Konten Media Partner

Welcoming Ceremony, 11 Bendera Negara Peserta ASEAN Para Games Berkibar di Solo

Bengawan Newsverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seremoni pengibaran bendera negara peserta ASEAN Para Games di Stadion Manahan Solo, Rabu (27/07/2022). FOTO: Agung Santoso
zoom-in-whitePerbesar
Seremoni pengibaran bendera negara peserta ASEAN Para Games di Stadion Manahan Solo, Rabu (27/07/2022). FOTO: Agung Santoso

SOLO - Sebanyak 11 bendera peserta ASEAN Para Games XI 2022 telah dikibarkan saat welcoming ceremony di Stadion Manahan Solo, Rabu (26/07/2022). Pengibaran bendera itu menjadi simbol kesiapan para atlet untuk berkompetisi dalam ASEAN Para Games 2022.

Wakil Ketua Bidang Administrasi Pertandingan Indonesia ASEAN Para Game Organizing Committee (INASPOC), Bayu Rahardian, mengatakan bahwa seremoni itu juga melambangkan bahwa panitia telah resmi menerima kedatangan para anggota kontingen ASEAN Para Games.

“Seremoni ini memiliki histori yang penting, karena merupakan kebanggaan dari masing-masing negara,” terang dia.

Usai pelaksanaan Welcoming Ceremony, para atlet dijadwalkan mengikuti klasifikasi, latihan, opening ceremony dan pertandingan di tiap cabang olahraga (cabor).

embed from external kumparan

Sebagian pertandingan ASEAN Para Games itu rencananya digelar mulai Minggu (31/07/2022) atau sehari sesudah opening ceremony.

“Ada yang jeda sehari, tapi ada beberapa cabor yang bisa langsung (sesudah opening ceremony).”

Seremoni pengibaran bendera bertajuk Welcoming Ceremony ASEAN Para Games XI 2022 Jawa Tengah tersebut dibuka dengan pertunjukan Tari Rajamala, dilanjutkan sambutan Ketua ASEAN Para Sport Federation (APSF) Osoth Bhavilai dan pengibaran bendera 11 negara peserta secara bergiliran.

Selain Osoth, Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Senny Marbun, Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Achiruddin dan perwakilan para atlet dari 11 negara peserta juga mengikuti seremoni tersebut.

(Agung Santoso)