5 Tujuan Kualitatif Laporan Keuangan Menurut SAP

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ilmu akuntansi, laporan keuangan tidak hanya berkaitan dengan data atau tujuan kuantitatif. Terdapat setidaknya lima tujuan kualitatif laporan keuangan yang juga harus dipahami oleh seorang akuntan profesional.
Laporan keuangan sendiri dapat diartikan sebagai catatan yang berisi informasi mengenai finansial suatu entitas, yang juga mampu menggambarkan performa entitas tersebut dalam suatu periode akuntansi.
Tujuan dibuatnya laporan keuangan adalah agar bisa menyajikan informasi terkait performa perusahaan dan juga berguna untuk mengambil keputusan. Oleh karena itu, tujuan kualitatif perlu diterapkan dalam pembuatan laporan keuangan.
Tujuan Kualitatif Laporan Keuangan
Menurut situs Accurate, tujuan kualitatif laporan keuangan adalah untuk menyediakan informasi yang bermanfaat guna mengevaluasi performa manajerial dan juga organisasi.
Berdasarkan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP), berikut tujuan kualitatif yang harus ada dalam pembuatan laporan keuangan:
1. Mudah Dipahami (Understandability)
Seorang akuntan dituntut untuk membuat laporan keuangan yang mudah dipahami. Dengan begitu, laporan keuangan akan mudah untuk dimengerti oleh para pembaca pada umumnya yang bukan seorang ahli.
Namun, tentunya kesederhanaan ataupun kemudahan ini tidak bisa mengorbankan relevansi informasi yang harus disajikan, walaupun memang agak kompleks.
2. Relevansi (Relevance)
Tujuan kualitatif laporan keuangan selanjutnya adalah relevansi. Informasi mempunyai kualitas yang relevan bila dapat dipengaruhi oleh pemakai dalam hal mengambil suatu keputusan dengan cara membantu mengevaluasi kegiatan di masa lalu, masa kini, ataupun pada masa depan.
Informasi yang sifatnya penegasan terkait peristiwa ataupun keadaan masa lalu dan masa kini, berhubungan dengan informasi yang dibutuhkan guna meramalkan ataupun memproyeksikan suatu kejadian ataupun peristiwa pada waktu yang akan datang.
3. Materialitas (Materiality)
Materialitas adalah suatu tolak ukur apakah suatu informasi bisa dianggap relevan atau tidak. Suatu informasi akan dianggap material ataupun signifikan jika suatu kesalahan bisa mempengaruhi keputusan ekonomi pada pengguna informasi laporan keuangan, atau menyesatkan proses pengambilan keputusan.
4. Keandalan (Reliability)
Keandalan diperlukan apabila terjadi suatu penundaan yang tidak semestinya dalam pembuatan laporan keuangan. Dengan begitu, informasi yang dihasilkan pun tidak akan kehilangan tingkat relevansinya.
Pihak manajemen kemungkinan besar harus mampu menyeimbangkan manfaat relatif antara suatu pelaporan yang tepat waktu dan juga ketentuan informasi yang memang andal. Pihak penyedia informasi yang tepat waktu akan mampu meningkatkan keandalan informasi.
Sebaliknya, bila pelaporan ditunda hingga seluruh aspek di dalamnya diketahui, maka informasi yang dihasilkan, kemungkinan besar akan menjadi sangat andal, namun menjadi kurang bermanfaat untuk para pengambil keputusan.
Untuk itu, penggunaan software akuntansi di dalam perusahaan akan sangat membantu dalam menyajikan berbagai laporan tersebut secara lebih tepat waktu tanpa harus disusun terlebih dahulu secara manual.
Nah, agar suatu informasi bisa diandalkan, maka informasi tersebut harus memenuhi persyaratan, yang di antaranya adalah penyajian yang jujur, substansi yang mampu mengungguli bentuk, netral, pertimbangan yang sehat, dan juga lengkap.
5. Dapat Diperbandingkan (Comparability)
Tujuan kualitatif laporan keuangan adalah bisa dipertimbangkan dengan baik. Para pengguna informasi harus mampu membandingkan laporan keuangan perusahaan antar periodenya agar bisa mengidentifikasi adanya kecenderungan posisi dan juga kinerja keuangan.
Para pengguna informasi juga harus bisa membandingkan laporan keuangan antar organisasi agar bisa mengevaluasi posisi keuangan, kinerja, dan juga perubahan posisi keuangan secara lebih relatif.
(NDA)
Frequently Asked Question Section
Apa itu laporan keuangan?

Apa itu laporan keuangan?
Laporan keuangan dapat diartikan sebagai catatan yang berisi informasi mengenai finansial suatu entitas, yang juga mampu menggambarkan performa entitas tersebut dalam suatu periode akuntansi.
Apa tujuan dibuatnya laporan keuangan?

Apa tujuan dibuatnya laporan keuangan?
Tujuan dibuatnya laporan keuangan adalah agar bisa menyajikan informasi terkait performa perusahaan dan juga berguna untuk mengambil keputusan.
Apa yang dimaksud dengan tujuan kualitatif laporan keuangan?

Apa yang dimaksud dengan tujuan kualitatif laporan keuangan?
Tujuan kualitatif laporan keuangan adalah untuk menyediakan informasi yang bermanfaat guna mengevaluasi performa manajerial dan juga organisasi.
