Konten dari Pengguna

10 Mata Uang Terlemah di Dunia 2026 Versi Forbes, Rupiah Masuk

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi salah satu dari 10 mata uang terlemah di dunia 2026 versi Forbes. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi salah satu dari 10 mata uang terlemah di dunia 2026 versi Forbes. Foto: Pexels

Rupiah masuk dalam daftar 10 mata uang terlemah di dunia 2026 versi Forbes. Hal ini didasarkan pada data Open Exchange terhadap jumlah unit mata uang yang diterima sebagai imbalan untuk satu dolar Amerika Serikat (AS).

Mata uang terlemah di dunia diperdagangkan dengan nilai yang sangat kecil dibandingkan dengan satu dolar AS. Beberapa mata uang bahkan memerlukan hingga puluhan ribu unit hanya untuk mendapatkan US$1.

Selain rupiah, lantas, apa saja mata uang terlemah di dunia pada 2026?

Daftar 10 Mata Uang Terlemah di Dunia 2026 Versi Forbes

Ilustrasi rupiah yang masuk dalam daftar mata uang paling lemah di dunia 2026. Foto: Pexels

Berikut 10 mata uang paling lemah di dunia berdasarkan nilai tukar konversi terhadap dolar AS per Selasa, 5 Mei 2026:

1. Rial Iran (IRR)

Satu rial Iran kini setara dengan US$0,000001, atau dengan kata lain US$1 sama dengan sekitar 1.315.000 IRR.

Mata uang negara yang terletak di antara Irak dan Afganistan ini kurang lebih tetap pada nilai tukarnya saat ini terhadap dolar AS selama beberapa tahun ke belakang. Nilai IRR semakin tertekan menyusul konflik dengan Israel dan AS.

2. Pound Lebanon (LBP)

Pound Lebanon sedang berada di bawah tekanan selama beberapa tahun terakhir, karena perekonomian yang lesu, krisis perbankan, gejolak politik, inflasi tinggi, dan peningkatan jumlah pengangguran.

Satu pound Lebanon kini bernilai US$0,000011, atau dengan kata kata lain US$1 setara dengan 89.432,68 LBP.

3. Dong Vietnam (VND)

Nilai tukar dong Vietnam semakin melemah akibat pembatasan ekspor ke luar negeri dan kenaikan suku bunga di AS.

Satu dong Vietnam bila dikonversi ke dolar AS hanya sebesar US$0,000038, atau US$1 sama dengan 26.319,32 VND.

4. Kip Laos (LAK)

Kip Laos kini semakin tertekan lantaran pertumbuhan ekonomi negara yang lambat, peningkatan utang luar negeri, dan inflasi tinggi.

Satu kip Laos kini hanya bisa ditukar dengan US$0,000046, atau berarti US$1 bernilai sama dengan 21.971,71 LAK.

5. Rupiah Indonesia (IDR)

Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam (SDA), tetapi mata uang nasionalnya sedang melemah, karena kombinasi inflasi tinggi dan kekhawatiran resesi. Nilai satu rupiah kini hanya setara dengan US$0,000057, atau US$1 sama dengan 17.420,04 IDR.

6. Som Uzbekistan (UZS)

Uzbekistan tengah berjuang dengan pertumbuhan ekonomi yang rendah, inflasi tinggi, pengangguran meningkat, dan praktik korupsi yang merajalela. Adapun satu unit mata uang som Uzbekistan kini hanya senilai US$0,000083, atau US$1 sama dengan 12.048 UZS.

7. Franc Guinea (GNF)

Guinea dikenal akan kekayaan SDA seperti emas dan berlian, tetapi negaranya masih berjuang dengan inflasi tinggi, konflik militer, dan masuknya pengungsi dari negara-negara tetangga. Kini, satu franc Guinea hanya bernilai US$0,000114, atau artinya US$1 setara dengan 8.777,58 GNF.

8. Guarani Paraguay (PYG)

Mata uang resmi di Paraguay, yakni guarani, kini berada di bawah tekanan lantaran inflasi tinggi, korupsi, dan beredarnya uang palsu.

Saat ini, satu guarani Paraguay hanya setara dengan US$0,000161, sehingga US$1 dapat ditukarkan dengan uang sebesar 6,211,18 PYG.

9. Ariary Madagaskar (MGA)

Madagaskar merupakan negara kepulauan yang komoditas ekspor utamanya berupa vanili, nikel, dan cengkeh.

Negara yang terletak di lepas pantai tenggara Afrika ini, masuk dalam daftar negara dengan mata uang terlemah di dunia pada 2026. Satu ariary Madagaskar bernilai US$0,00024, atau dengan kata lain US$1 sama dengan 4.166,66 MGA.

10. Franc Burundi (BIF)

Republik Burundi merupakan negara yang terkurung daratan di Afrika Timur dengan populasi lebih dari 14 juta jiwa.

Satu unit mata uang negara ini hanya setara dengan US$0,000335, sehingga US$1 sama dengan 2.983,24 BIF.

Faktor Penyebab Nilai Mata Uang Menjadi Lemah

Berdasarkan jurnal Faktor-Faktor yang Menyebabkan Melemahnya Nilai Tukar Mata Uang Rupiah terhadap Nilai Tukar Mata Uang Asing karya Julaikha Nur Fadhilah, berikut hal-hal yang memengaruhi pelemahan nilai mata uang:

  • Tingkat inflasi.

  • Tingkat suku bunga.

  • Ekspor dan impor.

  • Jumlah uang yang beredar.

Itulah 10 mata uang terlemah di dunia 2026 versi Forbes. Perlu dicatat bahwa posisi mata uang terlemah ini dinilai dari nilai nominal konversinya terhadap dolar AS, sehingga tidak selalu mencerminkan kegagalan ekonomi negara tersebut.

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Uang

(MDP)