Konten dari Pengguna

3 Jobdesk Operator Produksi dan Besaran Gaji yang Diperoleh

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jobdesk Operator Produksi. Foto: Kateryna Babaieva/Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jobdesk Operator Produksi. Foto: Kateryna Babaieva/Pexels

Tugas atau jobdesk operator produksi perlu kamu ketahui. Proses produksi yang dilakukan tiap perusahaan harus sesuai dengan standar ketetapan yang berlaku.

Seiring dengan perkembangan pembangunan di Indonesia, jumlah perusahaan semakin meningkat baik yang bergerak di bidang produksi barang maupun jasa, misalnya produksi mobil.

Kondisi itu berakibat semakin ketatnya tingkat persaingan yang ada di antara perusahaan. Menghadapi itu semua, agar perusahaan dapat mempertahankan usahanya, perusahaan harus meningkatkan hasil produksi, baik secara kuantitas maupun secara kualitas.

Salah satu faktor yang menentukan tercapainya hasil produksi yang diinginkan adalah sumber daya manusia. Sebagai salah satu sumber daya dalam perusahaan, kualitas SDM menempati posisi sentral yang terpenting. Hal ini mengingat manusialah yang mendayagunakan semua sumber daya yang ada termasuk pekerja pada bagian operator produksi.

Pengertian Operator Produksi

Dilansir dari seek.com.au, operator produksi adalah seseorang yang mengoperasikan peralatan atau mesin untuk membantu proses pembuatan, perakitan, pengemasan, dan langkah lainnya dalam jalur produksi.

Posisi sebagai operator produksi adalah bagian yang vital karena sebagai penentu hasil produk dari perusahaan. Sebagian besar pekerjaan operator produksi dilakukan di pabrik atau warehouse, walaupun beberapa juga terlibat dalam distribusi barang.

Dalam modul pembelajaran berjudul Teknisi dan Operator Pabrik yang diterbitkan Quipper Campus, profesi operator produksi adalah peran sentral dalam aktivitas produksi di suatu pabrik.

Jobdesk Operator Produksi

Mengutip dari buku Step by Step Lancar Membuat SOP (2017:82-83) karya Rifka R.N., tenaga yang melakukan aktivitas produksi adalah operator produksi. seorang operator produksi memiliki tugas dan tanggung jawab, yakni.

1. Menguasai dan Memiliki Keterampilan Dalam Pengolahan

Seorang operator produksi harus menguasai proses pengelolaan barang atau produk dari suatu bahan dasar atau bahan baku yang kemudian diolah sesuai dengan keperluan konsumen atau barang jadi. Selain itu, operator produksi harus memiliki keterampilan mengelola bahan mentah menjadi produk yang berkualitas. Hal in dilakukan sebagai upaya meningkatkan nila produk yang dihasilkan. Dengan demikian, produk perusahaan dapat dipasarkan dengan luas dan diminati oleh konsumen secara keseluruhan.

2. Melaksanakan Kebijakan dan Rencana Produksi

Operator produksi haruslah mematuhi segala kebijakan dan rencana produksi yang sudah dirumuskan oleh perusahaan. Kepatuhan tersebut merupakan wujud loyalitas dalam pekerjaan. Kebijakan serta rencana kerja yang ada merupakan bentuk konkret hasil yang diharapkan oleh perusahaan. Dengan demikian, operator produksi berkompeten wajib untuk melakukan segala kebijakan serta rencana kerja perusahaan tanpa terkecuali.

3. Melaksanakan Proses Produksi Sesuai Prosedur Kualitas

Operator produk harus mampu melaksanakan proses produksi sesuai prosedur kualitas. Rincian tugas operator produksi yang biasa dilakukan pada saat pemrosesan, di antaranya yaitu memilih bahan baku yang berkualitas, menjaga mutu kualitas produk, mengoperasikan mesin, menggunakan mesin dengan memperhatikan adab K3, dan mengontrol jalannya kegiatan proses produksi secara keseluruhan.

Ilustrasi Jobdesk Operator Produksi. Foto: Kateryna Babaieva/Pexels

Tugas dan Tanggung Jawab Operator Produksi

Melansir dari jurnal Repository USM, tugas dan tanggung jawab seorang operator produksi, yakni.

  1. Mengatur dan mengontrol bahan baku dalam proses produksi sehingga menjadi bahan jadi dengan ketentuan target yang telah di tentukan oleh perusahaan.

  2. Memahami kerja dengan standar keamanan dan keselamatan dalam bekerja.

  3. Mengoperasikan mesin dan mengontrol proses produksi.

Gaji Operator Produksi

Jobdesk operator produksi sangat vital untuk menentukan produktivitas suatu perusahaan. Hal ini dikarenakan orang-orang dibalik operator produksi inilah yang akan menentukan hasil produk perusahaan.

Gaji operator produksi tidak bergantung pada UMK. Biasanya staff memiliki gaji di kisaran 4 hingga 8 juta tergantung kebijakan di perusahaan masing-masing. Untuk fresh graduate biasanya akan mengikuti Management Training dengan gaji negosiasi setelah masa pelatihan selesai.

Berikut rincian gaji operator produksi di berbagai daerah di Indonesia yang penulis kutip dari portal cari kerja di laman id.indeed.com.

  1. Surabaya sebesar Rp 7.189.131 per bulan

  2. Karawang sebesar Rp 5.471.329 per bulan

  3. Subang sebesar Rp 5.428.081 per bulan

  4. Bekasi sebesar Rp 5.034.210 per bulan

  5. Malang sebesar Rp 5.001.914 per bulan

  6. Jakarta sebesar Rp 4.941.990 per bulan

  7. Depok sebesar Rp 4.806.378 per bulan

  8. Bogor sebesar Rp 4.649.566 per bulan

Berikut beberapa tunjangan yang akan kamu dapatkan selain gaji pokok, yakni.

  • Tunjangan jabatan

  • Bonus THR tahunan

  • Uang operasional (makan dan transportasi)

  • Absensi kehadiran atau Shift

  • Kesehatan dan ketenagakerjaan

  • Rumah (Tergantung Jabatan)

  • Tunjangan Skill (Bagi profesional hire)

  • Bonus Lembur

(SRS)