Konten dari Pengguna

Lirik Lagu Tujuh Belas-Tulus

Berita Artis

Berita Artis

Membicarakan apa saja seputar artis

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Artis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tulus baru saja merilis lagu Tujuh Belas. Foto: Dok. Maverick
zoom-in-whitePerbesar
Tulus baru saja merilis lagu Tujuh Belas. Foto: Dok. Maverick

Tulus kembali menghasilkan karya baru. Dia merilis lagu Tujuh Belas pada 23 Februari lalu. Tujuh Belas merupakan lagu pembuka untuk album terbarunya nanti.

Tulus menggandeng Petra Sihombing dalam penulisan lirik lagu Tujuh Belas. Sementara itu, Ari Renaldi bertanggung jawab atas aransemennya.

Konferensi pers Tulus gelar konser 'Sewindu' di Pisa Cafe, Jakarta Pusat, Rabu (4/9). Foto: D.N Mustika Sari/kumparan

Lewat lagu Tujuh Belas, Tulus mengajak para pendengarnya untuk berselebrasi sembari mengingat masa-masa muda. Masa di mana kita berjiwa bebas dan memiliki spirit yang luar biasa.

Salah satu hal yang menjadikan lagu Tujuh Belas terasa istimewa adalah alunan orkestra Budapest Scoring Symphonic Orchestra yang dipandu oleh Erwin Gutawa. Tidak tanggung-tanggung, orkestra ini direkam di Studio 22, Budapest, Hungaria.

Lirik lagu Tujuh Belas-Tulus

Muda jiwa selamanya muda

Kisah kita abadi selamanya

Muda jiwa selamanya muda

Kisah kita abadi selamanya

Masihkah kau mengingat di saat kita masih tujuh belas

Waktu di mana tanggal-tanggal merah terasa sungguh meriah

Masihkah kau ingat cobaan terberat kita matematika

Masihkah engkau ingat lagu di radio yang merdu mengudara

Kita masih sebebas itu rasa takut yang tak pernah mengganggu

Batas naluri bahaya dulu tingginya lebihi logika

Putaran bumi dan waktu yang terus berjalan menempa kita

Walau kini kita terpisah, namun jiwaku tetap di sana

Di masa masih sebebas itu rasa takut yang tak pernah mengganggu

Di masa naluri bahaya dulu tingginya lebihi logika

Muda kita selamanya muda

Kisah kita abadi selamanya

Kita masih sebebas itu rasa takut yang tak pernah mengganggu

Batas naluri bahaya dulu tingginya lebihi logika

Sederas apa pun arus di hidupmu

Genggam terus kenangan tentang kita

Seberapa pun dewasa mengujimu

Takkan lebih dari yang engkau bisa

Dan kisah kita abadi untuk selama-lamanya