Apa Itu Affiliator? Berikut Definisi, Manfaat, dan Syaratnya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
Konten dari Pengguna
24 Februari 2023 17:35
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Afiliator. Foto: Unplash.com/Windows
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Afiliator. Foto: Unplash.com/Windows
Affiliator adalah individu yang mempromosikan suatu barang yang bukan miliknya. Bila barang tersebut menarik perhatian konsumen untuk membeli, afiliator akan mendapatkan komisi dari produk yang dijual.
Pada artikel ini, Berita Bisnis akan membahas lebih rinci mengenai pengertian afiliator, keuntungan beserta syarat dan ketentuan menjadi menjadi afiliator. Jadi, simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Affiliator

Ilutrasi Afiliator dalam Affiliate Marketing. Foto: Unsplash.com/ContentPixie
zoom-in-whitePerbesar
Ilutrasi Afiliator dalam Affiliate Marketing. Foto: Unsplash.com/ContentPixie
Menurut paper Affiliate Internet Marketing: Concept and Application Analysis oleh Ivkovic dan Milanov, Affiliate marketing adalah suatu konsep untuk mempromosikan situs web, produk dan layanan. Umumnya, perusahaan akan memberikan komisi setelah pengunjung ataupun pelanggan membeli produk mereka.
Sederhananya, Affiliate marketing merupakan sistem bisnis yang membayar jasa afiliator ketika ia berhasil mejnjual produk maupun layanan dari suatu perusahaan dengan memanfaatkan aplikasi online.
Dengan begitu, dapat diketahui bahwa afiliator atau dikenal juga sebagai affiliate marketer adalah orang yang memasarkan suatu produk dan akan menerima kompensasi dari perusahaan jika konsumen membelinya.
Contoh aplikasi yang mewadahi affiliate marketing, seperti Lazada, Shopee, Zalora, Tik-tok, Amazon Affiliate, dan Aliexpress Affiliate.

Keuntungan Menjadi Affiliator

Ilustrasi Keuntungan Afiliator. Foto: Unsplash.com/MaximIlyahov
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Keuntungan Afiliator. Foto: Unsplash.com/MaximIlyahov
Merujuk pada skripsi Sistem Affiliate dalam Marketplace Shopee menurut Hukum Islam dan Hukum Positif di Indonesia oleh Rafiqih, Berikut ini adalah keuntungan menjadi afiliator:
  • Tidak perlu membuat produk
  • Tidak perlu menyetok barang
  • Tidak perlu memproses pesanan
  • Tidak perlu customer support
  • Tidak perlu karyawan atau tenaga kerja
  • Tidak perlu modal yang banyak
  • Dapat dilakukan di mana saja

Syarat dan Ketentuan Menjadi Affiliator

Ilustrasi Syarat dan Ketentuan Afiliator. Foto: Unsplash.com/AustinDistel
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Syarat dan Ketentuan Afiliator. Foto: Unsplash.com/AustinDistel
Berdasarkan laman resmi affiliate.shopee.co.id, berikut ada syarat dan ketentuan untuk bergabung dalam Shopee Affiliate Program:
  • Memiliki minimal 1 (satu) Subscribers/Followers/Teman di YouTube, Instagram, TikTok, Twitter, atau Facebook untuk menjadi Shopee Affiliates.
  • Memiliki minimal 2.000 Subscribers/Followers/Teman di YouTube, Instagram, TikTok, Twitter, atau Facebook untuk menjadi Shopee Influencers.
  • Akun media sosial aktif, memiliki konten yang orisinal, dan terbuka untuk umum.
  • Akun media sosial merupakan akun pribadi, bukan akun toko ataupun Penjual.
  • Akun media sosial tidak boleh mengandung unsur SARA (Suku, Agama, dan Ras), unsur pornografi, dan tak bertentangan dengan peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia.
  • Produk yang dilarang untuk dipromosikan adalah produk rokok, rokok elektrik, ganja, obat-obatan terlarang, produk dewasa, dan produk tidak orisinal atau palsu.
  • Komisi akan dibayarkan paling cepat setiap 2 (dua) minggu sekali.
  • Shopee berhak untuk mengunggah ulang konten di sosial media dan aplikasi Shopee.

Afiliator dalam Perspektif Islam

Ilustrasi Afiliator dalam Hukum Islam. Foto: Unsplash.com/AbdullahFaraz
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Afiliator dalam Hukum Islam. Foto: Unsplash.com/AbdullahFaraz
Merujuk pada skripsi Tinjauan Hukum Islam terhadap Bisnis Affiliate Marketing Amazon oleh Ansori, Affiliate Marketing tidak bertentangan dengan hukum Islam karena produk atau layanan yang ditawarkan tak mengandung perbuatan yang melanggar aturan hukum Islam (haram), seperti pornografi, judi, dan hal-hal lain yang bertentangan.
Mengutip skripsi Sistem Affiliate dalam Marketplace Shopee menurut Hukum Islam dan Hukum Positif di Indonesia oleh Rafiqih, selama perjanjian dan ketentuan dalam affiliate marketing tak menyalahi ketentuan syariah, maka bisnis tersebut dan komponen yang ada di dalamnya diperbolehkan.
Dengan begitu, bisnis affiliate marketing adalah bisnis yang halal. Pun begitu untuk menjadi afiliator.
Demikian penjelasan mengenai apa itu affiliator. Apakah kamu tertarik menjadi seorang afiliator? Tulis jawabanmu di kolom komentar!
(MQ)
Apa yang dimaksud affiliate marketing?
chevron-down
Aplikasi apa saja yang mewadahi pekerjaan afiliator?
chevron-down
Apa salah satu keuntungan menjadi afiliator?
chevron-down