3 Solusi Gagal Bayar Pinjol Legal dan Ilegal

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
Konten dari Pengguna
24 November 2022 12:04
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi mencari solusi gagal bayar pinjol legal maupun ilegal. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mencari solusi gagal bayar pinjol legal maupun ilegal. Foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
Pinjaman online (pinjol) kerap menjadi pilihan beberapa orang ketika sedang membutuhkan uang secara cepat. Saat ini sudah banyak perusahaan fintech yang memberikan layanan pinjaman online, baik legal maupun ilegal.
ADVERTISEMENT
Mengutip laman OJK, pinjaman online sendiri merupakan layanan jasa keuangan untuk mempertemukan pemberi pinjaman dengan penerima pinjaman dalam rangka melakukan perjanjian berupa pinjam meminjam dalam mata uang rupiah secara langsung melalui sistem elektronik.
Ketika memutuskan untuk mengajukan pinjaman online, tentu kita harus mengetahui segala risikonya. Salah satu risiko yang mungkin saja terjadi adalah gagal melakukan pembayaran pinjaman online.
Selain ketidakmampuan melunasi pinjaman, performa debitur akan menjadi buruk. Hal ini sangat memungkinkan kamu masuk ke dalam daftar hitam dan sulit untuk mengajukan pinjaman lagi di kemudian hari.
Lantas, apa solusi gagal bayar pinjol legal ataupun ilegal? Simak uraian artikel di bawah ini untuk mengetahui solusi mengatasi gagal bayar pinjaman online ilegal maupun legal.
ADVERTISEMENT

Solusi Gagal Bayar Pinjol Ilegal

Ilustrasi sedang mencari solusi gagal bayar pinjol legal maupun ilegal. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sedang mencari solusi gagal bayar pinjol legal maupun ilegal. Foto: Pixabay
Menurut Tongam L. Tobing Ketua Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), berikut beberapa solusi gagal bayar pinjol legal maupun ilegal yang dilansir dari situs resmi Ajaib.

1. Restrukturisasi Pinjaman

Langkah ini bisa dilakukan jika debitur memang mengalami kesulitan pembayaran pokok utang plus bunganya dengan mengajukan keringanan. Pihak penyedia jasa pinjol dapat melakukan restrukturisasi kredit dengan cara:
  • Memperpanjang durasi pelunasan pinjaman
  • Mengurangi tunggakan bunga pinjaman
  • Mengurangi tunggakan pokok utang
  • Menambah fasilitas pinjaman
  • Mengonversi pinjaman menjadi penyertaan modal sementara
Perpanjangan masa kredit dengan restrukturisasi memang menurunkan cicilan per bulan tetapi perlu diingat jika total kewajiban akan semakin besar.

2. Memohon pengurangan bunga

Debitur juga dapat melakukan negosiasi dengan penyedia jasa pinjol untuk mengurangi bunga kredit pinjaman. Bunga kredit pinjaman yang mengecil dapat mengurangi jumlah pinjaman dan bunganya sehingga lebih memungkinkan dan meringankan seorang debitur untuk melunasinya.
ADVERTISEMENT

3. Melapor ke instansi terkait

Jika dalam proses penagihan masyarakat mendapat perbuatan yang tidak menyenangkan, teror dan sudah merugikan masyarakat bisa melaporkan ke polisi agar diambil tindakan hukum.
Tidak dapat dipungkiri, setiap utang yang tidak segera dibayar pasti ada konsekuensinya. Salah satu konsekuensinya ialah terjadi penagihan yang tidak menyenangkan, seperti mendapat teror.
Sejumlah teror yang mungkin saja terjadi mencakup panggilan telepon setiap hari, dan membuat grup WhatsApp yang isinya kerabat, keluarga, teman, dan atasan.
Teror-teror yang lain bisa berupa menyebarkan foto berbau pornografi ke ponsel kamu, intimidasi lewat pesan singkat hingga kalimat caci-maki yang melecehkan.
Kamu bisa mengumpulkan semua bukti, seperti ancaman, pelecehan, intimidasi dan lainnya. Selain lapor polisi, kamu juga bisa melaporkan fintech terkait ke Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), atau ke OJK.
ADVERTISEMENT
(NDA)
Apa pinjaman online itu?
chevron-down
Apa risiko pinjam uang online?
chevron-down
Gagal bayar pinjol apa bisa pinjam lagi?
chevron-down
editor-avatar-0
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020