Konten dari Pengguna

Apa Hal yang Tidak Penting bagi Keberadaan Ilmu Ekonomi? Ini Penjelasannya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ilmu ekonomi. Foto: pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ilmu ekonomi. Foto: pexels

Secara umum, ilmu ekonomi dapat diartikan sebagai ilmu yang menelaah perilaku keuangan pasar mulai dari suku bunga, nilai tukar, siklus bisnis, perdagangan internasional, kebijakan pemerintah hingga efisiensi penggunaan sumber daya alam (SDA).

Bidang kajian dalam ilmu ekonomi yaitu tentang perilaku dan tindakan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya yang bervariasi. Pembelajaran ini didukung dengan adanya kegiatan produksi, konsumsi, dan distribusi.

Lantas, apa hal yang tidak penting dalam ilmu ekonomi? Menurut buku Sukses SBMPTN SOSHUM 2016 karya Tim Super Tentor, hal yang tidak penting bagi keberadaan ilmu ekonomi adalah kesetiakawanan tinggi. Simak penjelasan lengkapnya dalam uraian di bawah ini.

Hal yang Tidak Penting bagi Keberadaan Ilmu Ekonomi

Ilustrasi ilmu ekonomi. Foto: pexels

Inti masalah yang dikaji dalam ilmu ekonomi adalah ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang sifatnya tidak terbatas dengan ketersediaan alat pemuas kebutuhan (sumber daya ekonomi) yang jumlahnya terbatas. Hal ini pun mengakibatkan masalah kelangkaan dan kekurangan (scarcity).

Maka dari itu, manusia diharapkan mampu untuk memilih atau mengambil keputusan dari berbagai alternatif pilihan yang tersedia secara rasional guna mengoptimalisasi tujuannya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Itulah alasan mengapa kesetiakawanan tinggi tidak termasuk sesuatu yang penting dalam ilmu ekonomi. Adapun tujuan manusia mempelajari ilmu ekonomi, yaitu untuk mencari cara yang paling tepat, paling hemat, dan paling efektif agar dapat memenuhi kebutuhan hidup yang jumlahnya tak terbatas tersebut.

Baca juga: 3 Cabang Ilmu Ekonomi Menurut Para Ahli

Manfaat Ilmu Ekonomi bagi Kehidupan

Ilustrasi ilmu ekonomi. Foto: pexels

Dikutip dari buku Pengantar Ilmu Perekonomian, Investasi, dan Keuangan tulisan Dr. Hamdan Firmansyah dkk., manfaat ilmu ekonomi bagi kehidupan sehari-hari antara lain sebagai berikut:

1. Memahami Wujud Perilaku Ekonomi Lebih Baik

Ilmu ekonomi dapat membantu masyarakat untuk lebih memahami wujud perilaku ekonomi dalam dunia nyata. Dengan menguasainya, masyarakat akan paham mengapa harga produk tertentu cenderung naik mendekati hari raya, mengapa nilai kurs berpengaruh terhadap harga-harga di dalam negeri, dan sebagainya.

Adanya pemahaman tersebut diharapkan dapat membuat masyarakat bisa bersikap lebih bijak dalam menghadapi perubahan perekonomian yang kerap terjadi di negaranya.

2. Mudah Menganalisis Fenomena Ekonomi yang Terjadi

Ada berbagai fenomena ekonomi yang terjadi secara nasional maupun global. Seseorang yang memahami dan menguasai ilmu ekonomi akan lebih mudah membaca dan menganalisis fenomena tersebut.

Di sisi lain, mereka juga dapat memperkirakan apa saja kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi di kemudian hari. Pemahaman ini membuat seseorang lebih siap menghadapi perubahan kondisi ekonomi di masa mendatang.

3. Membentuk Pola Pikir Rasional

Ilmu ekonomi turut membentuk pola pikir yang rasional bagi masyarakat. Pola pikir seperti ini tentu akan membuat seseorang mudah dalam mengambil keputusan terbaik.

Misalnya, seseorang memutuskan apakah ingin bekerja atau kuliah lagi, pengusaha memutuskan apa yang harus diproduksi, bagaimana cara memproduksinya, di mana lokasinya, hingga berapa harga produknya.

4. Menjadi Pelaku Ekonomi yang Baik

Penguasaan ilmu ekonomi yang baik akan memberikan pemahaman atas potensi dan keterbatasan kebijakan ekonomi. Hal ini membantu seseorang lebih mudah memahami cara menjadi pelaku ekonomi yang baik. Mereka akan lebih paham bahwa setiap keputusan yang diambil turut menentukan kondisi ekonomi secara menyeluruh.

(NDA)