Konten dari Pengguna

7 Daftar Saham Coal di Indonesia

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi saham batu bara. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi saham batu bara. Foto: Pexels.com

Batu bara atau coal menjadi salah satu komoditas tambang unggulan di Indonesia. Tak heran jika daftar saham coal setiap perusahaan menjadi perhatian investor dalam negeri maupun internasional.

Mengutip dari jurnal Aktor Penentu Harga Saham Pertambangan Sub Sektor Batu Bara yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia oleh Jonnar Situmorang, saham merupakan suatu bukti kepemilikan atas aset-aset perusahaan yang menerbitkan saham.

Daftar Saham Coal

Mengutip dari jurnal Pengaruh Current Ratio Debt To Equity Ratio, Total Asset Turn Over Dan Return On Asset Terhadap Harga Saham oleh Emin Muhammad Muhaemin, berikut ini daftar saham coal di Indonesia:

1. Adaro Energy

Adaro Energy merupakan salah satu pemain sektor tambang batu bara terbesar di Indonesia. Adaro Energy Tbk (ADRO) didirikan dengan nama PT. Padang Karunia pada 28 Juli 2004 dan mulai beroperasi secara komersial pada Juli 2005.

Anak-anak usaha Adaro Energy sendiri menjalankan bisnis di sektor yang luas. Selain tambang batu bara, anak usaha Adaro juga bergerak di jasa angkutan kapal, pengerukan, jasa pelabuhan, hingga pembangkit listrik.

2. Bumi Resources

Bumi Resources Tbk (BUMI) didirikan pada 26 Juni 1973 dengan nama PT Bumi Modern dan mulai beroperasi secara komersial pada 17 Desember 1979.

Pada saat didirikan, BUMI bergerak di industri perhotelan dan pariwisata. Kemudian pada 1998, bidang usaha BUMI diubah menjadi industri minyak, gas alam, dan pertambangan. Perusahaan tersebut memiliki anak usaha yang juga tercatat di Bursa Efek Indonesia, yakni Bumi Resources Mineral Tbk (BRMS).

3. Baramulti Susekssarana

Ilustrasi tambang batu bara. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) didirikan pada 31 Oktober 1990 dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada 1990. Tambang Batu Bara BSSR memulai tahap produksi pada Juni 2011.

Pemegang saham yang memiliki 5 persen atau lebih saham Baramulti Suksessarana Tbk, antara lain Ir. Athanasius Tossin Suharya (64,74%) dan Khopoli Investments Ltd. (26,00%)

4. Delta Dunia Makmur

Delta Dunia Makmur Tbk yang dahulu dikenal sebaga Delta Dunia Property Tbk didirikan pada 26 November 1990 dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada 1992.

Pemegang saham yang memiliki 5 persen atau lebih saham Delta Dunia Makmur Tbk, yaitu Northstar Tambang Persada Ltd. (38,37%) dan Andy Untono (8,38%).

5. Harum Energy

Daftar saham coal selanjutnya adalah Harum Energi Tbk (HRUM) yang didirikan dengan nama PT Asia Antrasit pada 12 Oktober 1995. Perusahaan saham ini mulai beroperasi secara komersial pada 2007.

Pemegang saham yang memiliki 5 persen atau lebih saham Harum Energy Tbk adalah PT Karunia Bara Perkasa (induk usaha) (73,60%), didirikan di Indonesia pada 27 Februari 2006.

6. Bukit Asam

Bukit Asam (PTBA) merupakan perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang penambangan komoditas batu bara. Perusahaan ini merupakan transformasi dan perusahaan bentukan kolonial Belanda.

Tambang Batu Bara Bukit Asam (Persero) Tbk atau dikenal dengan nama Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) ini didirikan pada 2 Maret 1981.

Pemegang saham yang memiliki 5 persen atau lebih saham Bukit Asam (Persero) Tbk, antara lain Negara Republik Indonesia (65,017%) dan saham treasuri (8,53%).

7. Indika ENergi Tbk

Indika Energy memiliki empat lini bisnis utama, yaitu sumber daya energi, jasa energi, infrastruktur energi, dan portofolio yang diversifikasi.

Indika Energy memiliki anak usaha bernama Kideco Jaya Agung yang merupakan produsen batu bara terbesar ketiga dan salah satu yang memiliki biaya produksi terendah di Indonesia.

(FNS)