Ulang Tahun ke-100, Damkar Solo Gelar Serangkaian Lomba

SOLO – Dalam rangkaian acara hari jadi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Solo yang ke-100, digelar serangkaian lomba di halaman Kantor Damkar Solo, Pedaringan, Kecamatan Jebres, Solo, pada Sabtu (23/3/2019). Rangkaian acara dimulai dengan kegiatan kerja bakti di halaman Kantor Damkar Solo, dilanjutkan dengan berbagai lomba, dan akan ditutup dengan upacara Senin (25/3/2018) besok.
Kegiatan lomba diikuti sekitar 100 orang dari petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas), Satuan Relawan Kebakaran (Satlakar), security pasar, tim SAR dan petugas Damkar yang ada di Kota Solo. Lomba dibagi dalam berbagai kategori. Kepala Damkar Solo, Gatot Sutanto, mengatakan bahwa perlombaan tidak hanya diikuti oleh petugas pria, namun juga ada petugas wanita yang ikut.
“Ada 5 ketegori lomba, ada yang wanita juga. Lomba untuk wanita dibedakan dengan petugas Damkar dan tim SAR.” ujar Gatot.
Kategori lomba untuk wanita dan security pasar meliputi lomba memadamkan api dengan tradisional, memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), dan lomba memadamkan api dengan menyemprot sasaran. Sedangkan untuk petugas Damkar dan tim SAR lebih pada lomba aksi penyelamatan kebakaran.
“Untuk kategori lomba petugas Damkar dan tim SAR lebih menggunakan kekuatan fisik, seperti membalik ban, lari zigzag, lari ke tangga di mobil pemadam danmenarik selang.” jelasnya.
Keikutsertaan wanita dalam acara ini bertujuan untuk melatih mereka jika sewaktu-waktu membutuhkan bantuan saat terjadi kebakaran. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga kekompakan petugas dan menjaga tali silaturahmi.
“Damkar sebenarnya tugasnya bukan hanya pemadaman saja namun lebih pada penyelamatan dan sebagainya.” tambah Gatot tentang fungsi Damkar untuk masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, salah satu peserta Satlakar perempuan dari Kecamatan Banjarsari, Yuyun Novianti, mengaku mendapat pelajaran yang lebih dari terselenggaranya kegiatan ini. Terlebih lagi, bisa membuat tim Satlakar Banjarsari lebih kompak.
“Sebelumnya belum pernah menggunakan APAR, namun dari kegiatan ini saya bisa menambah ilmu, pengalaman, dan pelajaran cara memadamkan kebakaran.” ujarnya. (Tara Wahyu N.V.)
