News
·
14 Januari 2021 20:47

Usai Videonya Viral, Bupati Sukoharjo Revisi Aturan PPKM

Konten ini diproduksi oleh Bengawan News
Usai Videonya Viral, Bupati Sukoharjo Revisi Aturan PPKM (412403)
Tangkapan layar video viral saar Bupati Sukoharjo Wardoyo Wojaya adu mulut dengan pedagang kuliner
SOLO-Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya akhirnya mengubah aturan mengenai jam operasional warung makan selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Kamis (14/01). Revisi dilakukan beberapa saat setelah videonya saat merazia pedagang viral di media sosial.
ADVERTISEMENT
Meski demikian, Pejabat Sekretaris Daerah Sukoharjo Budi Santoso menyebut perubahan itu tidak terkait dengan viralnya video itu. "Kami menerapkan edaran yang dibuat oleh Gubernur Jawa Tengah," katanya.
Semula, Bupati Sukoharjo telah mengeluarkan surat edaran mengenai pelaksanaan PPKM yang diantaranya mengatur jam operasional warung makan. Dalam aturan tersebut, warung makan hanya diperkenankan buka hingga jam 19.00 WIB.
Namun, Gubernur Jawa Tengah membuat edaran baru yang dikeluarkan pada 13 Januari kemarin yang memuat bahwa pedagang boleh melayani pembeli hingga pukul 19.00 WIB. Selanjutnya, pedagang bisa melanjutkan aktivitasnya hingga jam 21.00 WIB dengan hanya melayani pembelian untuk dibawa pulang.
Menurut Budi, edaran tersebut menjadi dasar bagi bupati dalam melakukan revisi. "Setelah jam 19.00 WIB pedagang tidak boleh menyediakan kursi atau tikar," katanya.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Sebuah video yang memperlihatkan cekcok antara Bupati Sukoharjo dengan pedagang makanan viral di media sosial. Dalam video itu dia terlihat saling bentak dengan pedagang yang masih tetap buka dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Video itu diunggah di Instagram oleh pemilik akun @ndorobeii. Dalam waktu lima jam setelah diunggah, video itu telah mendapatkan ribuan komentar maupun tanda suka.
Dalam video itu terlihat Bupati Wardoyo Wijaya tengah melakukan razia bersama tim Satuan Polisi Pamong Praja. Mereka menemukan sebuah warung makan yang melanggar jam operasional selama PPKM.
Wardoyo dan timnya lantas menegur pedagang itu. Bukannya menurut, pedagang itu malah memprotes kebijakan bupati dengan teriakan. Pedagang itu juga menentang dengan mengatakan tidak takut dengan petugas.
ADVERTISEMENT
"Saya tidak takut manusia, (kalau) aku lapar siapa yang tanggung jawab," kata salah satu pedagang dalam Bahasa Jawa. Hal itu membuatnya memilih tetap berjualan meski melanggar ketentuan PPKM yang membatasi jam operasional warung makan hingga maksimal jam 19.00 WIB.
Wardoyo sendiri terlihat beberapa kali membalas kata-kata pedagang dengan nada tinggi. "Ini soal aturan," kata dia. Dalam beberapa video lain yang diperoleh Bengawan News, Wardoyo juga sempat memarahi orang-orang yang merekam kejadian itu.
(Agung Santoso)