Konten dari Pengguna

Bahan Baku: Pengertian, Sumber, dan Jenis-jenisnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bahan Baku. Foto: Pexels.com/Maria Orlova
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bahan Baku. Foto: Pexels.com/Maria Orlova

Bahan baku adalah bahan atau zat yang digunakan dalam proses produksi awal guna membentuk produk jadi. Bahan baku dapat berupa sumber daya alam (SDA) yang belum dimurnikan (purified).

Untuk mengetahui informasi seputar bahan baku lebih lanjut, simak juga pengertian, sumber, dan jenis-jenisnya di artikel Berita Bisnis berikut ini.

Pengertian Bahan Baku

Ilustrasi Bahan Baku. Foto: Pexels.com/Khari Hayden

Mengutip investopedia.com, bahan baku atau yang sering disebut bahan mentah (raw materials) adalah bahan atau zat yang digunakan dalam produksi utama dalam pembuatan barang.

Bahan baku sering kali berkaitan dengan sumber daya alam, sehingga perusahaan manufaktur akan sangat bergantung pada ketersediaan bahan baku di alam sebagai faktor produksinya.

Untuk perusahaan manufaktur, persediaan bahan baku memerlukan penganggaran yang terperinci dan kerangka kerja khusus untuk akuntansi pada neraca dan laporan laba rugi.

Merujuk wallstreetmojo.com, bahan baku mengalami pemrosesan dan transformasi menjadi bahan setengah jadi yang selanjutnya digunakan untuk membuat produk akhir untuk dijual.

Sederhananya, bahan baku adalah bahan yang belum jadi atau SDA yang belum dimurnikan untuk membuat produk jadi. Contohnya adalah kayu, minyak mentah, karet kosong, bijih mineral, dan lainnya.

Sumber Bahan Baku

Ilustrasi Bahan Baku. Foto: Pexels.com/Michael Burrows

Mengutip wallstreetmojo.com, bahan baku dapat diklasifikasikan ke dalam tiga kategori berdasarkan pada cara memperolehnya, yakni:

1. Berbasis Hewan

Agroindustri adalah pengguna paling umum dari komoditas ini. Industri tekstil, kulit, susu, dan industri lainnya, mengolah bahan seperti kulit, wol, sutra, dan lain-lain untuk menghasilkan produk jadi.

2. Berbasis Tanaman

Bahan baku berbasis tanaman adalah bahan yang berasal dari kehutanan dan pertanian. Jenis bahan baku ini terkadang disebut sebagai sumber daya nabati yang tak dimurnikan.

Kategori bahan yang tak diolah ini mencakup gula, selulosa, minyak goreng, jagung, kayu, gabus, kapas, dan lainnya.

3. Berbasis Mineral

Bahan-bahan yang diperoleh melalui ekstraksi termasuk tanah liat, pasir, marmer, bijih besi, bensin, gas alam, batu bara, logam mulia, dan lainnya.

Bahan-bahan dari kategori ini digunakan dalam pengaturan industri atau mengukir perhiasan yang indah.

Jenis Bahan Baku

Ilustrasi Bahan Baku. Foto: Pexels.com/Engin Akyurt

Bahan baku sendiri terbagi atas dua jenis, yakni bahan langsung dan bahan tak langsung. Agar lebih jelas, simak pembahasannya yang dikutip dari cin7.com:

1. Bahan Langsung

Bahan langsung adalah barang input utama atau sumber daya yang belum diproses dan digunakan secara langsung oleh perusahaan untuk membuat produk jadi.

Contohnya, kayu untuk membuat furnitur, seperti kursi, meja, dan pintu. Lalu, kulit untuk membuat dompet, sepatu, tas, dan lainnya.

2. Bahan Tak Langsung

Bahan baku tak langsung adalah bahan yang melengkapi pembuatan produk jadi, misalnya, lem, paku, pernis, dan lainnya untuk memproduksi kursi.

(MQ)