Konten dari Pengguna

Apa Itu Rencana Pondasi? Ini Penjelasannya dalam Bidang Konstruksi

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi rencana pondasi. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rencana pondasi. Foto: Pexels

Rencana pondasi merupakan salah satu hal yang penting dibuat sebelum melaksanakan proyek konstruksi. Dengan adanya rencana pondasi, keberhasilan proyek konstruksi akan semakin besar.

Merujuk buku Gambar Teknik Sipil karangan Ariyanto dan Khotibul Umam, rencana pondasi adalah gambar yang menunjukkan denah penempatan posisi, ukuran, pilar, kolom, komposisi, hingga dimensi atas dinding bangunan.

Adapun pembuatannya perlu disusun secara sistematis, memuat informasi yang detail, dan terkalkulasi. Oleh karena itu, pembuatan rencana pondasi biasanya dilakukan oleh ahli desain konstruksi arsitektur yang berpengalaman.

Isi Rencana Pondasi

Ilustrasi rencana pondasi. Foto: Pexels

Rencana pondasi berfungsi untuk membantu pengerjaan sebuah proyek konstruksi agar berjalan dengan lancar. Berikut beberapa hal yang perlu ada dalam rencana pondasi, sebagaimana dikutip dari laman Cad Crowd:

  • Pondasi-pondasi vital seperti dinding pondasi, pilar, dan kolom.

  • Dwarf wall, sebuah dinding rendah yang dikonstruksi sebagai penahan tanah galian.

  • Bagian-bagian dinding terbuka yang digunakan untuk pintu, kaca, dan ventilasi.

  • Balok atap dan pilaster (tiang semu).

  • Arah, ukuran, dan jarak dari balok atap dan rangka lantai.

  • Saluran air dan sumur (opsional).

  • Rincian pondasi dan konstruksi pijakan.

  • Dimensi dan catatan lengkap.

Baca juga: Mengenal Klasifikasi Bangunan Sipil dan Jenis-jenis Sub-Klasifikasinya

Cara Membuat Rencana Pondasi

Ilustrasi membuat rencana pondasi. Foto: Pexels

Pembuatan rencana pondasi tidak bisa dilakukan sembarangan. Namun, sebagai gambaran, berikut cara yang umum dilakukan untuk membuat rencana pondasi:

  1. Tentukan skala untuk gambar denah yang akan dibuat.

  2. Buat outline yang membedakan dinding pondasi dari denah lantai.

  3. Gambar pula dinding pondasi, tiang, dan kolom.

  4. Hapus garis outline dinding pondasi yang akan digunakan sebagai lokasi pemasangan pintu, jendela, dan ventilasi.

  5. Lakukan layouting dan gambarkan pijakan untuk dinding pondasi. Penggambaran dilakukan dengan garis putus-putus (hidden lines).

  6. Gambar juga area pondasi yang akan dipasangi pilar dan kolom.

  7. Buat gambar balok penyangga pondasi (jika bangunan memerlukan struktur penyangga).

  8. Tulis ukuran, jarak, serta arah balok atau rangka lantai.

  9. Identifikasi lokasi bagian dan semua informasi tambahan yang diperlukan.

  10. Gambarlah bagian dan dimensi tambahan yang diperlukan.

  11. Tentukan lokasi dimensi yang diperlukan untuk menunjukkan ukuran semua aspek pondasi. Dari panjang, ketebalan dari semua segmen pondasi harus diberi keterangan dimensi.

  12. Membuat gambar dimensi.

  13. Tulislah catatan yang dibutuhkan

  14. Lakukan pewarnaan dengan teknik shading pada gambar dinding pondasi.

  15. Periksa kembali gambar yang sudah dibuat.

(NDA)