Begini Ciri-ciri ATM Terblokir dan Cara Mengaktifkannya Kembali

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ATM terblokir menjadi salah satu masalah yang kerap dialami oleh nasabah bank. Pada dasarnya tidak ada ciri-ciri ATM terblokir secara khusus. Namun secara umum, ciri-ciri ATM terblokir ialah kartu ATM tersebut sudah tidak bisa kamu gunakan untuk melakukan transaksi.
Penyebab umum terblokirnya kartu ATM adalah pengguna lupa dan salah memasukkan Personal Identification Number (PIN) atau kata sandi (password) ketika melakukan transaksi.
Penyebab lain juga bisa karena rekening nasabah mengalami kondisi tertentu yang membuat kartu ATM diblokir pihak bank. Selain itu, kartu ATM terblokir bisa juga terjadi karena adanya pihak lain yang mencoba menggunakan kartu ATM tersebut dan salah memasukkan PIN.
Ciri-ciri ATM Terblokir
Mengutip dari buku Prosedur Audit Operasional Bank: Audit Terapan Berbasis Risiko karya Mohamad Irianto, berikut ini ciri-ciri ATM terblokir secara umum yang perlu kamu ketahui.
Segala bentuk transaksi tidak akan bisa dilakukan lewat mesin ATM.
Jika ATM terblokir, kamu akan ditolak saat bertransaksi lewat mesin ATM.
Layar ATM akan menampilkan informasi penolakan yang menjelaskan bahwa ATM milikmu terblokir, seperti "Kartu ATM Anda Ditolak", "Silakan Hubungi Call Center", "Anda Telah 3X Salah PIN", "Salah PIN Sudah Melampaui Batas Silakan Mengambil Kartu Kalian" atau "Transaksi Tidak berhasil".
Cara Mengatasi ATM Terblokir
Lalu, bagaimana cara mengatasi ATM terblokir? Untuk mengatasinya, umumnya nasabah bank akan menghubungi layanan panggilan (call center) agar kartu ATM tersebut dapat digunakan.
Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk membuka kartu yang terblokir:
1. Siapkan data diri
Langkah pertama, siapkan data diri berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nomor rekening ATM yang terblokir.
2. Buka menu panggilan di ponsel
Kemudian, buka menu panggilan yang terdapat di ponsel.
3. Lakukan panggilan call center
Setelah itu, ketikkan nomor call center bank yang kamu gunakan. Lalu, tekan gambar telepon untuk melakukan panggilan.
4. Sampaikan maksud dan tujuan ke petugas
Selanjutnya, sampaikan masalah ke customer service mengenai kartu ATM yang terblokir.
5. Jawab beberapa pertanyaan dan klarifikasi data diri
Petugas customer service biasanya akan menanyakan beberapa pertanyaan, seperti nomor rekening dan nomor PIN. Setelah itu, petugas akan mengklarifikasi data diri kamu yang telah didaftarkan sebelumnya.
6. Tunggu beberapa saat
Tunggu beberapa saat hingga kartu ATM telah aktif kembali dan bisa digunakan.
7. Selesai
Selesai, kartu ATM yang terblokir telah berhasi dibuka.
Daftar Call Center Bank di Indonesia
Setelah mengetahui cara mengatasi kartu ATM yang terblokir, kamu juga dapat menyimpan daftar call center beberapa bank yang ada di Indonesia jika memiliki kendala serupa.
Berikut ini daftar call center bank di Indonesia yang dikutip dari laman resmi setiap banknya:
BNI 1500046 atau (021) 68888
Bank Mandiri 14000 atau (021) 5299-7777
BCA 1500888 atau (021) 235-88000
BRI 14017 atau 1500017
BTN 1500-286 atau (021) 6336789
Bank CIMB Niaga 14041 atau (021) 2997 8888
Panin Bank 1500678 atau 60678
(FNS)
Frequently Asked Question Section
Bagaimana cara mengetahui ATM terblokir?

Bagaimana cara mengetahui ATM terblokir?
Segala bentuk transaksi tidak bisa dilakukan lewat mesin ATM, layar ATM menampilkan informasi penolakan seperti "Kartu ATM Anda Ditolak", "Silakan Hubungi Call Center", "Anda Telah 3X Salah PIN", "Salah PIN Sudah Melampaui Batas Silakan Mengambil Kartu Kalian" atau "Transaksi Tidak berhasil".
Apa yang menyebabkan ATM terblokir?

Apa yang menyebabkan ATM terblokir?
Pengguna lupa dan salah memasukkan Personal Identification Number (PIN) atau kata sandi (password) ketika melakukan transaksi.
Aktifkan lagi kartu ATM yang sudah diblokir apa bisa?

Aktifkan lagi kartu ATM yang sudah diblokir apa bisa?
Kartu ATM yang terblokir bisa diaktifkan kembali dengan menghubungi petugas customer service atau mendatangi kantor cabang secara langsung.
