5 Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejak lama emas telah menjadi alat investasi yang digemari oleh masyarakat. Hal ini karena caranya yang terbilang mudah untuk dibeli. Namun sebelum berinvestasi, kamu perlu mengetahui cara membedakan emas asli atau palsu sebagai langkah preventif dari penipuan yang kerap terjadi.
Cara membedakan emas asli dan palsu bisa kamu lakukan dengan mudah secara mandiri. Selain itu, kamu juga tidak memerlukan peralatan khusus untuk menerapkan cara tersebut. Lebih lanjut, cara ini juga bisa kamu gunakan untuk mengetahui jenis kadar emas atau kadar karatnya.
Jenis Kadar Emas
Sebelum dibahas cara membedakan emas asli dan palsu, kamu perlu mengetahui terlebih dahulu jenis-jenis kadar emas.
Melansir dari laman Sakumas, kadar karat merupakan jumlah campuran emas dan logam lainnya pada suatu emas. Karat sendiri adalah sistem pengukuran tingkat kemurnian emas berdasarkan jumlah persentase emas murni yang terkandung di dalamnya.
Lebih lanjut dalam laman Sahabat Pegadaian dijelaskan bahwa kandungan kemurnian emas yang terdapat dalam perhiasan ini diukur dalam satuan karat, mulai dari 1 karat (1K) hingga 24 karat (24K).
Kadar 24 karat merupakan kadar paling tinggi. Artinya angka untuk emas murni atau kadar emas 99,9 persen sama layaknya pada emas batangan.
Semakin tinggi kadar emas, semakin mahal harga suatu perhiasan. Pun begitu sebaliknya. Selain itu, semakin banyak kandungan emas pada perhiasan, perhiasan tersebut akan semakin berkilau.
Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu
Keaslian emas dapat kamu cek secara manual dan mandiri. Mulai dari mengeceknya secara fisik, kemudian menggosoknya, dan dengan cara lainnya. Berikut cara membedakan emas asli dan palsu yang bisa kamu lakukan:
1. Perhatikan fisiknya
Langkah pertama dan cara yang paling sering digunakan ialah dengan memperhatikan fisik emas yang akan dibeli. Umumnya, emas asli memiliki cap yang menandakan kadar emas tersebut. Adapun satuan karat yang tertera dalam angka mulai dari 10K, 18K, dan 24K.
2. Gigit emas
Emas merupakan logam mulia lunak yang mudah untuk dibentuk. Semakin tinggi kadar emas, semakin mudah emas untuk dibentuk.
Cara membedakan emas asli dan palsu dapat dilakukan dengan menggigit permukaan emas. Jika setelah digigit terdapat bekas gigitan yang tertinggal, emas tersebut adalah asli.
3. Dekatkan dengan magnet
Cara selanjutnya yang bisa kamu lakukan ialah dengan mendekatkan emas ke medan magnet. Pada dasarnya emas termasuk logam yang bersifat non-magnetis. Dengan demikian jika didekatkan ke magnet, emas tidak akan tertarik ataupun menempel.
Namun perlu diingat, jika kamu hanya melalukan satu cara pengujian, bukan berarti emas yang kamu miliki terbukti asli.
4. Goreskan emas
Kamu juga bisa menggoreskan emas ke kertas, batu, ataupun keramik untuk menguji keasliannya. Jika goresan tersebut menghasilkan warna kehitaman, artinya emas yang digoreskan palsu.
Hal tersebut karena emas murni yang berkualitas tidak akan meninggalkan goresan ketika bergesekan dengan benda lainnya.
5. Teteskan larutan asam
Adapun cara menguji keaslian emas dengan larutan asam, yaitu dengan meneteskan satu tetes asam nitrat ke atas emas dan melihat perubahan yang terjadi pada emas.
Apabila berubah warna, artinya emas tersebut adalah palsu atau mengandung logam lainnya. Namun jika warnanya tidak berubah, emas tersebut merupakan emas asli.
(FNS)
