Konten dari Pengguna

8 Faktor yang Memengaruhi Pergeseran Kurva Penawaran ke Kanan

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi memahami faktor yang memengaruhi pergeseran kurva penawaran ke kanan. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi memahami faktor yang memengaruhi pergeseran kurva penawaran ke kanan. Foto: Pexels

Kurva penawaran merupakan kurva yang menghubungkan titik-titik kombinasi antara harga dan jumlah barang yang dihasilkan atau diproduksi. Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi pergeseran kurva penawaran ke kanan.

Pergeseran kurva penawaran terjadi karena perubahan jumlah produk yang ditawarkan produsen akibat dari berbagai faktor, kecuali harga barang itu sendiri. Berbagai faktor yang dimaksud, seperti harga input, teknologi, ekspektasi, dan jumlah penjual.

Apa itu Kurva Penawaran?

Ilustrasi mengenal apa itu kurva penawaran. Foto: Pixabay

Berdasarkan jurnal Penawaran dalam Ekonomi Makro karya Yopi Nisa Febianti, kurva penawaran adalah garis menaik yang menghubungkan harga dengan jumlah penawaran suatu barang. Kurva ini menunjukkan hubungan di antara suatu barang tertentu dengan jumlah barang yang dihasilkan.

Kurva penarawaran bersifat positif jika harga barang naik, sehingga jumlah barang dan jasa yang akan ditawarkan juga ikut meningkat. Namun, dalam kurva penawaran juga terdapat kemiringan nol (horizontal), negatif (seperti kurva permintaan), bahkan dalam kasus tertentu berbentuk melengkung ke belakang (the backward bending sloping supply).

Jenis-Jenis Kurva Penawaran

Terdapat beberapa macam kurva penawaran, meliputi:

  • In-elastis sempurna (elastis bernilai nol): berapa pun harga barang, jumlah produk yang ditawarkan tetap.

  • Elastis sempurna: produsen dapat menawarkan berapa pun jumlah barang pada tingkat harga tertentu.

  • Unitari elastis: persentase jumlah produk yang ditawarkan sama dengan persentase perubahan harga produk.

  • Elastis: perubahan jumlah produk yang ditawarkan lebih besar dari persentase perubahan harga produk.

  • In-elastis: persentase perubahan jumlah produk yang ditawarkan lebih kecil dari persentase perubahan harga produk.

Faktor yang Memengaruhi Pergeseran Kurva Penawaran ke Kanan

Menurut Modul Belajar Mandiri Calon Guru Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), perubahan faktor-faktor selain harga akan menyebabkan perubahan pada kurva penawaran, yaitu bergeser ke kanan atau ke kiri.

Berikut beberapa faktor yang mengakibatkan kurva penawaran bergeser ke kanan:

1. Kemajuan Tingkat Teknologi

Penerapan teknologi modern yang lebih canggih mampu mendorong proses produksi menjadi lebih efisien. Efisiensi ini berhasil menurunkan biaya pokok produksi dan secara bersamaan meningkatkan produktivitas perusahaan secara signifikan.

2. Penurunan Biaya Produksi

Ketika harga bahan mentah atau upah tenaga kerja mengalami penurunan, biaya operasional yang harus ditanggung perusahaan menjadi lebih murah. Kondisi finansial yang meringankan ini memberikan peluang bagi produsen untuk menghemat anggaran.

3. Kenaikan Harga Barang Alternatif

Jika harga dari barang pengganti di pasar menjadi lebih mahal, maka konsumen akan beralih mencari barang lokal yang harganya lebih terjangkau.

Fenomena beralihnya pilihan konsumen ini seketika memicu lonjakan permintaan terhadap barang substitusi yang lebih murah tersebut.

4. Perubahan Tujuan Perusahaan Meraih Kapasitas Maksimum

Apabila manajemen perusahaan mengubah orientasinya dari sekadar mencari keuntungan maksimal menjadi penguasaan pangsa pasar, maka kapasitas produksi akan meningkat. Fokus baru ini mendorong pabrik untuk beroperasi pada tingkat kemampuan tertinggi.

5. Pemberian Subsidi dari Pemerintah

Suntikan dana bantuan atau subsidi dari pemerintah kepada para produsen lokal mampu memangkas beban biaya usaha. Fasilitas finansial ini membuat harga jual barang per unit di tingkat pabrik menjadi lebih kompetitif.

Berkurangnya beban finansial tersebut memotivasi para pelaku usaha untuk terus meningkatkan skala produksi. Keleluasaan dalam memproduksi barang ini pada akhirnya menggeser kurva penawaran ke sisi kanan.

6. Penurunan Tarif Pajak Usaha

Kebijakan pemerintah yang menurunkan persentase pajak bagi sektor industri akan meningkatkan keuntungan bersih yang diterima oleh korporasi. Tambahan profit ini memberikan ruang likuiditas yang lebih segar bagi kas internal perusahaan.

7. Bertambahnya Jumlah Produsen di Pasar

Masuknya para pelaku usaha baru ke dalam suatu industri akan meningkatkan kompetisi dan total kapasitas produksi nasional. Fenomena ini biasanya terjadi ketika suatu bidang bisnis dinilai sedang sangat menjanjikan keuntungan besar.

8. Ekspektasi Harga Barang di Masa Depan yang Menurun

Jika para produsen memperkirakan bahwa harga jual produk akan mengalami penurunan drastis di masa mendatang, maka perusahaan akan segera mengambil tindakan pencegahan. Para pengusaha cenderung menghindari risiko kerugian akibat menimbun barang yang nilainya menyusut.

Oleh karena itu, produsen akan menguras isi gudang dan menjual semua produk yang ada saat ini selagi harga masih tinggi. Penjualan sisa stok secara besar-besaran ini otomatis menggeser kurva penawaran ke kanan.

Demikian penjelasan mengenai faktor yang memengaruhi pergeseran kurva penawaran ke kanan. Memahami hal ini berperan penting dalam memprediksi ketersediaan barang di pasar bagi para pelaku usaha dan pembuat kebijakan.

Baca Juga: Perbedaan Kurva Penawaran dan Permintaan Beserta Contohnya

(MDP)