Konten dari Pengguna

Asuransi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Asuransi Kesehatan. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Asuransi Kesehatan. Foto: Unsplash

Sedang mencari produk asuransi kesehatan terbaik untuk dirimu atau keluarga? Yuk simak ulasan berikut ini.

Jika dianalogikan, asuransi kesehatan sering diandaikan sebagai payung di rumah, pelampung di kapal atau pesawat udara. Sangat dibutuhkan karena berguna pada saat tertentu tetapi seringkali tidak terpikirkan ketika keadaan aman. Hal inilah yang membuat kamu harus kritis dan tidak boleh asal-asalan dalam memilih produk asuransi.

Asuransi kesehatan menjadi salah satu solusi untuk menghindari risiko finansial yang merugikan, khususnya di masa pandemi COVID-19 saat ini. Asuransi dapat membantu seseorang jika terjadi hal yang tidak terduga seperti penyakit serius hingga kecelakaan.

Dikutip dari laman resmi Kemenkes, seseorang yang memiliki asuransi kesehatan bisa mengalihkan biaya pengobatan besar kepada asuransi, sehingga keuangan tetap aman dan terjamin.

Saat ini, ada banyak produk asuransi kesehatan yang dapat dipilih. Produk tersebut menawarkan harga dan fasilitas yang berbeda-beda.

Banyaknya pilihan membuat kamu harus lebih selektif dalam memilih asuransi kesehatan. Sehingga, manfaat asuransi dapat dirasakan secara optimal. Lantas, bagaimana cara memilih asuransi kesehatan yang tepat, dan apa saja asuransi kesehatan terbaik di Indonesia? Simak ulasan berikut ini.

Cara Memilih Asuransi Kesehatan yang Tepat

1. Memahami Kebutuhan

Sebelum membeli produk asuransi kesehatan, kamu harus memahami kebutuhan terlebih dahulu. Cermati kesehatan tubuh sendiri dan keluarga, kemudian tentukan pilihan asuransi yang tepat.

2. Sesuaikan dengan Kemampuan Finansial

Asuransi yang dipilih harus sesuai dengan kemampuan finansial. Dengan begitu, kamu tidak akan terbebani ketika membayar asuransi. kamu juga dapat mempersiapkan alokasi anggaran untuk membayar premi asuransi.

3. Cek Ketentuan Rawat Inap

Kamu harus mengecek ketentuan rawat inap dengan teliti ketika hendak memilih produk asuransi. Pahami dengan tepat tentang penyakit, situasi, durasi rawat inap, hingga rumah sakit tempat rawat inap dalam pasal asuransi.

4. Asuransi Kesehatan Murni

Ada baiknya kamu memilih asuransi kesehatan murni. Sebab, asuransi ini dapat memberi manfaat maksimal dengan biaya premi yang relatif lebih rendah.

5. Bandingkan dengan Asuransi Kesehatan Lain

Ketika memilih produk asuransi, kamu tidak boleh gegabah. Setelah menelaah fasilitas dan harga asuransi, kamu dapat membandingkan asuransi tersebut dengan produk lain. Kemudian, pilih produk yang paling sesuai dengan kebutuhan kamu.

Tiga Asuransi Terbaik di Indonesia

1. Prudential

Prudential Foto: REUTERS/Bobby Yip

Di urutan pertama ada Prudential yang hadir di Indonesia sejak tahun 1995 dan melayani asuransi kesehatan dan jiwa. Prudential memiliki produk asuransi kesehatan bernama PRUprime Healthcare yang memberikan pertanggungan biaya rawat inap dengan perlindungan sampai usia 85 tahun.

Selain itu, PRUprime Healthcare juga merupakan asuransi tambahan dari produk asuransi jiwa Prudential, yaitu PRUlink Generasi Baru. Jadi untuk mendapatkannya, kamu harus membeli produk asuransi jiwanya dulu. Biaya premi asuransi di Prudential tergantung usia dan pilihan produk yang dipilih.

Ulasan produk asuransi PRUprime Healthcare

  • Penggantian biaya kamar rumah sakit dan akomodasi maksimum Rp8 juta per hari.

  • Tagihan rumah sakit dibayar sesuai plan yang dipilih.

  • Penggantian biaya kunjungan dokter spesialis dihitung per tipe spesialis.

  • Terdapat manfaat PRUprime limit booster untuk menambah batas manfaat tahunan sampai Rp 35 juta.

  • Dapat 10 persen peningkatan batas manfaat tahunan bila tidak ada klaim.

  • Perlindungan di seluruh negara.

  • Masa perlindungan hingga usia 85 tahun.

  • Syarat pengajuan asuransi kesehatan Prudential.

  • Peserta memiliki usia minimum 1 bulan sampai dengan usia 65 tahun (pada ulang tahun berikutnya).

  • Usia maksimum pertanggungan asuransi kesehatan sampai dengan usia peserta/tertanggung 55 tahun, 65 tahun atau 75 tahun (ulang tahun sebenarnya).

  • Bisa ditambahkan pada berbagai solusi perlindungan dasar dengan maksimal 1 paket per peserta utama yang diasuransikan.

Cara daftar asuransi kesehatan Prudential

  • Kenali berbagai produk Prudential.

  • Pilih agen asuransi berlisensi.

  • Komunikasikan kebutuhan kamu dalam asuransi.

  • Mengkomunikasikan yang kamu butuhkan dalam asuransi.

  • Menentukan produk asuransi yang tepat.

  • Persiapkan berkas dan persyaratan.

  • Ketahui cara pembayaran premi asuransi dengan baik.

  • Mengisi dan menandatangani Surat pengajuan asuransi jiwa (SPAJ).

  • Membayar premi awal.

2. Allianz

Allianz Life (Foto: Reuters/Michaela Rehle)

Asuransi kesehatan terbaik di Indonesia selanjutnya ada asuransi dari Jerman, Allianz, yang tentunya harus masuk daftar kamu. Allianz memiliki produk asuransi kesehatan yang unggul dari berbagai aspek yakni SmartHealth Maxi Violet.

Melalui produk ini, kamu bisa menikmati manfaat no claim bonus yang artinya premi asuransi kesehatan Allianz yang telah dibayarkan akan dikembalikan 20 persen jika tidak ada klaim. Tak hanya itu, produk SmartHealth Maxi Violet juga menawarkan delapan jenis plan yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan dengan manfaat rawat inap sampai Rp 1 juta per hari. Biaya premi Allianz SmartHealth Maxi Violet mulai dari Rp 662.000 per bulan.

Ulasan produk SmartHealth Maxi Violet

  • Usia masuk peserta asuransi 15 hari sampai 60 tahun.

  • Polis asuransi bisa diperpanjang sampai tertanggung berusia 70 tahun.

  • Pertanggungan biaya kamar saat rawat inap: Rp 100 ribu, Rp 150 ribu, Rp 200 ribu, Rp 350 ribu, Rp 500 ribu, Rp 600 ribu, Rp 750 ribu, Rp 1 juta per hari.

  • Pertanggungan biaya kamar ICU: Rp 300r ribu, Rp 350 ribu, Rp 400 ribu, Rp 550 ribu, Rp 700 ribu, Rp 800 ribu, Rp 1 juta, dan Rp 1,3 juta per hari.

  • Pertanggungan biaya kunjungan dokter: Rp 50 ribu, Rp 62 ribu, Rp 75 ribu, Rp 112 ribu, Rp 150 ribu, Rp 175 ribu, Rp 215 ribu, dan Rp 300 ribu per hari.

  • Pertanggungan biaya kunjungan dokter spesialis: Rp 75 ribu, Rp 87 ribu, Rp 100 ribu, Rp 137 ribu, Rp 175 ribu, Rp 200 ribu, Rp 250 ribu, dan Rp 350 ribu.

  • Pertanggungan biaya pembedahan mulai dari Rp 4,5 hingga Rp 160 juta.

  • Pertanggungan rawat jalan dan rawat gigi: Rp 1 juta, Rp 1,5 juta, Rp 2 juta, Rp 3,5 juta, Rp 5 juta, Rp 6 juta, Rp 7,5 juta, dan Rp 10 juta.

  • Pertanggungan biaya sebelum dan sesudah rawat inap: Rp 400 ribu, Rp 600 ribu, Rp 800 ribu, Rp 1,4 juta, Rp 2 juta, Rp 2,4 juta, Rp 3 juta, dan Rp 4 juta.

  • Santunan atas risiko meninggal dunia: Rp 2 juta, Rp 2,5 juta, Rp 3 juta, Rp 4,5 juta, Rp 6 juta, Rp 7 juta, Rp 8,5 juta, dan Rp 11,5 juta.

  • Manfaat pengembalian premi Allianz hingga 20 persen.

Syarat dan cara pengajuan polis asuransi Allianz SmartHealth Maxi Violet

  • Pertama, isi formulir aplikasi asuransi kesehatan perorangan.

  • Tanda tangani ilustrasi manfaat.

  • Melampirkan fotokopi kartu identitas yang masih berlaku.

  • Melampirkan dokumen lain yang diperlukan asuransi.

  • Kamu bisa langsung mengajukan asuransi melalui situs Allianz atau bisa pula lewat situs pembanding produk keuangan. Bila melakukannya melalui situs Allianz, kamu tinggal mengisikan data diri termasuk nomor telepon dan surel untuk kemudian akan dihubungi pihak Allianz.

3. Manulife

Manulife. Foto: Shutterstock

Perusahaan asal Kanada yang masuk ke Indonesia sejak 1989 ini juga layak dipertimbangkan karena memiliki produk asuransi kesehatan terbaik Indonesia. Manulife yang memiliki 2,5 juta nasabah ini punya beberapa produk asuransi kesehatan cashless terbaik, salah satunya MiUltimate HealthCare (MiUHC).

MiUCH menanggung biaya bedah, rawat inap, melahirkan, perawatan gigi, sampai konsultasi psikologis nasabah yang bisa kamu klaim di seluruh Indonesia dan di luar negeri. Produk ini memiliki empat paket rencana pertanggungan dengan limit yang beragam, yakni Diamond, Ruby, Emerald, dan Jade sehingga kamu bisa memilih sesuai dengan kebutuhan dan budget. Cakupan pertanggungan tiap paket juga berbeda-beda, ada yang hanya menanggung di Indonesia dan Malaysia sampai dengan di seluruh dunia. Biaya premi asuransi kesehatan di Manulife sekitar Rp 12 jutaan setahun.

Ulasan produk asuransi MiUCH

  • Biaya kamar rawat inap mulai Rp 500 ribu-Rp 3 juta per hari (Indonesia dan Malaysia).

  • Biaya kamar di luar Indonesia dan Malaysia dari Rp 3 juta-Rp 9 juta per hari.

  • Menanggung biaya unit perawatan intensif.

  • Menanggung biaya kunjungan dokter maksimal satu kunjungan.

  • Menanggung biaya aneka perawatan rumah sakit.

  • Menanggung biaya kunjungan dokter spesialis maksimal satu kunjungan.

  • Menanggung biaya operasi bedah maksimal per tahun.

  • Menanggung biaya bedah rekonstruksi.

  • Biaya akomodasi pendamping dari Rp 500 ribu-Rp 1,25 juta per hari.

  • Biaya penyuluhan psikologis dari Rp 1 juta-Rp 2,5 juta per tahun.

  • Ada manfaat perawatan gigi.

  • Ada manfaat melahirkan dengan masa pertanggungan maksimal 45 tahun. Batas usia pasien melahirkan yakni 20-43 tahun.

  • Menanggung keperluan rawat jalan yang berkaitan dengan rawat inap seperti kemoterapi, cuci darah, dll.

  • Masa pertanggungan dewasa sampai 80 tahun.

  • Masa pertanggungan anak sampai 25 tahun.

Syarat mengajukan asuransi kesehatan Manulife

  • Tertanggung/peserta berusia minimum 6 bulan sampai usia 70 tahun

  • Menyiapkan dokumen dan data pribadi seperti: Fotokopi KTP/KITAS dan lampiran hasil pemeriksaan kesehatan (bila dibutuhkan).

  • Mengisi formulir pengajuan asuransi kesehatan Manulife.

Cara mengajukan asuransi kesehatan Manulife

  • Hubungi agen Manulife terdekat untuk dibuatkan ilustrasi/proposal.

  • Tanda tangan ilustrasi yang sudah dibuat.

  • Tanda tangan formulir aplikasi Surat Permintaan Asuransi Jiwa.

  • Melengkapi daftar pertanyaan Surat Permintaan Asuransi Jiwa.

  • Melengkapi kuesioner Kesesuaian Produk Asuransi Jiwa dan Profil Risiko (untuk program unit link).

  • Fotokopi bukti pembayaran premi pertama.

  • Fotokopi KTP.

  • Agen menyerahkan kelengkapan dokumen di atas ke Manulife.

  • Proses seleksi underwriting.

  • Menunggu perkembangan aplikasi, apakah ada perintah untuk medical check up atau apakah ada tambahan dokumen yang harus dilengkapi.

  • Bila tidak ada perintah medical check up selanjutnya akan keluar keputusan pengajuan aplikasi diterima, ditolak atau dikenakan ekstra premi.

  • Bila keluar perintah medical check up, Manulife akan menunggu hasil medical check up diterima untuk proses seleksi underwriting lanjutan. Selanjutnya akan keluar perkembangan aplikasi apakah perlu medical check up tambahan atau pengajuan aplikasi sudah dapat diterima, ditolak atau dikenakan ekstra premi.

  • Nasabah bisa tinggal menunggu buku polis selesai dicetak bila pengajuan aplikasi diterima.

  • Bila pengajuan ditolak, Manulife akan mengembalikan premi pertama yang telah nasabah bayar.

  • Bila pengajuan aplikasi dikenakan ekstra premi, Manulife akan mengeluarkan surat ekstra premi. Keputusan selanjutnya ada pada calon nasabah, apakah mau menerima ekstra premi itu atau menolak. Bila menolak, Manulife akan mengembalikan premi pertama yang sebelumnya telah nasabah transfer.

(AAG)