Konten dari Pengguna

Apakah Top Up OVO Kena Biaya Admin? Ini Rinciannya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi dompet digital OVO. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dompet digital OVO. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Saat melakukan pengisian saldo dompet digital, sering kali terdapat pertanyaan seperti apakah top up OVO kena biaya admin? Lantas, berapa besaran biaya top up ke aplikasi OVO?

OVO merupakan salah satu dompet elektronik yang banyak digunakan masyarakat. Untuk dapat menggunakannya dengan baik, kita tentu perlu memahami apa saja fitur yang dapat dimanfaatkannya, termasuk cara top up saldo. Jadi, tidak heran jika e-wallet yang satu ini cukup terkenal.

Sebenarnya, biaya administrasi yang dikeluarkan saat melakukan top up berbeda-beda tergantung metode pembayarannya. Sedangkan, besaran minimal top up OVO sebesar Rp10 ribu-Rp20 ribu tergantung dengan metode pembayaran dan rekening bank yang digunakan.

Biaya Admin Top Up OVO

Biaya admin yang dikenakan akan terpotong dari nominal yang kamu masukkan saat melakukan top up OVO Cash apabila melakukan melalui rekening bank.

Melansir dari laman resmi di ovo.id, berikut biaya yang akan dikenakan apabila kamu melakukan transaksi pengisian saldo digital pada aplikasi OVO.

  • BCA, Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga, Nobu, dan Permata: Rp 1.000

  • Bank BTPN, BRI Syariah, Sinarmas, Simobi, Maybank, DBS, Mega, Danamon, Panin Bank, Muamalat, Bank BJB, Mayapada, OCBC NISP, Bank DKI, Bank BPD DIY, Bank Mas, Bukopin, Bank UOB, Bank Nagari, Shinhan Bank, dan bank lainnya : Rp1.500

  • Tokopedia: Rp1.000

  • Kartu debit di aplikasi Tokopedia: 1,5% dari nominal top up

  • Virtual Account di aplikasi Tokopedia: Rp1.000

  • Blibli Mitra: Rp1.500

  • Bukalapak Mitra: Rp1.500

  • OVO Booth: Rp1.000

  • Indomaret: Rp1.500

  • Kantor Pos: Rp1.500

  • Circle K: Rp1.500

  • Lottemart dan Hypermart: Rp1.500

  • Gerai Merchant sesuai biaya admin gerai umumnya mulai dari Rp1.500

  • Driver Grab: Gratis

  • Transfer ke sesama pengguna OVO: Gratis

Ilustrasi Biaya Admin Top Up OVO. Foto: Jofie Yordan/Kumparan

Cara Top Up OVO

OVO menyediakan berbagai langkah mudah untuk melakukan top up OVO Cash. Kamu dapat mengisi saldo dengan berbagai cara, yaitu melalui bank transfer (kartu debit, ATM, mobile dan internet Banking), driver Grab, Tokopedia, dan gerai mitra merchant lainnya.

1. Cara Top Up di Mitra Merchant

Cara untuk mengisi saldo OVO, kamu dapat melakukan top up melalui merchant atau toko di Indomaret, Kantor Pos, Circle K, Lottemart, Hypermart, dan agen atau mitra OVO lainnya dengan mengunjungi dan mendatangi outlet tersebut.

  1. Datangi kasir merchant rekanan.

  2. Informasikan jika kamu ingin melakukan top up OVO.

  3. Berita tahu nomor ponsel yang terdaftar pada OVO.

  4. Informasikan pada kasir nominal pengisian saldo yang diinginkan.

  5. Berikan uang tunai sesuai nominal yang diinginkan.

  6. Tunggu hingga kasir selesai melakukan pengisian saldo dan kamu mendapatkan notifikasi di ponsel.

2. Cara Top Up di Berbagai Bank

Top up OVO lewat berbagai bank ini berlaku bagi Mobile Banking, mesin ATM, SMS banking, dan Internet Banking. Berikut rinciannya:

  1. Kunjungi mesin ATM terdekat

  2. Masukkan kartu ATM

  3. Masukkan PIN ATM kamu.

  4. Pilih menu Transaksi Lainnya.

  5. Pilih menu Transfer.

  6. Pilih menu Virtual Account atau Top Up e-Wallet

  7. Masukkan kode + nomor ponsel kamu.

  8. Masukkan nominal top up

  9. Ikuti instruksi untuk menyelesaikan transaksi.

  10. Selesai. Ambil struk sebagai bukti pembelian

Itulah uraian mengenai biaya admin top up yang dikenakan saat melakukan pengisian saldo OVO. Besaran tersebut umumnya berbeda-beda tergantung dengan metode pembayaran yang digunakan. Akan tetapi, kisaran biayanya antara Rp1.000 sampai Rp1.500 yang akan terpotong dari saldo OVO Cash. Semoga bermanfaat!

(SRS)