3 Ide Jualan Online untuk Remaja yang Bisa Dijadikan sebagai Referensi

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Beberapa tahun terakhir ini, masyarakat Indonesia punya kesempatan emas untuk mencari pendapatan tambahan dari rumah saja. Caranya adalah dengan berjualan secara online.
Kesempatan ini sangat cocok untuk para remaja karena tidak harus mengeluarkan modal untuk menyewa tempat. Kendati begitu, kamu mungkin kerap merasa bingung akan ide jualan online untuk remaja apa yang sebaiknya dijalani.
Itu karena setiap ide untuk produk yang dijual bisa menjadi penentu keberhasilan bisnis yang dimulai. Bagi kaum muda-mudi yang ingin membuka usaha dari rumah saja, di bawah ini ada beberapa ide jualan online untuk remaja yang bisa dijadikan referensi.
Ide Jualan Online untuk Remaja
Dari laporan Statistik E-Commerce yang diterbitkan BPS pada akhir 2020 lalu, dari 16.277 usaha e-commerce yang dianalisis, sebanyak 71,18 persen usaha memulai penjualan melalui internet selama kurun waktu tiga tahun terakhir (2017-2020).
Jumlah tersebut juga didorong dengan masifnya transaksi di marketplace yang menawarkan kemudahan dalam jual-beli. Tanpa memiliki toko fisik pun, masyarakat bisa tetap menjual produk, bahkan mencapai pasar yang lebih luas.
Meski begitu, persaingan juga makin ketat, sehingga kita juga harus bisa memutar otak untuk mencari ide jualan online yang menjanjikan. Berikut rekomendasi ide jualan yang bisa dibuka secara online dan cocok dijalankan oleh para remaja.
Baca juga: Modal Kecil Untung Banyak Jajanan Kekinian, Ini 6 Rekomendasi Ide Jualannya
1. Makanan dan Minuman
Masih dari data yang diterbitkan BPS, produk makanan jadi ataupun bahan makanan dan minuman masih menempati daftar tertinggi dengan persentase hingga 30,95 persen dari keseluruhan usaha.
Bukan tanpa alasan, sebab makanan masih jadi prioritas kebutuhan pokok yang harus dipenuhi. Memesan makanan secara online juga jadi pilihan saat bosan dengan hidangan rumah yang itu-itu saja, tetapi enggan untuk keluar.
Nah, agar produk makanan yang dijajakan makin dilirik calon konsumen, jangan lupa untuk survei jenis sajian yang sedang digemari lalu olah kembali dengan menambahkan inovasi rasa dan kemasan yang menarik.
2. Produk Fashion
Produk fashion juga mengalami peningkatan penjualan hingga 23,95%. Beberapa yang termasuk dalam kategori ini adalah baju, celana, alas kaki, dan aksesoris seperti kacamata hingga ikat pinggang.
Meski termasuk produk yang laris, tetap diperlukan strategi matang saat memutuskan untuk membuka toko online yang bergerak di bidang fashion. Caranya dengan mengetahui tren mode terkini, serta memiliki business plan yang matang untuk meminimalisasi risiko kerugian.
Selain itu, pilih juga fashion item yang nyaman digunakan serta timeless atau bisa dipakai dalam jangka waktu lama. Sebab, akibat pandemi, membuat banyaknya orang memilih untuk terus bekerja secara WFH (work from home).
3. Kosmetik
Senada dengan produk fashion, berbagai brand kosmetik juga makin laris di pasaran dan penjualannya naik sebesar 8,87%. Tidak hanya produk make up, pelembap, serum, essence wajah, tabir surya, dan rangkaian produk perawatan kulit lainnya juga tengah digandrungi.
Masyarakat, terutama perempuan, kini mulai memperhatikan kesehatan kulit wajah dengan rutin menggunakan rangkaian produk skin care.
Apalagi penggunaan masker yang terlalu lama saat bepergian kerap menimbulkan masalah, sehingga mereka pun rela mengeluarkan budget lebih untuk memberikan perlindungan ekstra bagi kulit wajahnya.
(NDA)
