40 Soal Tes Potensi Dasar PCPM BI dan Kisi-kisinya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 13 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Membekali diri dengan mempelajari contoh soal tes potensi dasar PCPM BI merupakan langkah cerdas yang dapat dilakukan peserta.
Pasalnya, kelulusan pada tahap ini menjadi penentu utama untuk melaju ke sesi selanjutnya, yaitu seleksi pengetahuan teknis.
Seleksi potensi dasar Penerimaan Pendidikan Calon Pegawai Asisten Manajer Bank Indonesia (PCPM BI) Angkatan 41 akan dilaksanakan pada minggu pertama September 2026, tepatnya pada 5-6 September 2026.
Ujian ini digelar secara daring (online) dengan perangkat laptop atau komputer masing-masing peserta.
Kisi-Kisi Soal Tes Potensi Dasar PCPM BI
Dirangkum dari berbagai sumber, seleksi potensi dasar PCPM BI terdiri dari empat subtes utama. Berikut rinciannya:
1. Materi Verbal
Subtes verbal menguji kemampuan bahasa peserta melalui materi sinonim, antonim, analogi, silogisme, hingga analitik. Jenis soal ini bertujuan menilai pemahaman kata dan ketepatan penalaran berbasis teks.
2. Materi Numerik
Bagian numerik berfokus pada kemampuan hitungan melalui soal aritmetika dasar, deret angka, dan soal cerita. Materi ini mengukur ketepatan dan efisiensi calon asisten manajer BI dalam mengolah data kuantitatif.
3. Materi Figural
Tes figural menguji penalaran visual peserta mengenai ketidaksamaan, serial, analogi gambar, hingga diagram. Subtes ini dirancang untuk menilai kecermatan dalam menganalisis pola dan transformasi bentuk spasial.
4. Problem Based Test (PBT)
Subtes PBT menyajikan materi berbasis analisis studi kasus mengenai topik sosial atau ekonomi. Peserta diminta untuk memilih solusi atau jawaban yang paling logis dan aplikatif terhadap masalah yang diberikan.
Contoh Soal Tes Potensi Dasar PCPM BI
Sebagai bahan pembelajaran, berikut beberapa contoh soal tes potensi dasar PCPM BI dan kunci jawabannya:
1. Materi Verbal
1. Epigon (Sinonim)
a. Pelopor
b. Peniru
c. Peminat
d. Pengamat
e. Pembela
Kunci jawaban: b.
2. Canggih (Antonim)
a. Modern
b. Sederhana
c. Rumit
d. Canggih
e. Mutakhir
Kunci jawaban: b.
3. Uang : Inflasi = Harga : ... (Analogi)
a. Pasar
b. Kenaikan
c. Deflasi
d. Nilai
e. Komoditas
Kunci jawaban: c.
4. Bunga : Mekar = Tunas : ... (Analogi)
a. Tumbuh
b. Daun
c. Pohon
d. Hijau
e. Buah
Kunci jawaban: a.
5. Semua manajer di Bank Indonesia memiliki integritas tinggi. Sebagian karyawan di divisi operasional adalah manajer. (Silogisme)
a. Semua karyawan di divisi operasional memiliki integritas tinggi.
b. Sebagian karyawan di divisi operasional memiliki integritas tinggi.
c. Semua yang memiliki integritas tinggi adalah manajer.
d. Sebagian karyawan di divisi operasional tidak memiliki integritas tinggi.
e. Tidak ada karyawan di divisi operasional yang memiliki integritas tinggi.
Kunci jawaban: b.
6. Setiap analisis ekonomi memerlukan data yang akurat. Sebagian laporan keuangan tidak menggunakan data yang akurat. (Silogisme)
a. Semua laporan keuangan adalah analisis ekonomi.
b. Sebagian laporan keuangan bukan merupakan analisis ekonomi.
c. Setiap analisis ekonomi pasti berupa laporan keuangan.
d. Semua laporan keuangan tidak memerlukan data yang akurat.
e. Tidak ada analisis ekonomi yang memerlukan data akurat.
Kunci jawaban: b.
7. Kosong (Antonim)
a. Hampa
b. Nihil
c. Penuh
d. Longgar
e. Lowong
Kunci jawaban: c.
8. Lima analisis ekonomi (A, B, C, D, E) diselesaikan bertahap. Analisis A diselesaikan sebelum B. Analisis C diselesaikan setelah D tetapi sebelum A. Analisis E diselesaikan paling akhir. Urutan penyelesaian analisis dari yang pertama adalah... (Analitik)
a. D, C, A, B, E
b. C, D, A, B, E
c. A, B, C, D, E
d. D, A, C, B, E
e. A, C, D, B, E
Kunci jawaban: a.
9. Lima staf (P, Q, R, S, T) duduk sejajar. R duduk di antara P dan Q. S berada di ujung kanan. T berada di sebelah kiri P. Siapakah yang duduk di posisi paling kiri? (Analitik)
a. P
b. Q
c. R
d. S
e. T
Kunci jawaban: e.
10. Insinuasi (Sinonim)
a. Sindiran
b. Pujian
c. Arahan
d. Keputusan
e. Pengesahan
Kunci jawaban: a.
2. Materi Numerik
1. Hasil dari 15 + 25 x 4 - 50 : 2 adalah...
a. 85
b. 90
c. 95
d. 100
e. 105
Kunci jawaban: b.
2. Berapakah nilai dari 35% dari 240?
a. 72
b. 78
c. 84
d. 90
e. 96
Kunci jawaban: c.
3. Jika 2/5 dari suatu angka adalah 48, maka angka tersebut adalah...
a. 100
b. 110
c. 120
d. 130
e. 140
Kunci jawaban: c.
4. Tentukan angka selanjutnya dari deret berikut: 3, 6, 12, 24, 48, ...
a. 60
b. 72
c. 84
d. 96
e. 108
Kunci jawaban: d.
5. Angka yang tepat untuk melengkapi deret 2, 5, 10, 17, 26, ... adalah...
a. 35
b. 37
c. 39
d. 41
e. 43
Kunci jawaban: b.
6. Perhatikan pola deret berikut: 100, 95, 85, 70, 50, ... Berapakah angka berikutnya?
a. 20
b. 25
c. 30
d. 35
e. 40
Kunci jawaban: b.
7. Sebuah toko memberikan diskon 20% untuk semua produk. Jika harga awal sepasang sepatu adalah Rp500.000, berapa harga setelah diskon?
a. Rp350.000
b. Rp380.000
c. Rp400.000
d. Rp420.000
e. Rp450.000
Kunci jawaban: c.
8. Budi menempuh jarak 180 km menggunakan mobil dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam. Berapa waktu yang dibutuhkan Budi untuk sampai di tujuan?
a. 2 jam
b. 2,5 jam
c. 3 jam
d. 3,5 jam
e. 4 jam
Kunci jawaban: c.
9. Sebuah pekerjaan dapat diselesaikan oleh 6 orang dalam waktu 12 hari. Jika pekerjaan tersebut ingin diselesaikan dalam waktu 8 hari, berapa jumlah pekerja yang dibutuhkan?
a. 8 orang
b. 9 orang
c. 10 orang
d. 11 orang
e. 12 orang
Kunci jawaban: b.
10. Rata-rata nilai tes dari 4 orang siswa adalah 80. Jika nilai siswa kelima dimasukkan, rata-ratanya menjadi 82. Berapakah nilai siswa kelima tersebut?
a. 88
b. 90
c. 92
d. 94
e. 96
Kunci jawaban: b.
3. Materi Figural
1. Di antara lima pilihan gambar berikut, manakah gambar yang paling tidak sejenis atau tidak mengikuti aturan yang sama dengan gambar lainnya?
a. Gambar berupa lingkaran dengan garis bagi horizontal dan titik di kuadran atas.
b. Gambar berupa persegi dengan garis bagi horizontal dan titik di kuadran atas.
c. Gambar berupa segitiga dengan garis bagi horizontal dan titik di kuadran bawah.
d. Gambar berupa segi lima dengan garis bagi horizontal dan titik di kuadran atas.
e. Gambar berupa segi enam dengan garis bagi horizontal dan titik di kuadran atas.
Kunci jawaban: c.
2. Manakah di antara pilihan berikut yang merupakan gambar selanjutnya dari deret visual yang mengalami rotasi 45 derajat searah jarum jam pada setiap langkahnya?
a. Panah menunjuk ke arah utara.
b. Panah menunjuk ke arah timur laut.
c. Panah menunjuk ke arah timur.
d. Panah menunjuk ke arah tenggara.
e. Panah menunjuk ke arah selatan.
Kunci jawaban: d.
3. Jika Bentuk A berubah menjadi Bentuk B dengan cara menambah satu garis diagonal di tengah, manakah bentuk yang menjadi pasangan dari Bentuk C dengan aturan perubahan serupa?
a. Lingkaran polos tanpa garis sama sekali.
b. Lingkaran yang terbelah dua oleh garis vertikal.
c. Lingkaran yang terbelah dua oleh garis horizontal.
d. Lingkaran yang memiliki garis diagonal di bagian dalam.
e. Lingkaran yang memiliki dua garis silang di tengah.
Kunci jawaban: d.
4. Sebuah diagram Venn menunjukkan kelompok A dan kelompok B saling beririsan, sementara kelompok C berada sepenuhnya di dalam kelompok A tanpa menyentuh kelompok B. Manakah opsi yang paling tepat menggambarkan wilayah irisannya?
a. Daerah irisan A dan B mencakup seluruh wilayah C.
b. Kelompok C tidak memiliki irisan dengan kelompok B.
c. Kelompok C berada di luar wilayah kelompok A.
d. Kelompok B memuat seluruh elemen kelompok C.
e. Daerah irisan A dan B berisi gabungan seluruh kelompok C.
Kunci jawaban: b.
5. Manakah simbol yang tidak cocok dalam kelompoknya karena memiliki jumlah sudut yang berbeda dari keempat simbol lainnya?
a. Simbol berupa bangun segi lima teratur.
b. Simbol berupa Bintang bersudut lima.
c. Simbol berupa panah bersudut lima.
d. Simbol berupa jajargenjang bersudut empat.
e. Simbol berupa bentuk rumah bersudut lima.
Kunci jawaban: d.
6. Perhatikan deret gambar berikut: kotak hitam bertambah satu unit di setiap tahap dari kiri ke kanan. Manakah gambar yang melanjutkan urutan kelima pada deret tersebut?
a. Persegi panjang dengan dua kotak hitam.
b. Persegi panjang dengan tiga kotak hitam.
c. Persegi panjang dengan empat kotak hitam.
d. Persegi panjang dengan lima kotak hitam.
e. Persegi panjang dengan enam kotak hitam.
Kunci jawaban: d.
7. Gambar pertama berupa segitiga di dalam lingkaran. Gambar kedua berupa lingkaran di dalam segitiga. Jika gambar ketiga berupa persegi di dalam segi lima, manakah gambar keempat yang merupakan analogi tepatnya?
a. Segi lima di dalam lingkaran.
b. Segi lima di dalam segitiga.
c. Segi lima di dalam persegi.
d. Persegi di dalam segitiga.
e. Segi enam di dalam persegi.
Kunci jawaban: c.
8. Diagram alur menampilkan input berupa lingkaran putih yang melalui proses X sehingga warnanya berubah menjadi hitam. Jika input berupa segitiga putih melewati proses X yang sama, bagaimanakah bentuk output yang dihasilkan?
a. Segitiga berwarna putih dengan ukuran lebih kecil.
b. Segitiga berwarna hitam dengan ukuran yang sama.
c. Lingkaran berwarna hitam dengan ukuran lebih besar.
d. Persegi berwarna hitam dengan garis tepi tebal.
e. Segitiga berwarna abu-abu dengan garis putus-putus.
Kunci jawaban: b.
9. Manakah di antara kelima gambar berikut yang memiliki pola simetri lipat berbeda dibandingkan pilihan lainnya?
a. Huruf kapital A.
b. Huruf kapital M.
c. Huruf kapital T.
d. Huruf kapital F.
e. Huruf kapital Y.
Kunci jawaban: d.
10. Deret gambar menampilkan pola elemen garis yang berkurang satu per satu secara konsisten. Jika gambar ketiga memiliki empat garis, manakah gambar keempat dalam serial tersebut?
a. Gambar yang memiliki lima garis tegak lurus.
b. Gambar yang memiliki empat garis sejajar.
c. Gambar yang memiliki tiga garis sejajar.
d. Gambar yang memiliki dua garis sejajar.
e. Gambar yang memiliki satu garis sejajar.
Kunci jawaban: c.
4. PBT
1. Sebuah negara berkembang mengalami kenaikan angka inflasi akibat lonjakan harga bahan pangan impor. Pemerintah ingin menjaga daya beli masyarakat tanpa memperburuk defisit anggaran negara.
Langkah kebijakan ekonomi paling tepat dan efektif untuk menangani kondisi tersebut adalah...
a. Memberikan subsidi pangan secara menyeluruh tanpa pembatasan sasaran penerima.
b. Menaikkan tarif pajak penjualan secara masif untuk meningkatkan pendapatan negara.
c. Mengalokasikan bantuan sosial tepat sasaran dan meningkatkan produksi pangan domestik.
d. Membekukan seluruh aktivitas perdagangan internasional sampai harga kembali stabil.
e. Mencetak uang baru untuk mendanai pengeluaran masyarakat berpenghasilan rendah.
Kunci jawaban: c.
2. Fenomena digitalisasi memicu pergeseran tren pekerjaan, menyebabkan tingkat pengangguran struktural meningkat di kalangan pekerja sektor konvensional.
Pemerintah daerah ingin menekan angka pengangguran ini dalam jangka panjang. Solusi berbasis analisis sosial ekonomi yang paling aplikatif adalah...
a. Menghentikan investasi pada perusahaan berbasis teknologi digital di wilayah tersebut.
b. Menyelenggarakan pelatihan keterampilan digital dan sertifikasi re-skilling bagi tenaga kerja.
c. Memberikan pesangon bulanan secara terus-menerus kepada pekerja yang kehilangan pekerjaan.
d. Memaksa perusahaan sektor konvensional mempertahankan seluruh karyawan lama mereka.
e. Menurunkan batas usia pensiun agar tercipta lapangan kerja baru bagi generasi muda.
Kunci jawaban: b.
3. Ketimpangan pendapatan antara wilayah perkotaan dan pedesaan semakin melebar akibat keterbatasan akses infrastruktur serta modal usaha di desa. Strategi pembangunan sosial ekonomi yang paling berkelanjutan untuk mengurangi kesenjangan tersebut adalah...
a. Mengarahkan seluruh penduduk desa untuk bertransmigrasi ke pusat kota-kota besar.
b. Membangun infrastruktur konektivitas desa-kota dan memfasilitasi akses perbankan inklusif.
c. Memberikan dana hibah tunai secara berkala tanpa pengawasan penggunaan modal.
d. Membatasi distribusi barang komoditas dari pedesaan ke wilayah perkotaan.
e. Menutup peluang masuknya industri swasta di wilayah pedesaan.
Kunci jawaban: b.
4. Lonjakan pemutusan hubungan kerja di industri tekstil lokal terjadi akibat serbuan produk impor berharga sangat murah. Dampak sosial yang muncul adalah peningkatan angka kemiskinan kota. Langkah intervensi kebijakan yang paling rasional untuk mengatasi permasalahan ini adalah...
a. Menghentikan total seluruh kegiatan impor produk tekstil tanpa terkecuali.
b. Menerapkan tarif bea masuk proporsional dan memberikan insentif efisiensi bagi industri lokal.
c. Membiarkan mekanisme pasar berjalan bebas tanpa adanya campur tangan pemerintah.
d. Menutup pabrik tekstil lokal dan mengalihkan seluruh pekerjanya ke sektor pertanian.
e. Menetapkan harga eceran tertinggi produk impor di bawah harga produksi lokal.
Kunci jawaban: b.
5. Suatu wilayah mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi akibat bencana alam yang merusak fasilitas umum dan aktivitas perbankan warga. Upaya pemulihan ekonomi masyarakat yang paling cepat dan tepat sasaran adalah...
a. Menunda seluruh pembangunan infrastruktur publik di kawasan terkena dampak.
b. Mengurangi jumlah penyaluran kredit perbankan untuk menghindari risiko gagal bayar.
c. Menyediakan program restrukturisasi pinjaman dan stimulus bantuan modal usaha mikro.
d. Menaikkan tingkat suku bunga acuan untuk menarik modal asing ke daerah bencana.
e. Memindahkan seluruh aktivitas bisnis daerah tersebut ke provinsi tetangga.
Kunci jawaban: c.
6. Maraknya penipuan investasi bodong berbasis digital merugikan masyarakat menengah ke bawah secara finansial. Dampak sosialnya adalah menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan resmi. Solusi paling komprehensif untuk menangani masalah ini adalah...
a. Menghentikan seluruh operasional aplikasi keuangan digital di dalam negeri.
b. Mengencangkan regulasi pengawasan finansial dan menggiatkan edukasi literasi keuangan.
c. Melarang masyarakat berpenghasilan rendah melakukan aktivitas investasi.
d. Mengganti seluruh kerugian finansial korban menggunakan dana APBN.
e. Membatasi penggunaan jaringan internet untuk transaksi perbankan.
Kunci jawaban: b.
7. Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) memicu lonjakan tarif transportasi umum dan kenaikan harga kebutuhan pokok. Untuk menekan dampak inflasi sosial pada masyarakat miskin, kebijakan pendukung yang paling bijak adalah...
a. Menolak kenaikan tarif transportasi umum secara sepihak tanpa subsidi operasional.
b. Menyalurkan bantuan langsung tunai bersyarat dan mengoptimalkan angkutan publik murah.
c. Menghapus biaya retribusi kendaraan pribadi di kawasan perkotaan.
d. Membiarkan mekanisme pasar menentukan tarif angkutan tanpa batasan.
e. Menatapkan pembekuan harga jual di tingkat pedagang eceran secara paksa.
Kunci jawaban: b.
8. Tingginya angka pekerja informal di sebuah negara membuat penerimaan pajak sektor perorangan sangat rendah dan perlindungan tenaga kerja minim. Strategi ekonomi terintegrasi yang tepat untuk mengatasinya adalah...
a. Memberikan sanksi pidana kepada seluruh pelaku usaha informal tanpa izin.
b. Mengurangi persyaratan izin usaha dan memberikan insentif pendaftaran usaha formal.
c. Mewajibkan seluruh pekerja informal membayar pajak dalam jumlah setara sektor formal.
d. Melarang aktivitas perdagangan di luar kawasan pertokoan resmi.
e. Membiarkan sektor informal tumbuh tanpa perlu dilakukan pendataan ulang.
Kunci jawaban: b.
9. Konversi lahan pertanian menjadi kawasan industri mengancam ketahanan pangan daerah, meskipun meningkatkan nilai investasi kawasan. Jalan tengah yang paling efisien berdasarkan analisis tata ruang ekonomi adalah...
a. Menghentikan seluruh pembangunan kawasan industri baru di kawasan tersebut.
b. Membiarkan konversi lahan terus berjalan demi mengejar nilai investasi tertinggi.
c. Menetapkan zonasi lahan pertanian abadi dan memusatkan industri di lahan non-produktif.
d. Mewajibkan industri baru membeli produk pertanian dari luar negeri.
e. Mengganti seluruh lahan pertanian yang hilang dengan wilayah perairan artificial.
Kunci jawaban: c.
10. Masalah stunting pada anak-anak di daerah terpencil berkolerasi erat dengan produktivitas SDM dan beban ekonomi masa depan negara. Intervensi kebijakan sosial ekonomi terpadu yang paling efektif adalah...
a. Memberikan bantuan dana tunai tanpa pendampingan gizi kepada keluarga terdampak.
b. Membangun gedung sekolah baru tanpa memperbaiki fasilitas sanitasi dan akses pangan.
c. Memperkuat akses pangan bergizi, sanitasi air bersih, dan layanan kesehatan ibu-anak.
d. Mewajibkan orang tua bekerja lebih lama untuk meningkatkan pendapatan keluarga.
e. Mengimpor obat-obatan mahal untuk dibagikan secara rutin di pusat kota.
Kunci jawaban: c.
Perlu diingat bahwa seluruh contoh soal di atas murni disusun sebagai bahan pembelajaran dan latihan mandiri untuk menghadapi seleksi.
Naskah resmi soal tes potensi dasar PCPM BI bersifat rahasia dan merupakan hak cipta sepenuhnya milik Bank Indonesia.
Baca Juga: 7 Tahapan Rekrutmen PCPM BI 2026, Seleksi Potensi Dasar hingga Psikologi
(MDP)
