang istri, Vivit Sari, datang ke sekolah tersebut mengenakan baju Superman. Bersama isterinya, Danar membangun “Superhero Safe Children”, sebuah program yang peduli dengan perkembangan anak-anak saat ini. Mereka tiba di lokasi dengan membawa buku yang ditaruh di bagian belakang mobil.

"Dengan membawa buku-buku diharapkan anak-anak lebih tertarik untuk membaca. Bisa mengalihkan baca dari (handphone) android ke buku." ujarnya

Menurutnya, menggunakan kostum superhero bisa memikat hati para siswa dan mengembalikan minat anak-anak untuk gemar membaca. Apalagi di jaman sekarang, untuk membaca dongeng menjadi lebih mudah dengan bantuan gawai android. Namun, hal itu bukan cara yang baik untuk anak-anak.

"Cara yang kita lakukan itu dengan mendongeng. Apalagi kalau pakai kostum superhero bisa lebih di ingat oleh anak-anak." tambahnya Danar.

Relawan “Superhero Safe Children” juga mengajak jauhi narkoba dan zat berbahaya lainnya sejak dini (Tara Wahyu N.V.)

Kegiatan ini juga menghimbau anak-anak agar tidak makan sembarangan, serta untuk menyelamatkan anak-anak sejak dini agar tidak terkena narkoba.

"Tujuan kita selain menghimbau anak-anak agar tidak jajan sembarangan, juga menyelamatkan dari zat berbahaya seperti pulpen yang berbau wangi, menghirup lem, dan tindakan lain yang berbahaya." terangnya.

Dengan adanya aksi semacam ini, Danar berharap bisa mengembalikan masa kecil anak yang riang dan bahagia, bisa bercanda dan bermain kesana kemari. (Tara Wahyu N.V.)