Konten dari Pengguna

3 Perbedaan Emas Antam dan UBS dari Berbagai Aspek

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi emas batangan. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi emas batangan. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Investasi emas telah menjadi pilihan populer di kalangan masyarakat karena sifatnya yang stabil dan mudah dijual. Hal ini pun membuat bisnis emas semakin marak di Indonesia.

Di Indonesia, Antam (Aneka Tambang) dan UBS (Untung Bersama Sejahtera) adalah dua merek yang diminati masyarakat. Namun, apa sebenarnya perbedaan emas Antam dan UBS?

Artikel di bawah ini akan membahas perbedaan emas Antam dan UBS selengkapnya untuk membantu masyarakat memilih merek emas yang sesuai dengan kebutuhan investasi.

Mengenal Emas Antam

Ilustrasi emas batangan. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Mengutip laman resminya, emas Antam merupakan emas yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk, sebuah perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang sudah beroperasi sejak 1968.

Emas batangan yang diproduksi Antam terdiri dari berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram, 1 gram, 2,5 gram, 3 gram, 4 gram, 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, 100 gram, hingga terberat 1 kilogram.

Emas Antam mengantongi sertifikat dari LBMA (London Bullion Market Association), sehingga produknya lebih mudah dijual di pasar negara mana pun. Sertifikat tersebut menyatu dengan emasnya.

Pembelian emas Antam bisa dilakukan secara langsung di Unit Bisnis Antam yang berada di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur atau melalui reseller yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

Jika ingin membelinya secara online, masyarakat bisa mengakses katalognya di situs web www.logammulia.com.

Baca Juga: Penyebab Harga Emas Naik Turun yang Perlu Diketahui

Mengenal Emas UBS

Ilustrasi emas batangan. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Emas UBS merupakan logam mulia yang diluncurkan oleh PT Untung Bersama Sejahtera. Perusahaan ini melahirkan merek UBS Gold Lifestyle dan Axel Vinesse yang menyediakan berbagai koleksi perhiasan emas.

Ukuran emas UBS juga bervariasi, tetapi yang paling berat tidak sampai 1 kilogram melainkan hanya 100 gram. Ukuran lainnya mulai dari 0,1 gram, 0,25 gram, 0,5 gram, 1 gram, 2 gram, 3 gram, 4 gram, 5 gram, 10 gram, 25 gram, dan 50 gram.

UBS hanya memiliki sertifikat nasional yang dikeluarkan PT Untung Bersama Sejahtera itu sendiri, sehingga hanya bisa diperdagangkan di dalam negeri.

Untuk emas dengan pecahan paling kecil sampai 4 gram, sertifikatnya berbentuk kertas yang menyerupai bentuk kartu SIM. Sementara untuk pecahan di atas 5 gram, UBS mengeluarkan sertifikat berbentuk kertas hologram yang terpisah dengan emasnya.

UBS tidak memiliki pusat penjualan khusus offline. Emas UBS dapat dibeli di toko emas, melalui pegadaian, maupun platform belanja online resminya, yakni www.ubslifestyle.com.

Perbedaan Emas Antam dan UBS

Pegawai menunjukkan pajangan emas cetakan Antam PT Pegadaian (Persero) di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (22/9/2022). Foto: Basri Marzuki/Antara Foto

Berdasarkan paparan di atas, perbedaan emas Antam dan UBS dapat dilihat dari beberapa hal berikut.

1. Sertifikasi

  • Antam: Memiliki sertifikat LBMA yang diakui secara internasional, sehingga emas Antam lebih mudah dijual di pasar global.

  • UBS: Hanya memiliki sertifikat nasional yang dikeluarkan oleh PT Untung Bersama Sejahtera itu sendiri, sehingga hanya bisa diperdagangkan di dalam negeri.

2. Ukuran

  • Antam: Menyediakan ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.

  • UBS: Menyediakan ukuran lebih bervariasi, mulai dari 0,1 gram hingga 1.000 gram, sehingga lebih fleksibel untuk berbagai kebutuhan.

3. Likuiditas

  • Antam: Cenderung lebih mudah dijual, terutama di luar negeri, karena sertifikasinya yang diakui internasional.

  • UBS: Likuiditasnya tinggi di pasar domestik, terutama di toko-toko emas dan e-commerce.

(NDA)