Konten dari Pengguna

3 Cara Hidup Hemat Menurut Ajaran Islam

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara hidup hemat menurut Islam. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara hidup hemat menurut Islam. Foto: Unsplash.com

Dalam Islam, ajaran berperilaku hemat telah tertuang dalam Al-Qur’an maupun Hadis. Inilah mengapa, penting bagi seorang muslim untuk mengetahui cara hidup hemat menurut Islam.

Anjuran berperilaku hemat menurut Islam, salah satunya tertuang dalam Al-Qur’an surat Al-Isra ayat 26 hingga 27 yang artinya:

“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan, dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Rabbnya.”

Bunyi ayat tersebut menunjukkan betapa buruknya sifat boros dan menghamburkan uang. Sebab, kedua hal tersebut dapat memunculkan rasa ingkar dan kurang bersyukur atas rezeki yang telah diberikan oleh Allah SWT.

Lantas, bagaimana cara hidup hemat menurut ajaran Islam? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Cara Hidup Hemat Menurut Ajaran Islam

Menerapkan hidup hemat bagi sebagian orang merupakan hal yang sedikit sulit untuk diterapkan. Namun, beberapa cara hidup hemat menurut ajaran Islam berikut ini dapat diterapkan secara perlahan, sehingga dapat menjadi kebiasaan.

1. Menabung

Menabung merupakan perilaku mengatur keuangan yang dilakukan oleh masyarakat secara umum. Menurut buku Pendidikan Agama Islam : Fikih Untuk Madrasah Aliyah Kelas X yang ditulis oleh Djedjen Zainuddin, menabung merupakan perilaku yang sangat dianjurkan dalam Islam, terlepas dari kaitannya dengan sistem bunga pada bank.

Selain itu, menabung merupakan tindakan menyimpan uang guna mencukupi kebutuhan penting yang lebih besar dan bersifat mendadak.

2. Menetapkan Prioritas Infak dan Sedekah

Setiap agama mengajarkan untuk saling berbagi. Pun begitu dengan Islam. Mengutip situs NU Online, sedekah termasuk amalan yang bersifat sosial. Manfaat yang diperoleh dari bersedekah tak hanya dirasakan oleh orang yang menunaikan. Namun juga mendatangkan manfaat bagi banyak orang.

Dengan memprioritaskan infak dan sedekah, secara perlahan kita dapat menerapkan pola hidup hemat. Alih-alih berkurang, rezeki kita akan semakin bertambah dan menjadi lebih berkah.

3. Menghindari Utang

Islam selalu mengingatkan kaum muslim untuk menghindari utang. Sebab, uang yang dipinjam dari orang lain tersebut dapat berpotensi menimbulkan dosa dan memutus tali silaturahmi. Hal tersebut juga berkaitan dengan sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Muslim yang berbunyi:

"Jiwa seorang mukmin tertahan oleh utangnya, maka lunasilah utang yang ia miliki." (HR Muslim).

Oleh karena itu, dengan menghindari utang dapat membantu kita dalam menerapkan cara hidup hemat.

Ilustrasi melakukan infak dan sedekah. Foto: Unsplash.com

Manfaat Hidup Hemat

Menurut buku berjudul Pasti Bisa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMP/MTs Kelas VIII yang disusun oleh Tim Ganesha Operation, hidup hemat dan sederhana dapat memunculkan pribadi yang pandai bersyukur.

Adapun beberapa manfaat hidup hemat di antaranya:

  • Menambah nilai ibadah. Sebab, hidup hemat merupakan salah satu perintah yang dianjurkan oleh Allah SWT.

  • Terhindar dari kesulitan hidup.

  • Membatasi diri dari berbagai kepentingan yang tidak perlu.

  • Dan berbagai manfaat lainnya.

Itulah tiga cara hidup hemat menurut Islam yang dapat diterapkan. Iringi cara-cara di atas dengan niat beribadah kepada Allah SWT agar hidup menjadi lebih berkah. Semoga bermanfaat!

(ANM)