7 Rekomendasi Saham Syariah Terbaik 2022

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rekomendasi saham syariah terbaik 2022 berikut dapat dijadikan rujukan bagi calon investor yang ingin menanamkan modal bebas riba. Secara umum, saham syariah merupakan salah satu bentuk investasi di pasar modal yang telah dijamin halal oleh Majelis Ulama Indonesia atau MUI.
Mengutip dari laman resmi Otoritas Jasa Keuangan, saham secara konseptual dapat dipahami sebagai surat berharga atau bukti penyertaan modal ke perusahaan. Melalui bukti tersebut, pemegang saham berhak untuk mendapatkan bagian atau hasil dari usaha yang dilakukan oleh sebuah perusahaan.
Penyertaan modal dengan hak bagian atas hasil usaha merupakan konsep yang tak bertentangan dengan syariat Islam. Sebab, dalam prinsip syariat Islam, konsep tersebut dikenal dengan syirkah atau musyarakah.
Berdasarkan pengertian di atas, saham secara konsep merupakan efek yang tak bertentangan dengan prinsip syariah. Namun, tak semua saham yang diterbitkan oleh emiten atau perusahaan publik dapat disebut sebagai syariah.
Kategori Saham Syariah
Menurut sumber yang sama di atas, kategori sebuah saham yang tergolong sebagai saham syariah apabila saham tersebut diterbitkan oleh:
1. Emiten dan perusahaan publik yang secara jelas menyatakan dalam anggaran dasarnya bahwa kegiatan usaha emiten dan perusahaan publik tidak bertentangan dengan prinsip syariah.
2. Memenuhi kriteria sebagai berikut:
a. Kegiatan usaha tidak bertentangan dengan prinsip syariah sesuai peraturan IX.A.13, yakni tidak melakukan usaha:
Perjudian dan permainan yang termasuk ke dalam judi.
Perdagangan yang tak disertai dengan penyerahan barang atau jasa.
Perdagangan dengan penawaran atau permintaan palsu.
Bank berbasis bunga.
Perusahaan pembiayaan berbasis bunga.
Jual beli risiko yang memuat unsur gharar (tidak pasti), dan/atau maisir (judi).
b. Memproduksi, mendistribusikan, memperdagangkan dan/atau menyediakan barang atau jasa haram zatnya, barang atau jasa haram bukan karena zatnya yang telah ditetapkan oleh DSN-MUI dan/atau barang atau jasa yang merusak moral dan bersifat mudarat (merugikan).
c. Melakukan transaksi yang mengandung unsur risywah (suap).
3. Rasio total utang berbasis bunga dibandingkan total ekuitas tidak lebih dari 82 persen.
4. Rasio total pendapatan bunga dan total pendapatan tidak halal lainnya dibandingkan total pendapatan lainnya tak lebih dari 10 persen.
Berdasarkan empat kategori di atas, perbedaan antara saham syariah dengan saham konvensional terletak pada jenis investasinya. Untuk saham syariah, konsep investasi dilakukan pada perusahaan yang memiliki kegiatan usaha sesuai prinsip syariah.
Sementara itu, saham konvensional lebih berorientasi pada kegiatan usaha. Lebih lanjut, transaksi yang digunakan pun menggunakan sistem konvensional dan menerapkan suku bunga.
Rekomendasi Saham Syariah Terbaik 2022
Mengutip Statistik Saham Syariah Desember 2021 yang diakses melalui laman OJK, Indeks Saham Syariah Indonesia tercatat memiliki kapitalisasi pasar sebesar 3.983.652,80 (dalam miliar Rupiah). Adapun rekomendasi saham syariah terbaik 2022 menurut berbagai sumber yang telah dihimpun adalah sebagai berikut:
Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS).
Aneka Tambang Tbk. (ANTM).
XL Axiata Tbk. (EXCL).
Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF).
Kalbe Farma (KLBF).
Pakuwon Jati Tbk. (PWON).
Unilever Indonesia Tbk. (UNVR).
(ANM)
Frequently Asked Question Section
Apa itu saham syariah?

Apa itu saham syariah?
Bentuk investasi di pasar modal dengan konsep syirkah atau penyertaan modal dengan hak bagian atas hasil usaha.
Apa saja saham syariah?

Apa saja saham syariah?
Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS), Aneka Tambang Tbk. (ANTM), XL Axiata Tbk. (EXCL), Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF), Kalbe Farma (KLBF), Pakuwon Jati Tbk. (PWON), Unilever Indonesia Tbk. (UNVR), dan lainnya.
Bagaimana prinsip saham syariah?

Bagaimana prinsip saham syariah?
Tak melakukan usaha seperti perjudian, perdagangan yang tak disertai dengan penyerahan barang atau jasa, bank berbasis bunga, perusahaan pembiayaan berbasis bunga, dan jual beli risiko yang memuat unsur gharar (tidak pasti), dan/atau maisir (judi).
