Konten dari Pengguna

3 Metode Penetapan Harga Produk yang Perlu Diterapkan Produsen

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi metode penetapan harga produk. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi metode penetapan harga produk. Foto: Pixabay

Metode penetapan harga produk menjadi hal penting yang perlu diperhatikan produsen sebelum menjual barang atau jasa. Penetapan harga produk bisa diperoleh setelah produsen menghitung seluruh biaya produksi.

Dengan memperkirakan tiap pengeluaran secara tepat, produsen dapat mencegah potensi kerugian dan mampu meraup keuntungan dengan optimal dari harga produk yang sudah ditetapkan.

Tidak hanya membawa keuntungan bagi produsen, penetapan harga produk nantinya juga bisa mempengaruhi konsumen. Berdasarkan sudut pandang konsumen, harga menjadi salah satu unsur penentu keputusan membeli sebuah produk.

Selain itu, harga dapat menjadi parameter konsumen untuk mengukur kualitas dan manfaat produk secara objektif. Untuk informasi lebih lanjut mengenai penetapan harga produk, simak penjelasannya di bawah ini.

Metode Penetapan Harga Produk

Ilustrasi uang. Foto: Pixabay

Mengutip buku Prakarya dan Kewirausahaan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, metode penetapan harga produk secara teoritis dapat dilakukan menggunakan tiga pendekatan, antara lain:

1. Permintaan dan penawaran

Penetapan harga berdasarkan permintaan adalah metode yang berfokus pada faktor produk yang memengaruhi selera konsumen. Dari tingkat permintaan dan penawaran yang ada, produsen menentukan harga keseimbangan (equilibrium price).

Cara menentukan harga keseimbangan, yakni dengan mencari harga yang mampu dibayar oleh konsumen dan harga yang diterima oleh produsen. Dengan demikian jumlah yang diminta setara dengan jumlah yang ditawarkan.

2. Pendekatan biaya

Metode ini ditentukan dengan cara menghitung biaya yang dikeluarkan produsen dengan tingkat keuntungan yang diinginkan. Metode ini biasanya dilakukan dengan mark up pricing dan break even analysis.

3. Pendekatan pasar

Metode ini dilakukan dengan merumuskan harga sebuah produk yang dipasarkan menggunakan variabel-variabel tertentu. Misalnya, variabel yang memengaruhi pasar dan harga sesuai kondisi di lapangan. Di antaranya kondisi politik, persaingan, sosial-budaya, dan sebagainya.

Untuk memaksimalkan penentuan harga, terdapat strategi-strategi yang perlu dipahami. Siasat tersebut dapat menjadikan penjualan produk menjadi efektif dan efisien.

Tujuan Penetapan Harga Produk

Ilustrasi harga produk. Foto: Pixabay

Mengutip buku Manajemen Pemasaran: UMKM dan Digital Sosial Media oleh Miguna Astuti, dkk., harga merupakan faktor paling utama dari sebuah permintaan pasar.

Suatu harga dapat memengaruhi pangsa pasar dan posisi perusahaan dalam arus persaingan bisnis. Secara umum, tujuan dari penetapan harga produk adalah sebagai berikut:

  • Memaksimalkan keuntungan

  • Target penjualan dan pengembalian investasi bisa tercapai

  • Salah satu senjata persaingan dengan kompetitor di bidang serupa

  • Salah satu pembentuk citra di masyarakat

  • Memperluas pangsa pasar

  • Mendukung konsistensi kegiatan penjualan sebuah perusahaan

(NDA)

Frequently Asked Question Section

Bagaimana cara produsen memperoleh harga produk?

chevron-down

Harga produk bisa diperoleh setelah produsen menghitung seluruh biaya produksi.

Mengapa produsen perlu menetapkan harga produk?

chevron-down

Dengan memperkirakan tiap pengeluaran secara tepat, produsen dapat mencegah potensi kerugian dan mampu meraup keuntungan dengan optimal dari harga produk yang sudah ditetapkan.

Apa manfaat penetapan harga produk bagi konsumen?

chevron-down

Berdasarkan sudut pandang konsumen, harga menjadi salah satu unsur penentu keputusan membeli sebuah produk. Selain itu, harga dapat menjadi parameter konsumen untuk mengukur kualitas dan manfaat produk secara objektif.