3 Metode Penetapan Harga Produk yang Perlu Diterapkan Produsen

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Metode penetapan harga produk menjadi hal penting yang perlu diperhatikan produsen sebelum menjual barang atau jasa. Penetapan harga produk bisa diperoleh setelah produsen menghitung seluruh biaya produksi.
Dengan memperkirakan tiap pengeluaran secara tepat, produsen dapat mencegah potensi kerugian dan mampu meraup keuntungan dengan optimal dari harga produk yang sudah ditetapkan.
Tidak hanya membawa keuntungan bagi produsen, penetapan harga produk nantinya juga bisa mempengaruhi konsumen. Berdasarkan sudut pandang konsumen, harga menjadi salah satu unsur penentu keputusan membeli sebuah produk.
Selain itu, harga dapat menjadi parameter konsumen untuk mengukur kualitas dan manfaat produk secara objektif. Untuk informasi lebih lanjut mengenai penetapan harga produk, simak penjelasannya di bawah ini.
Metode Penetapan Harga Produk
Mengutip buku Prakarya dan Kewirausahaan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, metode penetapan harga produk secara teoritis dapat dilakukan menggunakan tiga pendekatan, antara lain:
1. Permintaan dan penawaran
Penetapan harga berdasarkan permintaan adalah metode yang berfokus pada faktor produk yang memengaruhi selera konsumen. Dari tingkat permintaan dan penawaran yang ada, produsen menentukan harga keseimbangan (equilibrium price).
Cara menentukan harga keseimbangan, yakni dengan mencari harga yang mampu dibayar oleh konsumen dan harga yang diterima oleh produsen. Dengan demikian jumlah yang diminta setara dengan jumlah yang ditawarkan.
2. Pendekatan biaya
Metode ini ditentukan dengan cara menghitung biaya yang dikeluarkan produsen dengan tingkat keuntungan yang diinginkan. Metode ini biasanya dilakukan dengan mark up pricing dan break even analysis.
3. Pendekatan pasar
Metode ini dilakukan dengan merumuskan harga sebuah produk yang dipasarkan menggunakan variabel-variabel tertentu. Misalnya, variabel yang memengaruhi pasar dan harga sesuai kondisi di lapangan. Di antaranya kondisi politik, persaingan, sosial-budaya, dan sebagainya.
Untuk memaksimalkan penentuan harga, terdapat strategi-strategi yang perlu dipahami. Siasat tersebut dapat menjadikan penjualan produk menjadi efektif dan efisien.
Tujuan Penetapan Harga Produk
Mengutip buku Manajemen Pemasaran: UMKM dan Digital Sosial Media oleh Miguna Astuti, dkk., harga merupakan faktor paling utama dari sebuah permintaan pasar.
Suatu harga dapat memengaruhi pangsa pasar dan posisi perusahaan dalam arus persaingan bisnis. Secara umum, tujuan dari penetapan harga produk adalah sebagai berikut:
Memaksimalkan keuntungan
Target penjualan dan pengembalian investasi bisa tercapai
Salah satu senjata persaingan dengan kompetitor di bidang serupa
Salah satu pembentuk citra di masyarakat
Memperluas pangsa pasar
Mendukung konsistensi kegiatan penjualan sebuah perusahaan
(NDA)
Frequently Asked Question Section
Bagaimana cara produsen memperoleh harga produk?

Bagaimana cara produsen memperoleh harga produk?
Harga produk bisa diperoleh setelah produsen menghitung seluruh biaya produksi.
Mengapa produsen perlu menetapkan harga produk?

Mengapa produsen perlu menetapkan harga produk?
Dengan memperkirakan tiap pengeluaran secara tepat, produsen dapat mencegah potensi kerugian dan mampu meraup keuntungan dengan optimal dari harga produk yang sudah ditetapkan.
Apa manfaat penetapan harga produk bagi konsumen?

Apa manfaat penetapan harga produk bagi konsumen?
Berdasarkan sudut pandang konsumen, harga menjadi salah satu unsur penentu keputusan membeli sebuah produk. Selain itu, harga dapat menjadi parameter konsumen untuk mengukur kualitas dan manfaat produk secara objektif.
