Cerita Masa Lalu Betrand Peto yang Buat Ruben Onsu Menangis
Tulisan dari Berita Artis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pasangan selebritas Ruben Onsu dan Sarwendah telah sah secara adat menjadikan Betrand Peto sebagai putra angkat. Serangkaian upacara adat pun telah dijalani keduanya di kampung Betrand, Nusa Tenggara Timur.
Baru-baru ini Ruben Onsu mengungkapkan karakter Betrand Peto. Hal tersebut diungkapkan suami Sarwendah dalam acara Brownis edisi Selasa (8/10).
Ruben Onsu mengungkapkan bahwa sang putra merupakan anak yang cukup sensitif. Betrand Onsu begitu mudah tersentuh hatinya dan mudah meneteskan air mata. Oleh karena itu, Ruben Onsu mengaku dirinya dan Sarwendah butuh kesabaran dan ketelatenan ekstra dalam mengasuh Betrand.
"Saya dan Wenda lebih ektra lagi karena Betrand selalu bilang kalau dia menangis susah berhenti," kata Ruben Onsu.
Pria kelahiran 15 Agustus 1983 itu juga menceritakan masa lalu Betrand Peto. Ia sengaja menyimpan cerita tersebut sebelum semua urusan pengangkatan anaknya beres.
Sembari meneteskan air mata, Ruben Onsu menjelaskan bahwa Betrand Peto sangat jarang meminta uang kepada orang tuanya. Demi memenuhi kebutuhan, bocah yang kini usianya 14 tahun itu biasanya berjualan kue. Uang hasil jualan kue itu digunakan Betrand untuk naik angkutan umum sepulang sekolah. Jika tidak cukup, maka ia pulang ke rumah neneknya dengan berjalan kaki.
"Diputerin dulu uang hasil jualan kue. Kalau ada sisa uang buat naik angkot. Kalau enggak ada, dia jalan kaki. Dan, itu lumayan jauh," jelas Ruben Onsu.
Di akhir ceritanya, Ruben Onsu menegaskan bahwa Betrand Peto adalah anak yang baik. Menurutnya, putra angkatnya itu tidak pernah menyusahkan orang lain.
(zhd)

