Konten dari Pengguna

5 Peran dan Tanggung Jawab Ketua Bidang Organisasi secara Umum

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ketua organisasi. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ketua organisasi. Foto: Pixabay

Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam menjalankan program-programnya, organisasi perlu dipimpin oleh seorang ketua.

Tertarik untuk mencalonkan diri sebagai ketua organisasi? Simak terlebih dahulu peran dan tanggung jawab ketua bidang organisasi selengkapnya dalam uraian artikel di bawah ini.

Peran dan Tanggung Jawab Ketua Bidang Organisasi

Ilustrasi organisasi. Foto: Pixabay

Menurut buku Executive Legislator karya Mochammad Faizal, dkk., ketua adalah pemimpin sekaligus penanggung jawab tertinggi dalam suatu organisasi. Ketua organisasi biasanya dipilih oleh anggota organisasi melalui voting.

Dikutip dari buku Buku Pintar Pelajaran SD/MI 5 in 1 oleh Tim Guru Indonesia dan Drs. Joko Untoro, berikut beberapa peran dan tanggung jawab ketua bidang organisasi secara umum:

  1. Memimpin dan mengendalikan kegiatan para anggota pengurus dalam melaksanakan tugasnya.

  2. Mewakili organisasi ke luar dan ke dalam.

  3. Melaksanakan program dan mengamankan kebijakan organisasi.

  4. Menandatangani surat-surat penting, termasuk surat atau nota pengeluaran uang/dana/harta kekayaan Organisasi.

  5. Mengevaluasi semua kegiatan yang dilaksanakan oleh para pengurus.

Dasar Hukum Organisasi

Di Indonesia, hak berorganisasi telah diatur dalam Pasal 28 Ayat (3) UUD 1945. Berdasarkan pasal tersebut, dikatakan bahwa setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.

Meskipun semua orang bebas untuk ikut serta dalam suatu organisasi, ada baiknya untuk tetap memerhatikan hal-hal berikut ini terlebih dahulu:

  • Mengetahui tujuan organisasi yang akan kita masuki.

  • Mencari tahu kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh organisasi tersebut.

  • Mencari tahu posisi apa yang cocok dalam organisasi yang akan dimasuki.

Contoh Organisasi

Ada banyak contoh organisasi di Indonesia, berikut beberapa di antaranya seperti yang dirangkum dari Buku Pintar Pelajaran SD/MI 5 in 1 oleh Tim Guru Indonesia dan Drs. Joko Untoro.

  • Koperasi sekolah: Organisasi ini umumnya didirikan untuk memenuhi kebutuhan anggota sokolah, seperti alat tulis. seragam, kebutuhan kepramukaan, makanan ringan, dan lain-lain.

  • Usaha Kesehatan Sekolah (UKS): UKS dibentuk untuk menangani masalah-masalah yang berkaitan dengan kesehatan warga sekolah. Contoh kegiatan yang dilakukan oleh UKS adalah menimbang badan, mengukur tinggi badan, dan memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan (Р3К).

  • Komite sekolah: Organisasi yang didirikan untuk membantu sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Pengurus komite dipilih dari unsur masyarakat yang peduli terhadap pendidikan.

  • Karang taruna: Organisasi para pemuda atau remaja yang ada di desa atau kelurahan. Karang taruna berfungsi sebagai wadah pembinaan para pemuda atau remaja di dosa atau kelurahan. Tugas utamanya berkaitan dengan kegiatan-kegiatan positif, seperti kesenian, olahraga, bakti sosial, dan lain-lain.

  • Yayasan: Organisasi sosial yang didirikan masyarakat untuk kegiatan yang bersifat sosial, misalnya panti anak yatim piatu, majelis tajdlim, dan yayasan pendidikan

(NDA)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan organisasi?

chevron-down

Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu.

Apa dasar hukum berorganisasi di Indonesia?

chevron-down

Di Indonesia, hak berorganisasi telah diatur dalam Pasal 28 Ayat (3) UUD 1945.

Apa fungsi karang taruna?

chevron-down

Karang taruna berfungsi sebagai wadah pembinaan para pemuda atau remaja di dosa atau kelurahan.