Konten dari Pengguna

6 Cara Menjawab gaji yang Diharapkan untuk Fresh Graduate

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menjawab gaji yang diharapkan untuk fresh graduate. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menjawab gaji yang diharapkan untuk fresh graduate. Foto: Unsplash

Umumnya, fresh graduate akan bingung saat ditanya mengenai gaji yang diinginkan ketika wawancara kerja. Namun tenang saja, Berita Bisnis akan menuliskan ulasan mengenai cara menjawab gaji yang diharapkan untuk lulusan baru.

Saat wawancara kerja tak sedikit HRD yang ingin mengetahui ekspektasi gaji calon kandidatnya, meski sebenarnya perusahaan sudah memiliki ketentuan gaji yang akan diberikan.

Namun hal tersebut bisa memudahkan HRD dalam mempertimbangkan kecocokan antara bujet perusahaan dengan ekspektasi gaji calon karyawannya.

Agar tidak salah jawab, ketahui referensi cara menjawab gaji yang diharapkan untuk fresh graduate.

Cara Menjawab Gaji yang Diharapkan untuk Fresh Graduate

Ilustrasi cara menjawab gaji yang diharapkan untuk fresh graduate. Foto: Unsplash

Sebenarnya cara menjawab gaji yang diharapkan untuk fresh graduate tidaklah sulit. Namun pastikan kamu sudah menyiapkan diri untuk menjawab pertanyaan semacam ini.

Dikutip dari jobhunt.org, kamu bisa melakukan riset mengenai kisaran gaji untuk posisi yang dilamar. Misalnya dengan mencari informasi besaran UMK/UMP di kota perusahaan tersebut berada, mencari tahu lewat data universitas, mengakses di Internet, atau bertanya langsung ke teman dengan posisi sama di perusahaan lain.

Setelah meriset gaji, susun kata-kata yang sopan dan tidak bertele-tele saat menjawab pertanyaan gaji yang diinginkan. Agar tidak bingung, berikut referensi cara menjawab gaji yang diharapkan untuk fresh graduate.

Sesuaikan dengan UMK/UMP setempat

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa kamu harus meriset gaji posisi yang dilamar sesuai UMK/UMP. Jika bingung dengan cara menjawabnya, silakan simak referensi di bawah.

  1. “Berdasarkan riset yang saya lakukan, upah minimum untuk posisi ini di wilayah Jakarta sekitar Rp X sampai Rp X. Dari patokan UMP tersebut, saya memperhitungkan pengalaman saya selama dua tahun, sehingga ekspektasi gaji saya berada sekitar Rp(nominal).”

  2. “Saya pernah mencari informasi bahwa gaji untuk posisi berada di angka UMK (nama kabupaten), yaitu sekitar Rp X. Dengan pengalaman, kemampuan, dan sertifikasi yang saya miliki, ekspektasi gaji saya berada di kisaran Rp X.”

Sesuaikan dengan pengeluaran bulanan

Menurut laman The Balance Money, kamu bisa menghitung pengeluaran bulanan bila diterima kerja di sana. Misalnya jika harus kos, hitung secara rinci biaya sewa kos, biaya makan, transportasi, dan lain-lain. Jangan sampai gaji yang diterima lebih rendah daripada jumlah pengeluaran selama kamu bekerja di perusahaan itu.

  1. “Jika saya diterima di PT ABC, saya harus kos karena lokasi rumah jauh. Saya sendiri sudah survei nominal untuk posisi ini dan nominal biaya kos di daerah sekitar PT ABC. Jadi, saya mengharapkan gaji sekitar Rp X.”

  2. “Saya sudah mencari tahu kisaran gaji untuk posisi ini. Ada beberapa pertimbangan mengenai jarak dari lokasi tinggal ke kantor, sehingga saya mengharapkan gaji Rp X. Namun nominal yang disebutkan tadi masih bisa dibicarakan lebih lanjut.”

Naikkan nominal gaji

Menurut buku Smart Way to Get A Job karya Rahmat Kurnia, jika sudah mengetahui kisaran gaji di perusahaan atau di posisi yang diinginkan, kamu bisa menaikkan angkanya.

Tujuannya, agar kamu bisa mendapatkan kenaikan gaji dari perusahaan sebelumnya. Namun pastikan angka tersebut sesuai dengan kontribusi yang akan diberikan di perusahaan. Berikut contoh jawabannya.

  1. “Saya merasa cukup mampu menjalani semua tugas yang sudah dijabarkan tadi, karena saya sendiri berpengalaman dalam bidang tersebut selama lebih dari 5 tahun. Berdasarkan gaji saya sebelumnya, ekspektasi gaji saya berada pada Rp X hingga Rp X. Namun, saya terbuka untuk berdiskusi mengenai kisaran angka ini lebih lanjut.”

  2. “Gaji saya di tempat sebelumnya sebesar Rp X. Dengan mempertimbangkan kemampuan, pengetahuan, sertifikasi, dan gaji terakhir tersebut, ekspektasi gaji saya sekitar Rp X.

(ZHR)

Frequently Asked Question Section

Mengapa HRD menanyakan ekspektasi gaji calon karyawan?

chevron-down

Untuk memudahkan HRD dalam mempertimbangkan kecocokan antara bujet perusahaan dengan ekspektasi gaji calon karyawannya.

Apakah boleh menaikkan sedikit ekspektasi gaji dari tempat sebelumnya?

chevron-down

Calon pekerja bisa menaikkan angka ekpektasi gaji dari tempat kerja sebelumnya. Namun pastikan angka tersebut sesuai dengan kontribusi yang akan diberikan ke perusahaan.

Bagaimana cara menjawab ekspektasi gaji?

chevron-down

Lakukan riset mengenai kisaran gaji untuk posisi yang dilamar. Misalnya dengan mencari informasi besaran UMK/UMP di kota perusahaan tersebut berada, mencari tahu lewat data universitas, mencari informasi di Internet, atau bertanya langsung ke teman dengan posisi sama di perusahaan lain.