4 Cara Cek Mutasi Mandiri dengan Praktis dan Aman

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Cara cek mutasi Mandiri bisa dilakukan melalui beberapa metode, yaitu secara online dan offline. Cek mutasi ialah aktivitas untuk mengetahui riwayat transaksi yang dilakukan melalui rekening bank.
Dengan mengecek mutasi kamu akan mengetahui informasi uang masuk ataupun transaksi keluar. Di sana juga tertera tanggal, jam, tujuan transaksi, hingga sisa saldo yang ada di dalam rekening.
Bank Mandiri sendiri sudah menyiapkan berbagai metode yang memudahkan nasabah untuk mengecek mutasi. Lantas, bagaimana cara cek mutasi Mandiri? Simak informasi selengkapnya di bawah yang disadur dari laman resmi Mandiri.
Cara Cek Mutasi Mandiri Melalui Livin’ by Mandiri
Livin' by Mandiri adalah aplikasi mobile banking yang dikeluarkan oleh Bank Mandiri. Agar bisa mengecek mutasi melalui aplikasi ini kamu harus mendaftar terlebih dulu. Langsung saja, berikut cara cek mutasi Mandiri lewat aplikasi mobile banking.
Buka aplikasi Livin by Mandiri.
Lakukan login dengan memasukkan user ID dan PIN Livin’ by Mandiri.
Pada tampilan utama aplikasi klik menu 'Rekening'. Kemudian kamu akan melihat informasi berupa nama pemilik rekening dan sisa saldo.
Klik nama akun tersebut untuk melihat mutasi rekening. Kamu bisa mengubah tanggal sesuai waktu transaksi yang ingin dilihat.
Selesai, cek informasi mutasi rekening Mandiri melalui Livin' by Mandiri berhasil dilakukan.
Cara Cek Mutasi Mandiri Melalui Internet Banking
Cara kedua untuk cek mutasi Mandiri, yaitu lewat layanan internet banking. Kamu dapat mengaksesnya lewat peramban di HP, laptop, ataupun komputer. Mari ikuti tutorial di bawah untuk mengetahui cara cek mutasi rekening Mandiri.
Buka peramban dan masuk ke laman Mandiri Online melalui tautan https://ibank.bankmandiri.co.id/
Selanjutnya masukkan user ID dan PIN Internet Banking milikmu.
Setelah berhasil melakukan login, klik opsi ‘Informasi Rekening’.
Tekan menu ‘Mutasi Rekening’, lalu masukkan jangka waktu atau jumlah transaksi terakhir yang ingin kamu ketahui.
Selesai, cek mutasi Mandiri berhasil.
Cara Cek Mutasi Mandiri Lewat ATM
Jika belum mengaktivasi layanan mobile banking dan internet banking Mandiri, kamu juga bisa mengecek mutasi melalui ATM. Namun cara ini hanya bisa menampilkan lima transaksi terakhir yang dilakukan.
Bagi yang penasaran dengan cara cek mutasi Mandiri lewat mesin ATM, simak langkahnya di bawah ini.
Kunjungi ATM Mandiri terdekat.
Masukkan kartu ATM ke mesin, lalu masukkan PIN.
Klik menu ‘Transaksi Lainnya’, dan tekan ‘Info Rekening’.
Kemudian tekan opsi ‘Mutasi Rekening’.
Secara otomatis layar mesin ATM akan menampilkan lima transaksi terakhir yang kamu lakukan.
Selesai, cek mutasi Mandiri di mesin ATM berhasil dilakukan.
Cara Cek Mutasi Mandiri Melalui Teller
Cara cek mutasi Mandiri juga bisa dilakukan melalui teller di kantor cabang Mandiri. Sebelum datang ke kantor cabang pastikan kamu sudah menyiapkan buku tabungan untuk mencetak mutasi. Untuk cara cek mutasi Mandiri di teller ialah seperti berikut:
Datang ke kantor cabang Mandiri terdekat.
Setelah tiba di sana, ambil nomor antrean.
Begitu nomor antreanmu tiba, katakan ke petugas bahwa kamu ingin mengecek mutasi rekening.
Lalu serahkan buku tabungan ke petugas.
Tunggu proses mencetak mutasi di buku tabungan sampai selesai.
Demikain informasi mengenai cara cek mutasi Mandiri lewat berbagai metode. Semoga bermanfaat.
(ZHR)
Frequently Asked Question Section
Apa itu cek mutasi?

Apa itu cek mutasi?
Cek mutasi ialah aktivitas untuk mengetahui riwayat transaksi yang dilakukan melalui rekening bank.
Cek mutasi untuk apa?

Cek mutasi untuk apa?
Dengan mengecek mutasi kamu akan mengetahui informasi uang masuk ataupun transaksi keluar. Di sana juga tertera tanggal, jam, tujuan transaksi hingga sisa saldo yang ada di dalam rekening.
Apakah bisa cek mutasi Mandiri di ATM?

Apakah bisa cek mutasi Mandiri di ATM?
Bisa, tetapi metode ini hanya bisa menampilkan lima transaksi terakhir yang dilakukan.
