Konten dari Pengguna

Apa itu Money Mule? Simak Pengertian, Tahapan, dan Cara Menghindarinya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi memahami apa itu money mule. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi memahami apa itu money mule. Foto: Pexels

Memahami apa itu money mule perlu dilakukan oleh setiap orang agar terhindar dari praktik penipuan. Pasalnya, banyak korban yang sering tidak menyadari bahwa rekening pribadinya telah disalahgunakan oleh jaringan kriminal untuk mencuci uang hasil kejahatan.

Ketidaktahuan ini dapat menyeret pemilik rekening ke dalam masalah hukum yang serius. Oleh karena itu, kewaspadaan yang tinggi dalam menjaga kerahasiaan data perbankan menjadi kunci utama untuk melindungi diri dari modus penipuan yang semakin canggih ini.

Apa itu Money Mule?

Ilustrasi mengenal apa itu money mule. Foto: Pexels

Melansir laman resmi lembaga pemerintah independen Amerika Serikat (AS), Consumer Financial Protection Bureau (CPFB), money mule atau kurir uang merupakan seseorang yang menerima dan memindahkan uang dari korban penipuan. Beberapa orang menyadari bahwa dirinya terlibat dalam aktivitas kriminal, tetapi mungkin yang lain tidak.

Apabila ada seseorang yang tidak dikenal mengirimkan uang dan meminta untuk mentransfer kembali, maka Anda bisa saja turut serta dalam aktivitas penipuan. Dalam hal ini, pemilik rekening tanpa disadari dapat berperan sebagai money mule.

Kurir uang juga dapat direkrut melalui iklan lowongan kerja yang menjanjikan penghasilan besar dengan mudah dan sedikit usaha. Money mule juga termasuk pihak-pihak yang melakukan penipuan terkait percintaan atau love scamming.

Tiga Tahap Money Mule

Berdasarkan jurnal Peningkatan Regulasi dan Kebijakan di Indonesia untuk Mendukung Teknologi Blockchain dalam Proses Know Your Customer dan Anti-Money Laundering terkait Implementasi Pencegahan Pencucian Uang karya Efendi Simanjutak dkk., money mule menjadi pihak ketiga yang terlibat pada tahap layering pencucian uang (money laundry).

Money mule berbeda dengan pihak yang data banknya digunakan untuk melakukan tindak pidana pencucian uang. Kurir uang mengetahui secara sadar dan membiarkan tindakan tersebut guna memperoleh imbalan.

Money mule adalah fasilitator kejahatan finansial yang sengaja dipekerjakan dengan berbagai cara. Setelah direkrut, kurir uang akan diminta untuk memberikan informasi akun pribadi atau kartu debit dengan PIN kepada narahubung organisasi kriminal.

Adapun tiga tahap dasar pencucian uang, di mana money mule juga berperan di dalamnya, meliputi:

1. Tahap Placement

Selama tahap placement, dana ilegal ditempatkan ke lembaga keuangan melalui deposito, transfer kawat, atau cara lain agar likuid.

Pada tahap ini umumnya dilakukan dengan memecah sejumlah besar uang tunai agar tidak terlalu mencolok sebelum disimpan di bank.

2. Tahap Layering

Setelah placement berhasil, dana harus dipindahkan untuk mengurangi kemungkinan terdeteksi dan memisahkan tujuan akhir supaya penggunaannya lebih mudah.

Proses pemisahan uang atau layering ini mencakup penggunaan beberapa rekening di sejumlah bank, meminta profesional sebagai perantara, hingga bertransaksi melalui perusahaan dan perwalian.

3. Tahap Integration

Sesudah berhasil disusun dan dipisahkan dari sumbernya, dana tersebut dapat digunakan dan dikendalikan secara sah. Pada tahap integration ini, dana yang diperoleh secara ilegal sangat mirip dengan hasil kekayaan yang didapatkan secara legal.

Cara Menghindari Money Mule

Agar terhindar dari praktik money mule yang mengarah pada money laundry, ikuti kiat-kiat berikut:

  • Jangan setuju untuk menerima atau mengirim uang kepada orang yang tidak dikenal.

  • Jangan menerima pekerjaan yang menjanjikan uang dengan mudah, terutama pekerjaan yang melibatkan pengiriman atau penerimaan uang.

  • Jangan membuka rekening bank atau rekening mata uang kripto atas arahan orang lain.

  • Jangan mengirim uang kepada orang yang dikenal secara online dan disukai (love scamming), meskipun ia mengirim uang terlebih dahulu.

  • Jangan mau membayar untuk mengambil hadiah.

  • Hentikan komunikasi dengan siapa pun yang meminta untuk memindahkan uang.

Dengan memahami apa itu money mule, masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan keuangan. Hal ini juga penting dalam memutus mata rantai tindak pidana pencucian uang yang kerap mengincar masyarakat awam sebagai perantara.

Baca Juga: OJK Ungkap 10 Modus Scam Keuangan yang Paling Banyak Terjadi

(MDP)