Konten dari Pengguna

Bagaimana Cara agar Iklan Mendapatkan Rasa Percaya dari Pembaca? Ini Jawabannya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membuat iklan. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membuat iklan. Foto: Pixabay

Iklan merupakan pemberitahuan mengenai suatu barang atau jasa kepada masyarakat umum supaya tertarik untuk membeli dan menggunakan barang atau jasa yang ditawarkan.

Menurut buku Semua Bisa Pintar Ulangan Tematik Kelas 5 SD karya Moh. Zulkifli dan Nur Utari, salah satu unsur iklan agar dapat menarik perhatian masyarakat adalah conviction atau rasa percaya.

Artinya, suatu iklan harus bisa menimbulkan rasa percaya dari pembaca. Apabila iklan dapat menimbulkan rasa percaya, maka perusahaan akan lebih mudah mendapat konsumen yang loyal.

Lantas, bagaimana cara agar iklan mendapatkan rasa percaya dari pembaca? Simak uraian di bawah ini untuk mengetahui tips membuat iklan yang dapat menimbulkan rasa percaya.

Cara Membuat Iklan yang Dapat Menimbulkan Rasa Percaya

Ilustrasi iklan. Foto: Unsplash

Iklan menjadi cara yang digunakan untuk menawarkan atau mempromosikan suatu barang atau jasa. Iklan dapat disampaikan melalui berbagai media, mulai dari media cetak seperti koran dan majalah, media elektronik seperti radio dan televisi, juga media digital seperti internet.

Agar iklan bisa mendapatkan perhatian dari pembaca, iklan harus dibuat semenarik mungkin. Iklan akan dianggap menarik apabila memenuhi seluruh unsur-unsurnya, salah satunya adalah dapat menimbulkan rasa percaya.

Dijelaskan dalam buku Mandiri Belajar Tematik SD/MI Kelas 5 Semester 2 oleh Nidaul Janah, untuk mendapatkan rasa percaya dari pembaca, sebuah iklan harus memuat beberapa hal berikut:

  • Pembuat iklan harus sesuai dengan kenyataan dan tidak melebih-lebihkannya.

  • Berikan testimoni dari konsumen yang telah memakai produk atau jasa yang ditawarkan.

  • Komunikatif. Headline iklan sebaiknya berupa kalimat singkat tidak lebih dari 10 kata, tetapi tetap informatif supaya konsumen langsung mendapatkan banyak informasi mengenai barang atau jasa yang ditawarkan.

  • Iklan harus dibuat dengan tujuan untuk memberikan edukasi.

  • Iklan ditunjang dengan berbagai kegiatan peragaan.

Unsur-unsur Iklan Lainnya

Ilustrasi iklan. Foto: Unsplash

Selain dapat menimbulkan rasa percaya, berikut unsur-unsur iklan lainnya yang dikutip dari buku Arif Cerdas untuk Sekolah Dasar Kelas 5 SD oleh Christiana Umi:

  1. Attention (perhatian), iklan yang baik adalah iklan yang mampu menarik perhatian masyarakat. Sehingga iklan tersebut harus dibuat semenarik mungkin dengan ide-ide kreatif.

  2. Interest (minat), iklan juga harus menarik minat masyarakat agar mereka setidaknya tertarik untuk mencari tahu lebih banyak informasi terkait produk atau jasa yang diiklankan

  3. Desire (keinginan), artinya iklan harus mampu menggerakkan hati konsumen agar mereka berkeinginan untuk mencoba produk/jasa yang diiklankan

  4. Kalimat deskriptif, iklan perlu disampaikan dengan kalimat deskriptif atau kalimat yang menjelaskan produk atau jasa secara efisien dan tidak bertele-tele

  5. Kalimat persuasif, artinya iklan harus dibuat dengan kalimat yang berisi ajakan atau persuasif

(NDA)

Frequently Asked Question Section

Apa fungsi iklan?

chevron-down

Iklan menjadi cara yang digunakan untuk menawarkan atau mempromosikan suatu barang atau jasa.

Iklan dapat disampaikan melalui media apa saja?

chevron-down

Iklan dapat disampaikan melalui berbagai media, mulai dari media cetak seperti koran dan majalah, media elektronik seperti radio dan televisi, juga media digital seperti internet.

Apa yang dimaksud dengan unsur iklan conviction?

chevron-down

Unsur iklan conviction berarti bahwa suatu iklan harus bisa menimbulkan rasa percaya dari pembaca.