Konten dari Pengguna

10 Contoh Keahlian dalam CV untuk Melamar Pekerjaan

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi CV. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi CV. Foto: Pexels

Skill atau keahlian adalah salah satu elemen penting yang perlu dicantumkan dalam curriculum vitae (CV). Pasalnya, poin keahlian membantu staf HRD memilih kandidat yang kompeten.

Apabila keahlian seorang pelamar yang dituliskan dalam CV layak untuk posisi yang sedang dicari oleh perusahaan, kandidat tersebut akan dipanggil untuk proses interviu dalam rekrutmen.

Secara istilah, skill berarti pengetahuan, kompetensi, dan kemampuan untuk melakukan suatu pekerjaan. Dalam CV, skill dibagi menjadi dua kategori, yaitu soft skill dan hard skill. Berikut contoh keahlian dalam CV berdasarkan tiap kategori.

Contoh Keahlian dalam CV

Ilustrasi CV. Foto: Pexels

Merangkum informasi dari laman Flexjobs dan HubSpot, berikut contoh keahlian yang bisa dituliskan dalam CV berdasarkan kategorinya.

Hard Skills

Hard skills adalah kemampuan teknis yang spesifik untuk suatu pekerjaan. Keahlian ini biasanya dapat diukur dan diajarkan melalui pelatihan atau pengalaman kerja. Contohnya:

  1. Analis Data: Kemampuan untuk menafsirkan dan menggunakan informasi untuk membuat keputusan bisnis yang tepat menjadi penting. Menyertakan pengetahuan tentang alat analisis data seperti SQL, Python, dan Tableau juga bermanfaat.

  2. Editor Naskah: Kemampuan dalam menyunting naskah untuk memastikan teks benar secara tata bahasa, bebas dari kesalahan ejaan, dan sesuai fakta. Editor naskah juga melakukan tugas pemeriksaan fakta, penelitian, dan pemeriksaan akhir.

  3. Desain: Kemampuan desain grafis memungkinkan seseorang membuat desain menarik secara visual untuk berbagai media menggunakan tools seperti Adobe Photoshop, Illustrator, dan InDesign.

  4. Pemasaran Digital: Ini mencakup SEO, pemasaran konten, pemasaran media sosial, dan iklan PPC. Pemahaman yang mendalam tentang berbagai alat seperti Google Analytics, Facebook Ads Manager, atau SEMrush juga merupakan pelengkap yang bagus untuk keterampilan ini.

  5. Bahasa Pemrograman: Keterampilan melakukan pemrograman seperti Python, Java, dan C++ yang dibutuhkan dalam industri teknologi saat ini.

Baca Juga: 5 Contoh Tentang Saya di CV dan Tip Menuliskannya

Soft Skill

Soft skill adalah kemampuan non-teknis yang lebih berhubungan dengan interpersonal, komunikasi, dan manajemen diri. Keterampilan ini bersifat universal dan lebih berfokus pada kepribadian serta perilaku. Berikut contohnya:

  1. Keterampilan Menyelesaikan Masalah: Kemampuan memberikan solusi yang cepat dan efektif untuk menyelesaikan masalah bagi perusahaan, klien, atau keduanya.

  2. Fleksibilitas: Dinamis dan mudah beradaptasi dengan setiap situasi, atau yang memiliki kemampuan alami untuk menggunakan berbagai metode dan pendekatan dalam situasi yang berbeda untuk mendapatkan hasil akhir terbaik.

  3. Keterampilan Komunikasi: Baik secara tertulis maupun lisan, kemampuan berkomunikasi dengan atasan, rekan kerja, dan klien/pelanggan dalam segala situasi sangatlah penting.

  4. Perhatian terhadap Detail: Kemampuan untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan instruksinya dan memperbaiki potensi kesalahan yang ada.

  5. Manajemen Waktu: Kemampuan dalam mengatur waktu untuk mencapai tujuan bisnis sesuai tenggat. Keterampilan ini juga melibatkan kemampuan untuk tetap fokus dan menghindari gangguan, mendelegasikan tugas jika diperlukan, dan menjaga keseimbangan antara kehidupan dan pekerjaan.

(NDA)