Apa Itu Depresi Ekonomi? Ini Penyebab dan Dampaknya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa itu depresi? Depresi merupakan salah satu istilah dalam bidang ekonomi yang menggambarkan kondisi perekonomian di sebuah negara. Terjadinya depresi pada suatu negara berkaitan dengan resesi ekonomi yang sebelumnya sudah terjadi.
Sebelum mengetahui apa itu depresi ekonomi, kamu perlu mengetahui krisis ekonomi dan resesi ekonomi agar dapat membedakan ketiganya. Mengutip dari emiten.com, krisis ekonomi merupakan penurunan kondisi perekonomian secara drastis dalam suatu negara. Apabila krisis tersebut berlanjut akan menyebabkan resesi ekonomi.
Resesi ekonomi adalah kondisi di mana dalam dua kuartal tingkat perekonomian suatu negara turun terus menerus. Jika resesi tidak diatasi dan berlanjut maka negara akan mengalami depresi ekonomi. Seperti apakah depresi ekonomi itu? Dan apa dampaknya bagi suatu negara? Simak penjelasannya berikut ini.
Apa Itu Depresi Ekonomi
Depresi biasa digunakan untuk menggambarkan kondisi perekonomian suatu negara. Mengutip dari landx.id, depresi ekonomi merupakan kondisi di mana perekonomian suatu negara mengalami penurunan secara terus menerus dalam waktu empat kuartal atau lebih. Depresi juga disebut sebagai resesi ekstrem dalam jangka waktu lama dan tidak dapat diatasi.
Depresi ekonomi merupakan tingkat penurunan paling parah dibandingkan krisis ekonomi dan resesi ekonomi. Hal ini dikarenakan depresi ekonomi dapat membuat suatu negara mengalami kebangkrutan ekonomi dalam periode waktu yang cukup lama. Bisa mencapai tiga tahun atau bahkan lebih.
Mengutip dari emiten.com, tanda terjadinya depresi ekonomi yaitu Produk Domestik Bruto mengalami penurunan lebih dari 10%. Selain itu, negara mengalami resesi hingga 2 tahun di mana sudah melewati jangka waktu resesi yaitu 4 kuartal. Salah satu negara yang pernah mengalami depresi ekonomi yaitu Amerika Serikat di tahun 1929 yang dikenal dengan The Great Depression.
Penyebab Depresi Ekonomi
Penyebab depresi ekonomi dapat berasal dari internal maupun eksternal. Contoh penyebab eksternal yaitu meluasnya virus covid-19 yang akhirnya ditetapkan sebagai pandemi. Isu tersebut menghambat perekonomian negara, salah satunya Indonesia. Mengutip dari emiten.com, berikut penyebab depresi dari internal.
Penurunan pendapatan yang mempengaruhi penurunan daya beli masyarakat.
Jumlah lapangan pekerjaan tidak seimbang dengan jumlah pengangguran yang terus meningkat. Hal ini membuat sebagian masyarakat mengalami kesulitan untuk mendapatkan pemasukan.
Karena daya beli masyarakat yang melemah membuat tingkat produksi perusahaan pun menurun. Pemasukan perusahaan pun berkurang dan dapat menyebabkan kebangkrutan.
Selain karena tingkat produksi yang menurun, adanya penumpukan utang dan kepailitan karena tidak mampu melunasi utang dapat menyebabkan perusahaan bangkrut.
Kegiatan produksi yang menurun membuat komoditas di pasar pun semakin langka. Kelangkaan barang pun membuat adanya kenaikan harga yang membuat masyarakat sulit untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Dampak Depresi Ekonomi
Dampak depresi ekonomi pada suatu negara yaitu menurunnya pendapatan negara. Karena kas negara yang rendah membuat negara perlu mengajukan pinjaman terhadap bank asing. Apabila utang tersebut tidak segera dilunasi dan menumpuk, negara akan mengalami kebangkrutan ekonomi. Penurunan ekonomi drastis dapat dilihat dari jatuhnya nilai saham, negara gagal memenuhi kebutuhan masyarakat, bangkrutnya perusahaan-perusahaan, dan meningkatnya ketimpangan sosial.
