Apa yang Dimaksud dengan Konsep Multibrand di Hangry? Ini Cara Kerjanya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hangry dikenal sebagai perusahaan kuliner yang mengusung konsep multibrand dengan menawarkan beragam pilihan makanan dan minuman melalui satu sistem pemesanan. Lantas, apa yang dimaksud dengan konsep multibrand di Hangry?
Dalam menjalankan bisnisnya, Hangry mengandalkan model cloud kitchen untuk mendukung penerapan konsep multibrand. Model bisnis ini menggunakan dapur yang dirancang khusus untuk menyiapkan pesanan daring tanpa menyediakan layanan makan di tempat seperti restoran konvensional.
Sejak didirikan pada 2019 oleh Abraham Viktor, Andreas Resha, dan Robin Tan, Hangry terus mengembangkan berbagai merek kuliner. Perusahaan tersebut kini menaungi 13 merek dengan sekitar 166 outlet yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Apa yang Dimaksud dengan Konsep Multibrand di Hangry?
Dalam buku Manajemen Pemasaran Jasa Bidang Retail karya Innocentius Bernarto dan Rudy Pramono, multibrand dijelaskan sebagai model operasional yang memungkinkan satu dapur digunakan untuk menjalankan beberapa merek restoran. Sebagai contoh, satu dapur dapat memproduksi makanan untuk merek A, B, dan C sekaligus.
Penerapan konsep ini memudahkan pelanggan menikmati beragam pilihan kuliner melalui platform digital tanpa harus datang ke restoran fisik atau menggunakan platform pemesanan yang berbeda untuk setiap merek. Pelanggan cukup memilih menu dan melakukan pemesanan melalui layanan pesan antar yang tersedia.
Di Hangry, pelanggan dapat memesan menu dari berbagai merek melalui aplikasi Hangry App maupun platform pihak ketiga, seperti ShopeeFood, GrabFood, dan GoFood. Melalui sistem ini, setiap merek tetap memiliki pilihan menu tersendiri, sementara proses produksi dan operasionalnya dikelola dalam satu sistem yang sama.
Daftar Brand di Hangry
Setiap merek yang dikelola Hangry memiliki karakteristik produk tersendiri sehingga menawarkan pilihan kuliner yang beragam bagi pelanggan.
Misalnya, Moon Chicken menawarkan ayam goreng bercita rasa Korea, San Gyu menyajikan hidangan Jepang, Ayam Koplo menghadirkan menu ayam penyet dan geprek, sedangkan Kopi Dari Pada menyediakan aneka minuman kopi.
Selain merek-merek tersebut, Hangry juga menaungi sejumlah merek kuliner lainnya. Berdasarkan situs resminya, berikut daftar merek yang termasuk dalam Hangry:
Moon Chicken
San Gyu
Kopi Dari Pada
Ayam Koplo
Bu Tumbar
Hot Side Story
Uno Chicken
Barendang
Mak Dura
Bawang Putri
Bishi Bento
TerSereh
Salted Lab
Keuntungan Konsep Multibrand di Hangry
Penerapan konsep multibrand memberikan pelanggan pilihan menu yang lebih beragam dengan proses pemesanan yang praktis. Dari sisi bisnis, konsep ini membantu perusahaan mengoptimalkan penggunaan sumber daya sekaligus menjangkau segmen pasar yang lebih luas. Berikut sejumlah keuntungan dari penerapan konsep multibrand:
1. Fleksibilitas Pengembangan Merek
Konsep multibrand memungkinkan perusahaan mengembangkan beberapa merek kuliner dari dapur yang sama. Dalam model cloud kitchen, perusahaan dapat mengoperasikan sejumlah merek virtual yang hanya tersedia melalui platform pemesanan daring tanpa harus menyediakan restoran fisik.
2. Biaya Operasional Lebih Rendah
Penggunaan dapur dan infrastruktur bersama dapat membantu menekan biaya operasional. Perusahaan dapat memanfaatkan fasilitas produksi, tenaga kerja, peralatan, dan sistem pemesanan yang sama untuk mendukung beberapa merek sekaligus.
3. Menjangkau Segmen Pasar yang Lebih Luas
Keuntungan lainnya adalah peluang untuk menjangkau konsumen dengan segmen pasar yang lebih luas. Melalui strategi tersebut, perusahaan dapat menawarkan lebih banyak pilihan kepada konsumen tanpa harus mengandalkan satu jenis produk saja.
Baca Juga: Apa Saja Produk Martha Tilaar? Cek Daftarnya
(SA)
