Konten Media Partner

Thailand Jadi Lawan Terberat, Ini Target Cabor Para Panahan di ASEAN Para Games

Bengawan Newsverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Atlet para panahan asal Indonesia berlatih di Lapangan Kottabarat, Solo, Kamis (28/07/2022). FOTO: Agung Santoso
zoom-in-whitePerbesar
Atlet para panahan asal Indonesia berlatih di Lapangan Kottabarat, Solo, Kamis (28/07/2022). FOTO: Agung Santoso

SOLO - Atlet cabang olahraga (cabor) para panahan ASEAN Para Games 2022 dari sejumlah negara mengikuti latihan resmi di Lapangan Kottabarat, Solo, Kamis (28/07/2022). Tidak terkecuali atlet asal Indonesia.

Kepala pelatih para panahan, Tri Sugeng Purwanto menyebut, saat ini persiapan atlet-atlet Indonesia sudah hampir 100 persen. “Cuma tinggal penyesuaian angin dan suhunya saja,” terang dia, di sela-sela latihan.

Cabor para panahan ASEAN Para Games 2022 diikuti 45 atlet dari 7 negara, yakni Malaysia, Filipina, Thailand, Myanmar, Singapura, Vietnam dan tuan rumah Indonesia.

embed from external kumparan

Kontingen tuan rumah, lanjut Tri, menurunkan 12 atlet yang dibagi dalam 2 tim. Tim itu terdiri dari 3 atlet putra dan 3 atlet putri di setiap divisi.

“Kami targetnya 2 medali emas dan 2 perak. Untuk 2 medali emas, peluangnya ada di dobel putra compound dan dobel putra recurve.”

Atlet para panahan asal Indonesia berlatih di Lapangan Kottabarat, Solo, Kamis (28/07/2022). FOTO: Agung Santoso

Kedua tim dobel putra itu dianggap lebih kompetitif dalam mengejar poin.

Tri menyebut, kontingen Thailand menjadi saingan terberat lantaran atlet negara tersebut memiliki jam terbang lebih tinggi di setiap divisi. Dari segi persiapan pun, Thailand lebih mumpuni karena lebih banyak mengikuti kompetisi di banyak negara.

“Sedangkan untuk Singapura dan Malaysia, walaupun ada atlet peringkat dunia, tapi cuma 1 atlet,” jelas dia.

(Agung Santoso)