5 Perbedaan Workshop dan Seminar sebagai Suatu Acara

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Workshop dan seminar merupakan acara yang bersifat mendidik bagi para pesertanya. Meski begitu, kedua acara tersebut memiliki format pembelajaran yang berbeda.
Tidak hanya format pembelajarannya, simak terus uraian artikel ini untuk mengetahui penjelasan lengkap mengenai perbedaan workshop dan seminar sebagai suatu acara.
Sekilas tentang Workshop dan Seminar
Dikutip dari laman Hubilo, seminar adalah acara kecil yang berfokus pada satu topik. Menurut Global Meetings & Events Forecast, sebanyak 21% profesional acara percaya bahwa pertemuan kecil dan sederhana menjadi jenis pertemuan paling umum dalam beberapa tahun ke depan.
Seminar biasanya memiliki panel pakar industri yang akan mendidik peserta tentang topik yang ada. Di akhir seminar, para tamu akan mempunyai kesempatan untuk bertanya dan berinteraksi baik dengan panelis maupun tamu lainnya.
Di sisi lain, workshop adalah pengalaman pembelajaran langsung bagi pesertanya. Mereka dapat mempelajari keterampilan baru dan kemudian mempraktikkan keterampilan tersebut secara real-time.
Berdasarkan kumpulan statistik dari Visme, sebanyak 65% konsumen mengatakan bahwa mereka lebih memahami suatu produk atau layanan dari siaran langsung.
Jika peserta memiliki pertanyaan mengenai keterampilan baru yang telah dipelajari, mereka dapat langsung bertanya kepada instruktur workshop. Keterampilan yang dipelajari peserta dapat didasarkan pada produk atau layanan baru.
Setiap orang yang menghadiri workshop akan mendapatkan pelatihan yang sama, sehingga tidak akan terjadi kebingungan atau miskomunikasi.
Baca juga: Pengertian Lokakarya dan Diskusi Lain dalam Ranah Pekerjaan
Perbedaan Workshop dan Seminar
Jika dirincikan, berikut beberapa perbedaan workshop dan seminar yang dapat dipahami, sebagaimana dihimpun dari laman The Facilitation Hub dan IFERP.
1. Karakteristik
Workshop: Interaktif, fasilitator hadir, mempelajari keterampilan baru, pembelajaran langsung, mendidik.
Seminar: Acara yang lebih kecil, topik spesifik, panel ahli, topik dapat disesuaikan dengan kebutuhan audiens.
2. Tema
Workshop: Pengenalan produk atau layanan baru, pelatihan langsung.
Seminar: Topik khusus, ditujukan untuk audiens.
3. Gaya Pembelajaran
Workshop: Informal, para tamu dapat terlibat dan berinteraksi dengan tuan rumah lokakarya dan tamu lainnya.
Seminar: Semi formal, para tamu mendengarkan panelis dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
4. Durasi
Workshop: Biasanya dilakukan dalam satu hari, jika ada beberapa pelatihan/produk, lakukan beberapa hari.
Seminar: Dilakukan dalam satu hari, beberapa jam, tidak perlu lebih dari satu hari.
5. Format
Workshop: Menguji produk dan layanan baru, kegiatan informal.
Seminar: Diskusi panel dan presentasi.
(NDA)
