Konten dari Pengguna

Arti B2B, Sistem Transaksi, Karakteristik, dan Keunggulannya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi B2B. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi B2B. Foto: Pexels

Sistem B2B (business to business) kini hadir karena di era digital seperti saat ini menuntut banyaknya sinergi antara satu vendor dengan yang lainnya. B2B artinya jenis e-bisnis yang aktivitasnya menghubungkan antara perusahaan satu dengan perusahaan lainnya.

Endra Winarni menerangkan dalam buku Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran, perusahaan dengan sistem bisnis B2B merupakan perusahaan yang mendukung dan menawarkan hal-hal yang dibutuhkan bisnis lain untuk beroperasi dan tumbuh.

Transaksi dalam bisnis B2B sendiri bisa terjadi apabila perusahaan membutuhkan barang atau jasa dari perusahaan lainnya. Agar lebih paham seputar B2B, simak uraian artikel di bawah ini hingga tuntas.

Sistem Transaksi dalam B2B

Ilustrasi transaksi dalam B2B. Foto: Pexels

B2B adalah suatu bisnis yang menyatakan bentuk jual beli produk atau jasa yang melibatkan dua atau lebih perusahaan dan dilakukan secara elektronik. Dengan kata lain, dapat dikatakan bahwa B2B merupakan transaksi yang dilakukan antar perusahaan.

Merujuk buku Modul Praktikum (Jobsheet) Bisnis Pelayaran karya Endra Winarni, transaksi yang dilakukan pada B2B menggunakan EDI (Electronic Data Interchange) serta email untuk pembelian barang atau jasa, informasi, hingga konsultasi.

EDI sendiri merupakan sebuah metode pertukaran dokumen bisnis antar perusahaan atau instansi secara elektronik menggunakan teknologi dengan format standar yang telah disepakati oleh pihak terkait.

Baca juga: Contoh Marketing 5.0, Pengertian, dan Komponennya

Karakteristik B2B

Ilustrasi bisnis B2B. Foto: Pexels

Berdasarkan informasi yang dikutip dari buku E-Business Strategi, Model, dan Penerapannya karangan Zaenal Aripin, bisnis B2B memiliki karakteristik sebagai berikut.

  • Trading partners yang sudah diketahui dan umumnya memiliki hubungan (relationship) yang cukup lama. Informasi hanya dipertukarkan dengan partner tersebut. Dikarenakan sudah mengenal lawan komunikasi, maka jenis informasi yang dikirimkan dapat disusun sesuai dengan kebutuhan dan kepercayaan (trust).

  • Pertukaran data (data exchange) berlangsung berulang-ulang dan secara berkala, misalnya setiap hari, dengan format data yang sudah disepakati bersama. Dengan kata lain, servis yang digunakan sudah tertentu. Hal ini memudahkan pertukaran data untuk dua entitas yang menggunakan standar yang sama.

  • Salah satu pelaku dapat melakukan inisiatif untuk mengirimkan data, tidak harus menunggu partnernya.

  • Model yang umum digunakan adalah peer-to-peer, di mana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.

Keunggulan B2B

Ilustrasi transaksi dalam B2B. Foto: Pexels

Sebagai layanan yang didukung oleh keberadaan teknologi dan informasi, B2B memiliki berbagai manfaat dan keunggulan. Menurut buku Konsep Sistem Informasi, keunggulan bisnis dengan sistem B2B adalah sebagai berikut:

1. Hemat waktu

Hemat waktu karena terdapat layanan berupa menu praktis di situs B2B untuk membantu pelanggan menemukan produk yang diinginkan dengan mudah dalam waktu singkat.

2. Efektif dan efisien

Pelanggan B2B tidak lagi melalui proses negosiasi harga yang panjang dan melelahkan. Sebab, penentuan harga sudah disepakati pada awal kerja sama.

3. Mendatangkan untung yang besar

Hal ini terjadi karena perusahaan tidak lagi mengeluarkan biaya administrasi, biaya transaksi, ataupun riset mengenai harga pasar.

4. Rahasia aman

Sistem B2B menerapkan tingkat keamanan yang tinggi dengan protocol secure socket layer sebesar 256 bit yang berfungsi menjaga keamanan data pelanggan.

5. Transaksi bersifat transparan

Layanan B2B mendukung upaya good corporate governance. Setiap transaksi dapat dipantau dan ada pemberitahuan tentang pengiriman transaksi melalui email kepada pembeli (purchasing), atasan (pemberi approval) hingga pengguna. Dengan demikian, perusahaan dapat dengan mudah mengontrol proses transaksi yang telah dilakukan.

(NDA)