60 Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI memiliki arti bahwa perusahaan tersebut sudah bisa memperjualbelikan sahamnya di pasar saham. Perusahaan manufaktur sendiri merupakan perusahaan yang bergerak dalam perakitan bahan baku untuk dijadikan produk tertentu.
Lebih lengkapnya, perusahaan manufaktur adalah sebuah badan usaha yang mengoperasikan mesin, peralatan, dan tenaga kerja untuk mengubah bahan-bahan mentah (raw material) menjadi barang. Dengan begitu, barang tersebut memiliki nilai guna dan nilai jual yang lebih tinggi.
Hingga saat ini perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI mencakup berbagai subsektor, mulai dari subsektor mesin, subsektor makanan, hingga subsektor rokok.
Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI
Merangkum dari laman resmi IDX, berikut ini perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI:
1. Subsektor Mesin dan Alat Berat
Ateliers Mecaniques D’Indonesie Tbk (AMIN)
Arkha Jayanti Persada Tbk (ARKA)
Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI)
Steadfast Marine Tbk (KPAL)
Grand Kartech Tbk (KRAH)
2. Subsektor Otomotif dan Komponen
Astra International Tbk (ASII)
Astra Otoparts Tbk (AUTO)
Garuda Metallindo Tbk ( BOLT)
Indo Kordsa Tbk (BRAM)
d.h Branta Mulia Tbk
3. Subsektor Tekstil dan Garmen
Polychem Indonesia Tbk (ADMG)
Argo Pantes Tbk (ARGO)
Trisula Textile Industries Tbk (BELL)
Century Textile Industry Tbk (CNTB)
Eratex Djaya Tbk (ERTX)
4. Subsektor Alas Kaki
Sepatu Bata Tbk (BATA)
Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA)
5. Subsektor Elektronika
Sky Energi Indoensia Tbk (JSKY)
Sat Nusa Persada Tbk (PTSN)
Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS)
6. Subsektor Kabel
Communication Cable System Indonesia Tbk (CCSI)
Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI)
Jembo Cable Company Tbk (JECC)
KMI Wire And Cable Tbk (KBLI)
Kabelindo Murni Tbk (KBLM)
Supreme Cable Manufacturing and Commerce Tbk (SCCO)
Voksel Electric Tbk (VOKS)
7. Subsektor Industri Makanan dan Minuman
Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk, PT (AISA)
Tri Banyan Tirta Tbk, PT (ALTO)
Campina Ice Ccream Industry Tbk, PT (CAMP)
Wilmar Cahaya Indonesia Tbk, PT (CEKA)
Sariguna Primatirta Tbk, PT (CLEO)
Wahana Interfood Nusantara Tbk, PT (COCO)
Delta Djakarta Tbk (DLTA)
8. Subsektor Rokok
Gudang Garam Tbk (GGRM)
Handjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP)
Indonesia Tobacco Tbk (ITIC)
Bentoel International Investama Tbk (RMBA)
Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM)
9. Subsektor Semen
Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP)
Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR)
Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB)
Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)
Waskita Beton Precast Tbk (WSBP)
Wijaya Karya Beton Tbk (WTON)
10. Subsektor Keramik Porselen dan Kaca
Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG)
Arwana Citra Mulia Tbk (ARNA)
Cahayaputra Asa Keramik Tbk (CAKK)
11. Subsektor Logam
Alaskan Industrindo Tbk (ALKA)
Alumindo Light Metal Industry Tb (ALMI)
Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA)
Beton Jaya Manunggal Tbk (BTON)
Citra Turbindo Tbk (CTBN)
12. Subsektor Kosmetik dan Barang Rumah Tangga
Akasha Wira International Tbk (ADES)
Kino Indonesia Tbk (KINO)
Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS)
Martina Berto Tbk (MBTO)
Mustika Ratu Tbk (MRAT)
Mandom Indonesia Tbk (TCID)
Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
Demikian penjabaran lengkap mengenai perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI. Semoga bermanfaat, ya!
(FNS)
