Konten dari Pengguna

Berapa Modal Warmindo? Berikut Kisarannya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi modal warmindo. Foto: Tugu Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi modal warmindo. Foto: Tugu Jogja

Ada banyak jenis usaha yang bisa kamu manfaatkan untuk memperoleh keuntungan besar, salah satunya warmindo atau warung makan Indomie. Tertarik membuka usaha warmindo? Jika demikian, kamu perlu mengetahui modal warmindo yang perlu disiapkan terlebih dulu.

Nama warmindo sudah melekat di telinga masyarakat Indonesia. Warung ini menyediakan menu utama mi instan. Selain itu ada juga menu lain yang menjadi ciri khas warmindo, yakni bubur kacang hijau dan roti bakar.

Bagi kamu yang berencana membuka usaha warmindo, berikut perhitungan modal warmindo yang bisa menjadi referensi.

Ilustrasi modal warmindo. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Pada dasarnya modal warmindo beragam. Jika membuka warung dengan konsep sederhana, biayanya akan lebih sedikit. Pun begitu sebaliknya. Terlebih jika memiliki tempat berjualan sendiri, kamu tidak perlu mengeluarkan uang sewa.

Menurut channel YouTube Belajar Berbisnis, modal warmindo dibedakan ke dalam tiga bagian, yaitu modal peralatan, bahan baku, dan operasional.

Modal peralatan ini bisa menjadi investasi barang tetap karena masih bisa dipakai dalam jangka waktu lama. Hal-hal yang termasuk dalam kategori investasi barang tetap antara lain kursi, meja, mangkok, sendok, gelas, dan lainnya.

Sementara modal bahan baku dan operasional biasanya dikeluarkan setiap bulan. Bahan baku meliputi mi instan, telur, sawi, teh, kopi, gula, dan sebagainya. Secara lebih rinci, berikut modal warmindo yang perlu disiapkan dengan asumsi bangunan atau ruko milik sendiri.

Modal peralatan

Kompor dua tungku: Rp 300 ribu.

Panci dan wajan: Rp 300 ribu.

1 set kursi panjang dan meja: Rp 2 juta.

Etalase: Rp 1 juta.

1 set mangkok, sendok, garpu, gelas: Rp 500 ribu.

Total modal peralatan: Rp 4.1 juta

Modal bahan baku

5 dus mi instan: Rp 100 ribu x 5 = Rp 500 ribu.

Telor 3 kg = Rp 20.000 x 3 = Rp60.000.

Sawi dan bawang goreng: Rp 50.000.

Bahan roti bakar, termasuk roti, mentega, dan selai: Rp 200 ribu.

Minuman kemasan 10 renceng, termasuk teh, kopi, gula, kental manis: Rp 250.000.

Total bahan baku: Rp 1.060.000

Biaya operasional

Listrik: Rp 300 ribu

Gas: Rp 300 ribu.

Total: Rp 600 ribu.

Berdasarkan perhitungan kasar di atas, modal warmindo adalah Rp 5.760.000. Untuk bulan selanjutnya kamu perlu mengeluarkan uang untuk bahan baku dan biaya listrik serta gas sekitar Rp 2 juta.

Estimasi Keuntungan Usaha Warmindo

Hanya dengan modal awal Rp 5 juta kamu bisa mendapat keuntungan besar. Berikut contoh rincian keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari usaha warmindo:

  • Harga jual mi instan per porsi: Rp 10.000

  • Asumsi jumlah mi instan yang terjual: 35 porsi.

  • Jumlah pendapatan harian khusus mi instan: Rp 350.000.

  • Total pendapatan bulanan khusus mi instan: 30 x Rp 350.000 = Rp 10.5 juta

Melihat simulasi atau contoh perhitungan di atas, laba kotor warmindo bisa mencapai Rp 10.5 juta perbulan. Sehingga di bulan pertama kamu akan mendapat penghasilan bersih sebanyak Rp 5 jutaan.

Demikianlah informasi mengenai modal warmindo. Sangat menggiurkan, bukan? Namun perlu diingat perhitungan di atas hanyalah estimasi semata, mengingat setiap harga bisa berubah menyesuaikan kondisi pasar.

(ZHR)

Frequently Asked Question Section

Menu apa saja yang ada di warmindo?

chevron-down

Warmindo umumnya menyediakan menu utama mi instan. Selain itu ada juga menu lain yang menjadi ciri khas warmindo, yakni bubur kacang hijau dan roti bakar.

Apa itu warmindo?

chevron-down

Warmindo adalah singkatan dari warung makan Indomie.

Apa saja modal buka warmindo?

chevron-down

Modal warmindo umumnya dibedakan dalam tiga bagian, yaitu modal peralatan, bahan baku dan operasional.