Konten dari Pengguna

40 Contoh Soal TPD PCPM BI, Kunci Jawaban, dan Kisi-kisinya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 14 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membahas contoh soal TPD PCPM BI. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membahas contoh soal TPD PCPM BI. Foto: Pexels

Mempelajari berbagai contoh soal TPD PCPM BI dapat menjadi bekal pengetahuan yang diperlukan oleh para pelamar kerja. Hal ini penting mengingat tes potensi dasar (TPD) merupakan salah satu tahapan seleksi yang menentukan kelulusan ke sesi berikutnya.

Adapun seleksi potensi dasar Penerimaan Pendidikan Calon Pegawai Asisten Manajer Bank Indonesia (PCPM BI) Angkatan 41 akan diselenggarakan secara daring (online). Tes ini dijadwalkan terlaksana selama dua hari, yaitu pada Sabtu dan Minggu, 5-6 September 2026.

Kisi-Kisi Soal TPD PCPM BI

Ilustrasi memahami kisi-kisi soal TPD PCPM BI. Foto: Pexels

Disarikan dari berbagai macam sumber, tahapan seleksi potensi dasar PCPM Bank Indonesia Angkatan 41 mencakup empat subtes utama. Rincian selengkapnya adalah sebagai berikut:

1. Materi Verbal

Materi verbal dilaksanakan untuk mengevaluasi kecakapan kebahasaan melalui cakupan soal analogi, silogisme, antonim, sinonim, dan analitik. Soal tipe ini dihadirkan guna mengukur kecermatan bernalar secara tekstual dan penguasaan kosakata.

2. Materi Numerik

Kategori materi numerik mengutamakan kecerdasan berhitung via deret angka, aritmetika dasar, dan soal cerita. Bidang ini menguji tingkat efisiensi dan ketelitian calon asisten manajer BI ketika memproses informasi berbasis kuantitatif.

3. Materi Figural

Ujian materi figural mengukur daya nalar visual peserta terkait analogi gambar, ketidaksamaan, diagram, hingga serial.

Komponen subtes tersebut diformulasikan demi mengevaluasi ketelitian dalam mengamati perubahan bentuk spasial dan keteraturan pola.

4. Problem Based Test (PBT)

Subtes PBT menyuguhkan bahasan yang berakar pada bedah studi kasus tentang isu ekonomi ataupun sosial.

Setiap peserta dituntut menetapkan respons atau pemecahan yang paling aplikatif dan rasional atas permasalahan yang disajikan.

Contoh Soal TPD PCPM BI dan Kunci Jawabannya

Untuk materi pembelajaran secara mandiri, berikut beberapa contoh soal TPD PCPM BI dan kunci jawabannya:

1. Materi Verbal

1. Kelindan =

a. Keraguan

b. Keterkaitan

c. Perpisahan

d. Kebetulan

e. Keselarasan

Kunci jawaban: b.

2. Eklips <><

a. Umbra

b. Penumbra

c. Cahaya

d. Gerhana

e. Satelit

Kunci jawaban: c.

3. Sutradara : Film = Apoteker : ...

a. Obat

b. Pasien

c. Dokter

d. Resep

e. Apotek

Kunci jawaban: a.

4. Semua calon asisten manajer BI harus lulus tes kemampuan analitik. Sebagian calon asisten manajer BI memiliki latar belakang pendidikan ekonomi.

a. Semua calon asisten manajer BI yang lulus tes kemampuan analitik memiliki latar belakang pendidikan ekonomi.

b. Sebagian calon asisten manajer BI yang memiliki latar belakang pendidikan ekonomi harus lulus tes kemampuan analitik.

c. Semua calon asisten manajer BI yang tidak memiliki latar belakang pendidikan ekonomi tidak lulus tes kemampuan analitik.

d. Sebagian calon asisten manajer BI tidak perlu lulus tes kemampuan analitik.

e. Semua lulusan pendidikan ekonomi adalah calon asisten manajer BI.

Kunci jawaban: b.

5. Lima dokumen (A, B, C, D, E) harus diperiksa secara berurutan. Dokumen B diperiksa sebelum A. Dokumen C diperiksa tepat setelah D. Dokumen A diperiksa setelah E. Jika Dokumen E diperiksa pada urutan pertama, maka dokumen manakah yang berada pada urutan terakhir?

a. Dokumen A

b. Dokumen B

c. Dokumen C

d. Dokumen D

e. Dokumen E

Kunci jawaban: c.

6. Resik =

a. Kotor

b. Bebas

c. Bersih

d. Indah

e. Rapi

Kunci jawaban: c.

7. Anomali <><

a. Kelainan

b. Kejanggalan

c. Kesamaan

d. Keteraturan

e. Pengecualian

Kunci jawaban: d.

8. Uang : Inflasi = Harga : ...

a. Pasar

b. Kenaikan

c. Deflasi

d. Nilai

e. Esensial

Kunci jawaban: c.

9. Tidak ada pegawai bank yang bersikap tidak profesional. Semua peserta pelatihan PCPM BI adalah pegawai bank.

a. Semua peserta pelatihan PCPM BI bersikap profesional.

b. Sebagian peserta pelatihan PCPM BI bersikap tidak profesional.

c. Ada pegawai bank yang tidak menjadi peserta pelatihan PCPM BI.

d. Semua orang yang profesional adalah peserta pelatihan PCPM BI.

e. Sebagian pegawai bank bersikap tidak profesional.

Kunci jawaban: a.

10. Empat analisis risiko (W, X, Y, Z) akan dipresentasikan dalam satu sesi rapat. Analisis X dipresentasikan sebelum Y. Analisis W dipresentasikan setelah Z. Jika analisis Z dipresentasikan sebelum X, maka analisis manakah yang dipresentasikan paling awal?

a. Analisis W

b. Analisis X

c. Analisis Y

d. Analisis Z

e. Analisis X dan Z bersamaan

Kunci jawaban: d.

2. Materi Numerik

1. Jika sebuah proyek digitalisasi sistem pembayaran BI dikerjakan oleh 12 orang dan selesai dalam waktu 30 hari, maka berapa hari yang dibutuhkan jika proyek tersebut dikerjakan oleh 18 orang dengan kecepatan kerja yang sama?

a. 15 hari

b. 18 hari

c. 20 hari

d. 22 hari

e. 25 hari

Kunci jawaban: c.

2. Seorang calon asisten manajer BI menganalisis data inflasi bulanan. Hasil perhitungannya menunjukkan deret angka berikut: 3, 6, 11, 18, 27, X. Berapakah nilai X?

a. 34

b. 36

c. 38

d. 40

e. 42

Kunci jawaban: c.

3. Bank Indonesia melakukan transaksi penukaran valuta asing sebesar 5.000 Dolar AS dengan kurs jual 1 Dolar AS = Rp15.500 dan kurs beli 1 Dolar AS = Rp15.300. Berapa rupiah yang harus dikeluarkan oleh nasabah untuk membeli Dolar AS tersebut?

a. Rp76.500.000

b. Rp77.000.000

c. Rp77.500.000

d. Rp78.000.000

e. Rp78.500.000

Kunci jawaban: c.

4. Perhatikan deret angka berikut: 4, 8, 16, 32, 64, X. Berapakah nilai X selanjutnya?

a. 96

b. 112

c. 128

d. 144

e. 256

Kunci jawaban: c.

5. Suatu modal investasi modal sebesar Rp200.000.000 mendapatkan bunga tunggal sebesar 6% per tahun. Berapakah total tabungan tersebut setelah 2,5 tahun?

a. Rp212.000.000

b. Rp225.000.000

c. Rp230.000.000

d. Rp235.000.000

e. Rp240.000.000

Kunci jawaban: c.

6. Perhatikan pola barisan angka berikut: 100, 95, 85, 70, 50, X. Berapakah nilai X untuk melengkapi barisan tersebut?

a. 20

b. 25

c. 30

d. 35

e. 40

Kunci jawaban: b.

7. Rata-rata nilai tes potensi numerik dari 4 orang staf BI adalah 80. Jika masuk 1 orang staf baru, mak nilai rata-ratanya menjadi 82. Berapakah nilai tes dari staf baru tersebut?

a. 85

b. 88

c. 90

d. 92

e. 95

Kunci jawaban: d.

8. Sebuah bank penyedia layanan transaksi mencatat pertumbuhan jumlah akun pengguna harian dengan pola deret berikut: 2, 5, 10, 17, 26, 37, X. Berapakah nilai X?

a. 48

b. 49

c. 50

d. 51

e. 52

Kunci jawaban: c.

9. Dalam suatu survei terhadap 120 UMKM binaan BI, sebanyak 60% sudah mengadopsi sistem pembayaran QRIS dan 25% dari yang sudah mengadopsi QRIS tersebut memiliki omzet di atas Rp50 juta per bulan. Berapa jumlah UMKM binaan yang sudah mengadopsi QRIS dan memiliki omzet di atas Rp50 juta per bulan?

a. 15

b. 18

c. 20

d. 24

e. 30

Kunci jawaban: b.

10. Jika 2/5 dari total dana cadangan digunakan untuk intervensi pasar dan sisa dana tersebut adalah Rp600 miliar, maka berapakah total dana cadangan awal sebelum digunakan?

a. Rp800 miliar

b. Rp900 miliar

c. Rp1.000 miliar

d. Rp1.200 miliar

e. Rp1.500 miliar

Kunci jawaban: c.

3. Materi Figural

1. Diberikan empat buah kotak. Kotak pertama berisi lingkaran hitam di pojok kiri atas. Kotak kedua berisi lingkaran hitam di pojok kanan atas. Kotak ketiga berisi lingkaran hitam di pojok kanan bawah. Pola manakah yang melanjutkan seri gambar tersebut untuk kotak keempat?

a. Lingkaran hitam di tengah kotak

b. Lingkaran hitam di pojok kiri bawah

c. Lingkaran hitam di pojok kiri atas

d. Lingkaran putih di pojok kanan bawah

e. Dua lingkaran hitam di pojok atas

Kunci jawaban: b.

2. Gambar A berupa sebuah segitiga yang menunjuk ke arah atas. Gambar B berupa sebuah segitiga yang menunjuk ke arah bawah. Gambar C berupa sebuah panah yang menunjuk ke arah kanan. Gambar manakah yang memiliki hubungan analogi serupa dengan Gambar C untuk Gambar D?

a. Panah menunjuk ke arah kiri

b. Panah menunjuk ke arah atas

c. Panah menunjuk ke arah bawah

d. Segitiga menunjuk ke arah kiri

e. Lingkaran dengan garis tengah

Kunci jawaban: a.

3. Dari kelima pilihan gambar berikut, manakah gambar yang tidak termasuk dalam kelompoknya atau memiliki sifat ketidaksamaan?

a. Persegi panjang dengan dua garis diagonal

b. Segitiga dengan tiga garis tinggi

c. Lingkaran dengan dua garis diameter saling tegak lurus

d. Jajar genjang tanpa garis di dalamnya

e. Segi lima dengan lima garis dari titik pusat ke sudut

Kunci jawaban: d.

4. Diberikan urutan diagram perubahan bentuk. Gambar 1 adalah persegi kosong. Gambar 2 adalah persegi dengan satu garis diagonal. Gambar 3 adalah persegi dengan dua garis diagonal berpotongan. Manakah bentuk lanjutan yang paling tepat untuk Gambar 4?

a. Persegi kosong kembali

b. Persegi dengan dua garis diagonal dan satu lingkaran di titik potong tengah

c. Persegi dengan satu garis horizontal

d. Lingkaran di dalam persegi tanpa garis

e. Dua persegi kecil saling bertumpuk

Kunci jawaban: b.

5. Analogi Gambar: Sebuah bintang segi lima penuh berwarna hitam berubah menjadi bintang segi lima kosong berwarna putih dengan titik hitam di tengahnya. Jika terdapat sebuah segi enam penuh berwarna hitam, maka bentuk manakah yang menjadi pasangannya?

a. Segi enam penuh berwarna putih

b. Segi enam kosong berwarna putih dengan titik hitam di tengahnya

c. Segi lima kosong dengan titik putih di tengahnya

d. Lingkaran hitam di dalam segi enam

e. Segi enam hitam dengan garis silang

Kunci jawaban: b.

6. Perhatikan pola serial perubahan posisi objek. Kotak 1 memiliki satu jarum menunjuk ke angka 12 jam dinding. Kotak 2 jarum menunjuk ke angka 3. Kotak 3 jarum menunjuk ke angka 6. Ke arah manakah jarum pada Kotak 4 harus menunjuk?

a. Angka 12

b. Angka 3

c. Angka 7

d. Angka 9

e. Angka 10

Kunci jawaban: d.

7. Tentukan satu gambar yang berbeda atau mengalami ketidaksamaan pola dari empat gambar lainnya di bawah ini.

a. Huruf F yang diputar 90 derajat searah jarum jam

b. Huruf F yang diputar 180 derajat

c. Huruf F yang diputar 270 derajat

d. Huruf F yang dicermin vertikal lalu diputar 90 derajat

e. Huruf F asli tanpa perputaran

Kunci jawaban: d.

8. Sebuah diagram Venn terdiri dari dua lingkaran A dan B yang saling berpotongan. Arsir diletakkan pada bagian perpotongan tengah. Jika diagram tersebut diubah mengacu pada logika gabungan total tanpa perpotongan, maka bagian manakah yang harus diarsir?

a. Hanya lingkaran A

b. Hanya lingkaran B

c. Seluruh area lingkaran A dan lingkaran B

d. Area di luar kedua lingkaran

e. Tidak ada area yang diarsir

Kunci jawaban: c.

9. Serial Gambar: Kotak pertama berisi 1 garis lurus. Kotak kedua berisi 3 garis lurus membentuk segitiga. Kotak ketiga berisi 4 garis lurus membentuk persegi. Bentuk apakah yang seharusnya mengisi kotak keempat sesuai urutan jumlah garis?

a. Segi lima berbintik

b. Bangun datar dengan 5 garis lurus membentuk segi lima

c. Lingkaran penuh

d. Tiga garis sejajar

e. Segi delapan

Kunci jawaban: b.

10. Analogi Pola Spasial: Bentuk berupa kubus tiga dimensi dipotong secara horizontal menghasilkan penampang berbentuk persegi. Jika sebuah kerucut tiga dimensi dipotong secara horizontal sejajar alasnya, maka bentuk dua dimensi manakah yang dihasilkan?

a. Segitiga

b. Persegi panjang

c. Lingkaran

d. Elips tegak

e. Trapesium

Kunci jawaban: c.

4. PBT

1. Sebuah wilayah mengalami peningkatan laju inflasi yang dipicu oleh lonjakan harga bahan pangan akibat gangguan rantai pasok lokal. Langkah kebijakan yang paling tepat dan cepat dilakukan oleh Bank Indonesia di daerah tersebut adalah:

a. Menaikkan suku bunga acuan secara mendadak untuk menahan daya beli masyarakat.

b. Memperkuat koordinasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk operasi pasar dan kelancaran distribusi.

c. Mencetak uang baru untuk dibagikan kepada masyarakat yang terdampak kenaikan harga.

d. Membuka persaingan impor bahan pangan tanpa berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

e. Membiarkan harga bergerak sesuai mekanisme pasar tanpa intervensi.

Kunci jawaban: b.

2. Fenomena pergeseran transaksi dari uang tunai ke pembayaran digital meningkat pesat di masyarakat, tetapi masih ada kelompok warga di daerah terdepan yang belum terjangkau akses internet. Respons yang paling aplikatif dari otoritas moneter adalah:

a. Mewajibkan seluruh pedagang menutup opsi pembayaran tunai demi mempercepat digitalisasi.

b. Menarik seluruh uang kartal yang beredar di daerah tersebut agar warga terbiasa dengan pembayaran digital.

c. Mengakselerasi penyediaan infrastruktur pembayaran digital paralel dengan penyediaan sarana literasi dan pemeliharaan kas keliling.

d. Membatasi penggunaan dompet digital hanya untuk transaksi di kota-kota besar.

e. Menghentikan program pembentukan ekosistem pembayaran digital nasional.

Kunci jawaban: c.

3. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, nilai tukar mata uang domestik mengalami tekanan depreasiasi yang cukup tajam. Tindakan stabilisasi yang paling rasional untuk diambil adalah:

a. Mengagendakan intervensi ganda di pasar uang dan pasar obligasi guna menjaga stabilitas nilai tukar.

b. Melarang masyarakat membeli mata uang asing untuk kebutuhan kegiatan usaha ekspor impor.

c. Membiarkan nilai mata uang melemah tanpa batas untuk menggenjot volume ekspor.

d. Menutup pasar valuta asing domestik sementara waktu sampai kondisi global membaik.

e. Memangkas suku bunga acuan hingga ke tingkat paling rendah.

Kunci jawaban: a.

4. Sebuah bank umum skala menengah mengalami masalah likuiditas jangka pendek karena isu hoaks yang menyebar di media sosial sehingga memicu penarikan dana massal oleh nasabah. Tindakan paling tepat dalam skenario ini adalah:

a. Membiarkan bank tersebut bangkrut untuk memberikan efek jera pada manajemen bank.

b. Menyediakan Fasilitas Likuiditas Jangka Pendek (FLJP) dengan agunan berkualitas tinggi sesuai syarat yang berlaku.

c. Menyarankan seluruh nasabah untuk memindahkan dananya ke bank pemerintah.

d. Mengeluarkan larangan penggunaan media sosial bagi nasabah sektor perbankan.

e. Menutup seluruh operasional bank umum tersebut secara mendadak.

Kunci jawaban: b.

5. Perkembangan teknologi finansial (fintech) ilegal semakin marak dan merugikan masyarakat kecil karena jeratan bunga tinggi dan cara penagihan yang tidak etis. Strategi paling efektif yang harus ditempuh adalah:

a. Melarang seluruh bentuk inovasi keuangan digital di Indonesia.

b. Meningkatkan literasi keuangan masyarakat dan memperkuat sinergi penegakan hukum dalam Satgas Pasti.

c. Menanggung seluruh kerugian finansial yang dialami oleh korban fintech ilegal.

d. Membiarkan mekanisme pasar yang menyeleksi keberadaan fintech tersebut.

e. Menghapus batasan bunga pada lembaga keuangan formal agar bisa bersaing dengan fintech ilegal.

Kunci jawaban: b.

6. Pertumbuhan ekonomi nasional melambat akibat penurunan konsumsi rumah tangga dan lesunya investasi swasta. Langkah kombinasi kebijakan ekspansif yang dapat diambil adalah:

a. Menaikkan Giro Wajib Minimal (GWM) dan menaikkan suku bunga acuan.

b. Menurunkan suku bunga acuan dan mempermudah kebijakan makroprudensial untuk mendorong penyaluran kredit.

c. Mengurangi kuota kredit UMKM dan menaikkan tarif pajak sektor usaha.

d. Membatasi jumlah uang yang beredar di masyarakat dan menghentikan pembagian bantuan sosial.

e. Menutup akses pinjaman perbankan untuk sektor usaha mikro.

Kunci jawaban: b.

7. Kesenjangan inklusi keuangan masih terjadi antara kawasan perkotaan dan perdesaan yang minim akses perbankan. Solusi yang paling inklusif dan efisien untuk mengatasi masalah ini adalah:

a. Mewajibkan setiap desa membangun kantor cabang bank skala penuh.

b. Memaksimalkan jaringan Agen Layanan Keuangan Digital (LKD) dan pemanfaatan QRIS bagi pelaku usaha lokal.

c. Memindahkan seluruh penduduk perdesaan ke wilayah perkotaan terdekat.

d. Memberikan modal usaha tunai tanpa pengawasan atau pembinaan berkala.

e. Membatasi transaksi keuangan warga perdesaan hanya pada koperasi simpan pinjam lokal.

Kunci jawaban: b.

8. Terjadi ketidakseimbangan struktural di mana sektor UMKM sulit mendapatkan akses pembiayaan dari perbankan karena masalah jaminan formal. Pendekatan rasional yang perlu diambil oleh Bank Indonesia adalah:

a. Mewajibkan perbankan menyalurkan modal tanpa jaminan dan tanpa analisis risiko.

b. Mendorong penggunaan skema penilaian kredit alternatif dan penyempurnaan kebijakan rasio pembiayaan inklusif.

c. Mengambil alih peran bank umum dalam memberikan pinjaman langsung kepada pelaku UMKM.

d. Menghapus seluruh target penyaluran kredit UMKM dari indikator penilaian kinerja perbankan.

e. Meminta pelaku UMKM untuk mengubah bidang usahanya menjadi industri skala besar.

Kunci jawaban: b.

9. Isu kejahatan siber seperti pencurian data pribadi dan peretasan akun perbankan digital makin meningkat seiring melonjaknya volume transaksi elektronik. Tindakan preventif yang harus diprioritaskan adalah:

a. Melarang penggunaan aplikasi perbankan berbasis telepon pintar.

b. Menguatkan standar perlindungan data, keandalan sistem siber perbankan, dan edukasi keamanan transaksi publik.

c. Menutup seluruh sistem transaksi pembayaran pada malam hari untuk meminimalkan risiko.

d. Meminta masyarakat kembali menggunakan uang tunai untuk seluruh jenis transaksi harian.

e. Mengalihkan seluruh beban ganti rugi serangan siber kepada nasabah.

Kunci jawaban: b.

10. Transisi menuju ekonomi hijau menuntut sektor perbankan untuk mengalihkan pembiayaan ke sektor yang ramah lingkungan, tetapi banyak bank masih enggan karena risiko yang dianggap tinggi. Langkah terbaik untuk mendorong transisi tersebut adalah:

a. Mengeluarkan instrumen insentif makroprudensial hijau dan menyusun taksonomi keuangan berkelanjutan.

b. Menutup langsung operasional bank yang masih memberikan kredit ke sektor fosil.

c. Melarang pengusaha sektor energi untuk mengajukan pinjaman ke perbankan domestik.

d. Mengabaikan aspek lingkungan dan fokus penuh pada peningkatan kuantitas kredit semata.

e. Memberikan dana hibah secara penuh dari cadangan devisa untuk pembiayaan proyek hijau.

Kunci jawaban: a.

Contoh soal TPD PCPM BI yang disajikan di atas hanyalah latihan sederhana untuk simulasi belajar dalam memahami format dan pola pemikiran masalah yang diuji. Naskah soal resminya tidak dipublikasikan BI kepada publik.

Baca Juga: 7 Tahapan Rekrutmen PCPM BI 2026, Seleksi Potensi Dasar hingga Psikologi

(MDP)