Konten dari Pengguna

5 Cara Menghitung Dividen yang Bisa Diterapkan Para Investor

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menghitung dividen. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menghitung dividen. Foto: Pexels

Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya lembar saham yang dimilikinya. Lantas, bagaimana cara menghitung dividen?

Ada beberapa rumus yang bisa digunakan untuk menghitung dividen atas saham yang ditanamkan di suatu perusahaan. Berikut cara menghitung dividen.

Cara Menghitung Dividen yang Dibayarkan Perusahaan

Ilustrasi investasi saham. Foto: Mahardika Argha/Shutterstock

Jika suatu perusahaan tidak mengumumkan secara publik jumlah dividennya, berarti cara menghitung dividen bisa dengan menggunakan laporan keuangan perusahaan.

Untuk membuat perhitungan ini, investor perlu menggunakan neraca dan laporan laba rugi perusahaan. Menurut situs Empower, cara menghitung dividen dengan laporan keuangan ini memerlukan dua pendekatan, yaitu:

1. Hitung laba ditahan

Investor dapat menghitung laba ditahan dengan mengurangkan laba ditahan perusahaan dari awal periode dengan laba ditahan akhir tahun:

Laba ditahan akhir tahun – Laba ditahan di awal tahun = Laba ditahan bersih

2. Hitung dividen

Kemudian, Investor dapat menggunakan angka laba ditahan tersebut untuk menghitung dividen menggunakan rumus rasio pembayaran dividen. Investor dapat menghitung rasio pembayaran dividen menggunakan rumus berikut:

(Pembayaran dividen tahunan / Laba bersih tahunan) x 100 = Rasio pembayaran dividen

Baca juga: Cara Menghitung EPS (Earning Per Share) dan Manfaatnya untuk Bisnis

Cara Menghitung Dividen per Saham (DPS)

Ilustrasi menghitung dividen. Foto: Pexels

Dividen per saham (DPS) merupakan jumlah pembayaran dividen untuk setiap saham. Menghitung DPS memungkinkan investor menentukan berapa banyak keuntungan yang dapat diterima.

Merujuk dari buku Dasar-Dasar Manajemen Keuangan oleh Nendy Pratama Agusfianto, dkk, investor dapat menggunakan rumus berikut untuk menentukan DPS:

Jumlah total dividen yang dibayarkan selama periode tersebut / Saham beredar = Dividen per saham

Cara Menghitung Dividend Payout Ratio (DPR)

Ilustrasi menghitung dividen. Foto: Pexels

Dividend Payout Ratio (DPR) atau rasio pembayaran dividen adalah rasio yang menunjukkan persentase setiap keuntungan yang dibagikan kepada para pemegang saham dalam bentuk tunai.

Jumlah atau besaran nilai dividen yang dibagikan oleh perusahaan tidak selalu sama, bergantung pada perolehan laba tiap bulan atau tahun yang bersifat fluktuatif.

Namun, investor tidak perlu khawatir karena perolehan dividen tersebut bisa dihitung secara objektif dengan menggunakan rumus yang satu ini:

DPR = Total dividen yang dibagikan : Total saham beredar.

Cara Menghitung Dividen Tunai

Ilustrasi menghitung dividen. Foto: Pexels

Dividen tunai adalah jumlah yang dibayarkan perusahaan dari keuntungan tahunannya kepada pemegang sahamnya. Beberapa perusahaan mengumumkan jumlah total dividen tunai mereka secara publik. Berikut rumus perhitungannya:

Dividen yang dibayarkan per saham x Jumlah saham = Total dividen tunai

Cara Menghitung Dividend Yield

Dividend yield merupakan persentase yang bisa digunakan untuk menghitung jumlah keuntungan atas suatu saham secara objektif. Nominal dividend per share yang besar belum tentu menghasilkan persentase dividend yield yang sama atau lebih besar.

Apalagi jika suatu saham mempunyai harga yang tinggi. Berikut rumus untuk menghitung dividend yield, sebagaimana dikutip dari laman Investopedia:

Dividend Yield = DPS : Harga saham saat ini atau harga saham rata-rata dalam portofolio

(NDA)